-->
HEADLINE
Loading...

Indocement Lakukan Pembangunan Perdana Risha

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) produsen semen “Tiga Roda” bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) serta Habitat for Humanity Indonesia (Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia) melakukan pembangunan perdana RISHA-INDOCEMENT pada hari ini di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.(23/09).

Pembangunan ini merupakan pengembangan teknologi rumah pabrikasi sederhana, sehat dan berkualitas dan merupakan gerakan awal menyambut Hari Bangunan Indonesia (HBI) pada 11 November nanti. Pembangunan ini merupakan langkah awal kerjasama pemerintah, swasta, LSM, akademisi dan komponen masyarakat lainnya, khususnya yang bergerak di bidang konstruksi. Sebagaimana diketahui, melalui program tanggung jawab sosialnya, “Tiga Roda” selama ini telah melakukan perbaikan rumah-tidak layak-huni yang berada di sekitar fasilitas operasinya, dan akan terus berperan aktif bahu membahu menyukseskan program rumah tinggal layak huni untuk rakyat.

Teknologi RISHA-INDOCEMENT merupakan konsep rumah pabrikasi berbasis semen menggunakan komponen pracetak dengan ukuran modular. Teknologi ini cocok untuk membangun rumah instan, sehat dan sederhana (RISHA) yang mudah dan cepat pembangunannya, berkualitas dan terjangkau.. Komponen utama dari teknologi ini adalah panel struktur utama, panel dinding dan kusen beton. Kombinasi dari komponen-komponen ini memungkinkan pembangunan satu unit rumah dilakukan dalam hitungan jam. Seluruh pengendalian kualitas setiap komponen dilakukan di industri pabrikasi, sehingga setiap rumah yang dibangun memiliki standar kualitas yang sama. Teknologi ini sangat memungkinkan untuk menciptakan unit-unit produksi dalam skala kecil berbasis penduduk lokal.

Pengembangan rumah instan ini didukung oleh kemampuan Indocement dalam menciptakan produk-produk aplikasi semen yang dihasilkan oleh tim riset internal maupun karya-karya cemerlang oleh para peserta ajang “Indocement Awards”, sebuah ajang penghargaan dua tahunan yang diselenggarakan Indocement bagi kontraktor, developer, peneliti, mahasiswa dan individu-individu yang berhasil menunjukkan bagusnya kinerja, karya dan inovasi serta kreativitas di dunia konstruksi yang memiliki dampak positif terhadap kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan di Indonesia.

Direktur Indocement, Daniel Kundjono Adam mengatakan, “Teknologi RISHA-INDOCEMENT (RI) ini bertujuan memenuhi kebutuhan akan percepatan penyediaan perumahan dengan harga terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas bangunan sesuai dengan standar (SNI). Inovasi ini bisa memberikan pilihan bagi masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah dalam mewujudkan impian memiliki rumah yang sehat dan layak namun berbiaya rendah dan instan. Konsep ini sejalan dengan semangat Tiga Roda – Indocement untuk ‘Membangun Kehidupan Bermutu’ bagi masyarakat Indonesia.”










- Penulis : Humas Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sembilan Orang Haji Kotabaru Sudah Kembali ke Pemondokan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, MINA - Akibat adanya insiden di Mina saat pelontaran yang menewaskan ratusan haji meninggal dunia dan luka luka, kejadian tersebut juga membuat sembilan orang haji Kotabaru yang ada di Kloter 08 BDJ terpisah dari rombongan namun kini sudah kembali ke pemondokan berkumpul dengan rombongan.

Setelah mengetahui bahwa jumlah Kloter 08 BDJ yang seharusnya 357 orang jamaah haji kurang, petugas kloter langsung berkoordinasi dengan Petugas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi tentang keberadaan para jamaah tersebut, terang Ketua TPHI, H Ruslan Effendi.

"Alhamdulillah, mereka aman tidak termasuk dalam tragedi di Mina tersebut, dan informasi di dapat sembilan orang itu ada di pemondokan India, Pakistan dan Inggris," kata Ketua TPHI Kloter 08 BDJ.

Masih kata H Ruslan, bahwa, saat ini mereka sudah bergabung bersama rombongan di pemondokan sekitar menjelang sholat Dzuhur waktu setempat di antarkan oleh pihak PPIH Arab Saudi.

Dan direncanakan pelontaran berikutnya nanti Kloter 08 BDJ gabungan dari Kotabaru, Tanah Bumbu dan Banjarbaru akan di laksanakan setelah sholat Magrib waktu setempat, mengingat suhu udara di Mina panas  mencapai hingga 50 derajat dan banyaknya manusia yang bersamaan melontar.

Sampai saat ini seluruh jamaah haji Kloter 08 BDJ dalam keadaan sehat dan mendapatkan makanan tiga kali sehari bahkan minuman juga buah buahan berlimpah di dapatkan jamaah, tambah H Ruslan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Jamaah Haji Kloter 08 BDJ Terpisah Saat Melontar

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA, MINA - Setelah melakukan wukuf di Arafah dan mabit di muzdalifah hingga menyandang titel haji. Jamaah haji Kloter 08 BDJ terpisah saat di Mina melakukan pelontaran karena adanya insiden tabrakan jamaah haji dari seluruh dunia di muara jamarat hingga mengakibatkan ratusan jamaah haji luka luka dan meninggal dunia.

Sebelumya sekitar pukul empat pagi waktu setempat rombongan haji Kloter 08 BDJ gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Banjarbaru tiba di Mina dan menempatai maktab 42 untuk melakukan serangkaian kegiatan pelontaran di Jamarat.

Hal itu di benarkan oleh TPHI Kloter 08 BDJ, H Ruslan Effendi, melalui via telepon, "Memang benar rombongan kita terpencar namun di saat ingin keluar dari lokasi jamarat karena padatnya lokasi oleh jamaah haji dari seluruh dunia," kata H Ruslan.

Tiap rombongan membawa bendera masing masing yang di kibarkan agar mempermudah para jamaah haji mengenali rombongan mereka di tengah banyaknya jamaah haji yang berjejal.

"Semuanya jamaah haji kita sudah melaksanakan pelontaran namun sekitar 70 persen yang bisa keluar dari lautan manusia tersebut, dan sekitar 30 persen lagi jamaah terpencar saat ingin keluar dari pelontaran," jelas Ketua TPHI.

Hal tersebut terjadi karena banyaknya manusia yang berjejal dan adanya pemblokiran lokasi di sebabkan adanya insiden di pelontaran yang menewaskan ratusan jamaah haji.

Dan akibat terpencarnya jamaah haji Kloter 08 BDJ tersebut hingga sampai berita ini di turunkan masih ada sembilan jamaah haji Kloter 08 BDJ belum kembali ke perkemahan, ungkap H Ruslan.

Ia, pun berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi, tentang sembilan jamaah haji yang belum kembali ke perkemahan dan informasi di dapat mereka berada di perkemahan India, Pakistan, serta di lokasi tertentu dan siap di jemput untuk kembali ke perkemahan berkumpul dengan rombongan Kloter 08 BDJ.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah