-->

Wajib Pajak Tidak Lapor SPT Tahunan, KP2KP Kotabaru Lakukan Jemput Bola

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Masih banyaknya wajib pajak yang tidak melakukan laporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan membuat pihak Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kotabaru melakukan jemput bola dengan mendatangi kantor wajib pajak bagi PNS dan TNI-POLRI.

Hal itu disampaikan Kepala KP2KP Kotabaru Muhammad Nurhidayat saat melakukan sosialisasi di Radio Gema Saijaan FM Kotabaru, Rabu (24/2/2021).

Memang ungkap Dayat panggilan akrab Muhammad Nurhidayat, masih banyak wajib pajak yang tidak melaporkan SPT tahunannya entah sibuk atau apa kita tidak mengetahui persis maka dari itu kami yang mendatangi ke kantor mereka.

Lebih luas dijelaskannya, sebenarnya banyak manfaat yang sudah dirasakan masyarakat dari pembayaran pajak baik perorangan maupun kelompok diantaranya pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya.

"Ya, pada dasarnya hasiil dari pembayaran pajak tersebut sudah kita nikmati lebih dulu sebelum membayar pajak," ucapnya.

Selain itu dibeberkan Dayat, masyarakat wajib pajak yang sudah memiliki NPWP bisa melakukan pembayaran atau laporan tahunannya melalui online karena sekarang semua orang sudah memiliki android jadi tidak perlu ke kantor pajak hingga membludak dan antrian panjang apalagi masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Ia, pun, berharap kepada wajib pajak agar segera melakukan SPT tahunannya sebelum batas akhir bulan Maret nanti masalahnya akan terjadi penumpukan dan antri yang panjang sehingga sistem akan error.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

145 Pemuda Kotabaru Ikuti Tes Tamtama Gelombang I di Banjarmasin

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Sejak pendaftaran Tamtama gelombang I tahun 2021 dibuka pada Januari lalu baik melalui online ataupun langsung, ada 145 pemuda Kotabaru yang mendaftarkan diri ke Kodim 1004/Kotabaru Kalimantan Selatan.

Setelah melakukan pembinaan dan arahan selama dua bulan kepada ratusan para calon Tamtama akhirnya Kodim 1004/Kotabaru memberangkatkan mereka ke Banjarmasin untuk mengikuti tes tingkat daerah di Ajenrem 101/Antasari dan akan bergabung dengan calon Tamtama dari Kodim lainnya di wilayah Korem 101/Antasari.

Hal itu dikatakan Perwira Seksi Personalia, Kapten Inf Adi Junaedi Rustam, Rabu (24/2/2021), memang hari ini kita memberangkatkan 145 para calon Tamtama untuk melaksanakan tes tingkat daerah di Banjarmasin dan apabila lulus akan kembali tes ketingkat pusat di Balikpapan, sedangkan pembukaan pendidikan sendiri akan dilaksanakan pada bulan April mendatang.

"Alhamdulillah, tahun ini animo putera Kotabaru cukup tinggi ingin jadi anggota TNI-AD dan hari ini kita berangkatkan mereka ke Banjarmasin untuk tes dengan harapan nantinya banyak yang lulus," ucapnya.

Sebelumya kata Adi panggilan akrab Pasi Pers Kodim 1004/Kotabaru, para calon Tamtama kembali diberikan arahan tata cara tes dan pemeriksaan kelengkapan berkas agar pada saat tes di Banjarmasin tidak ada permasalahan.

Ia, pun, membeberkan, pelepasan 145 calon Tamtama dilaksanakan di Makodim 1004/Kotabaru, ada yang ikut rombongan Kodim namun ada juga perorangan bersama keluarga sebab untuk tes daerah belum ditanggung pihak TNI-AD jadi biaya perorangan lain halnya kalau sudah tes pusat baru ada tanggungan.

"Memang, keberangkatan calon Tamtama tadi ada yang ikut rombongan dan ada juga pribadi karena tes di daerah masih biaya perorangan" ujar Kasi Pers Kodim 1004/Kotabaru.

Nanti tambahnya, ratusan calon tamtama itu akan bertemu di Ajenrem 101/Antasari Banjarmasin tanggal 26 Februari 2021 sekitar pukul 07.00 Wita untik apel bersama dan langsung pemeriksaan berkas pendaftaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Karyawan PT STC di Dominasi Pekerja Lokal

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Sulitnya mendapatkan perkerjaan apalagi disaat pandemi Covid-19 sekarang tentunya menjadi persoalan banyak orang dan hal tersebut dialami oleh masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, pasalnya diwilayah mereka ada perusahaan pertambangan PT Sebuku Tanjung Coal (STC) yang telah beroperasi akan tetapi tidak mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah banyak.

Salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, dulu sebelum beroperasi perusahaan berjanji kepada warga akan merekrut mereka yang belum punya pekerjaan akan tetapi sekarang hanya orang orang tertentu yang mempunyai skill saja yang di rekrut oleh perusahaan.

"Ya, kini setelah perusahaan beroperasi mana buktinya janji tinggal janji saja," ucapnya kesal.

Menanggapi hal itu, pihak manajemen PT Sebuku Tanjung Coal (STC) diwakili oleh Karan selaku dept head of External Affair, Rabu (24/2/2021) dikantornya menyampaikan, selama ini pihak STC dituding tidak komitmen terhadap rekrutmen karyawan di perusahan dan tidak memberdayakan masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah akan tetapi semua itu tidak benar.

"Itu tidak benar, sebab apa yang dikatakan orang diluaran mengenai perusahaan tidak merekrut dan memanfaatkan tenaga kerja lokal padahal sejauh ini komposisi tenaga kerja justru di dominasi orang lokal ," ungkap Karan.

Lebih luas dibeberkannya,  jumlah tenaga kerja yang ada saat ini 1061 orang baik dari owner maupun kontraktor semua itu ada di Sebuku Coal Group terdiri dari STC, SSC, dan SBC, jadi untuk tenaga lokal 750 orang dan non lokal 311 orang dan secara presentase untuk lokal 71 persen dan non lokal 29 persen. 

"Ya, semua data-data ini selalu kami laporkan setiap bulannya ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotabaru," kata Karan.

Ia, mengatakan, pihak perusahaan tahun 2021 akan memberdayakan masyarakat dengan program-program yang telah disusun seperti, pembuatan pupuk kompos yang nantinya akan dikelola masyarakat dan hasilnya akan dibeli perusahaan.

Selain itu juga ada pelatihan perbengkelan, pelatihan pembuatan kain lokal (sasirangan) dan nantinya akan bekerjasama dengan BLK.

Sejauh ini, perusahaan mengadakan pemagangan sebagai sarana pelatihan dan pengenalan peserta terhadap psikologi industri. Sehingga harapannya masyarakat yang sudah terlatih akan lebih mudah bekerja baik diperusahaan maupun di dunia kerja lainnya.

"Perusahaan akan tetap berkometmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah maupun bagi pemerintah daerah setempat," pungkasnya. (*)










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah