-->

22 Sekolah di Kotabaru Ditetapkan Sebagai Sekolah Penggerak

Telah Dibaca : 0 kali
Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto, saat memberikan penghargaan sebagai sekolah penggerak di aula Disdikbud Kotabaru


GEMA, PULAULAUT - Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, baik kualitas SDM Pendidik dan Tenaga Kependidikan juga peserta didik hingga dapat berprestasi dan bersaing di era digitalisasi mulai jenjang PAUD hingga SMA mendaftar menjadi sekolah penggerak.

Pada tahap pertama sekolah penggerak yang lulus uji dari Kemendikbudristek ada 22 sekolah yaitu, untuk jenjang TK ada 3, SD 10, SMP 4, SMA 4 dan SLB 1, yang tersebar di 22 kecamatan.

Adapun nama sekolah penggerak tersebut adalah, TK Al-Karomah, TK Bhayangkari, TK Negeri Pembina Kel.Hulu, SDN 3 Dirgahayu, SDN 4 Dirgahayu, SDN Tirawan, SDN Megasari, SDN Tanjung Tengah, SDN 2 Tegalrejo, SDN 3 Sungai Kupang, SDN Sei Kupang Jaya, SDN 1 Sungai Nyamuk, SDS Laut Timur, SMPN 1 Kel. Hilir, SMP Indocement Tarjun, SMPN 1 Kel. Barat, SMPN 1 Sungai Durian, SMAN 1 Pl Timur, SMAN 1 Kel. Hilir, SMAN 1 Kel. Hulu, SMAN 1 Pam Utara dan SLB Negeri Kotabaru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru, Selamat Riyadi mengatakan, 22 sekolah yang sudah ditetapkan menjadi sekolah penggerak ini adalah tahap pertama dan masih ada lagi tahap kedua namun masih menunggu proses dari Kemendikbudristek.

"Alhamdulillah, tahap pertama yang lulus uji sekolah penggerak ada 22 sekolah dan Kotabaru meraih penghargaan dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Selatan. Mudah mudahan tahap kedua nanti makin banyak yang lulus uji," ucapnya, Jum'at (12/11/2021).

Selamat pun, berharap, seluruh sekolah di Kotabaru mulai jenjang PAUD hingga SMA bisa menjadi sekolah penggerak dan kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait hal ini. Semoga kualitas pendidikan di Kabupaten Kotabaru semakin meningkat.

Disisi lain, Plt Kabid Pembinaan SD, Afriandi menambahkan, saat ini kami masih menunggu tahap kedua untuk proses hasil dari Kemendikbudristek agar tahu sekolah mana saja yang lulus sebagai sekolah penggerak.

"Ya, kami masih menunggu hasilnya untuk tahap kedua karena target Kemendikbud pada tahun 2024 nanti semua sekolah semua jenjang di Indonesia harus menjadi sekolah penggerak," ungkapnya.

Informasi dari Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto, Program Sekolah Penggerak (PSP) tahap pertama ini hanya ada untuk tiga kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yaitu Kotabaru, Banjarmasin, dan Banjarbaru.

Dan sekolah penggerak ini akan menjadi role model bagi sekolah lain, serta menjadi katalis dalam mempercepat visi pendidikan di Indonesia yaitu mewujudkan pelajar pancasila.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Bukukan Volume Penjualan Domestik 12,7 Juta Ton pada Triwulan III/2021

Telah Dibaca : 0 kali
Pabrik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plan Tarjun


GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement” atau “Perseroan”) membukukan volume penjualan domestik (semen dan klinker) secara keseluruhan sebesar 12,7 juta ton per Triwulan III/2021, lebih tinggi 594,8 ribu ton atau +4,9% dari periode yang sama tahun lalu. 

Volume domestik untuk produk semen saja tercatat sebesar 12,0 juta ton, lebih tinggi 328,4 ribu ton atau +2,8% sehingga pangsa pasar Perusahaan adalah 25,5% untuk Triwulan III/2021.

Volume penjualan Perseroan untuk luar Jawa tumbuh +9,2% dengan pangsa pasar 15,6% lebih tinggi dari Jawa sebesar +0,5% dengan pangsa pasar 34,1%. Peningkatan di luar Jawa terutama terjadi di Sulawesi dengan pertumbuhan volume penjualan sebesar +48,0% dengan pangsa pasar 9,3%.

Hal ini terutama didukung oleh pertumbuhan produk bulk dari proyek smelter di Konawe, diikuti oleh pertumbuhan penjualan di Kalimantan sebesar +12,7% dengan pangsa pasar 21,0 % dan Sumatera sebesar +9,5% dengan pangsa pasar 13,0%.

Pendapatan Bersih Perseroan meningkat sebesar +4,5% menjadi Rp10.608,7 miliar vs. Triwulan III/2020 yaitu  Rp10.149,6 miliar karena volume penjualan keseluruhan yang lebih tinggi +6,9%. Beban Pokok Pendapatan meningkat -4,5% dari Rp-6.712,1 miliar menjadi Rp-7.016,4 miliar mengikuti pertumbuhan volume penjualan.

Direktur & Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Antonius Marcos mengatakan, perseroan berhasil menekan kenaikan biaya produksi lebih rendah dengan adanya kenaikan volume penjualan, meskipun harga batu bara yang lebih tinggi.

Hal ini disebabkan oleh upaya terus menerus untuk meningkatkan bahan bakar alternatif dan batu bara dengan nilai kalori rendah (LCV), serta pengoperasian kiln yang paling efisien, biaya distribusi yang lebih rendah serta efisiensi di biaya penjualan dan administrasi. 

Tingkat komposisi bahan bakar alternatif di Triwulan III/2021 meningkat menjadi 11,8% dari setahun penuh 2020 yaitu sebesar 9,3%, dan tingkat penggunaan batubara LCV berada pada 88% pada Triwulan III/2021 dari setahun penuh 2020 yaitu sebesar 80%.

Persentase margin Laba Kotor dipertahankan pada 33,9% dengan kenaikan nilai Rupiah sebesar +4,5% dari Rp3.437,5 miliar menjadi Rp3.592,3 miliar. Marjin Pendapatan Operasional meningkat 230bps dari 11,0% menjadi 13,3% dan marjin EBITDA meningkat 250bps dari 19,8% menjadi 22,3%.

Perseroan mencatatkan Pendapatan Keuangan yang lebih rendah–Bersih sebesar -52,0% dari Rp235,2 miliar di Triwulan III/2020 menjadi Rp112,8 miliar yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga yang lebih rendah dari penurunan suku bunga progresif oleh Bank Indonesia sejak tahun lalu.

Laba Periode Berjalan meningkat +8,2% menjadi Rp1.208,3 miliar di Triwulan III/2021 vs. Rp1.116,7 miliar dari periode yang sama tahun lalu.

Neraca Keuangan yang Tangguh
Perseroan membukukan posisi kas bersih dengan Kas dan Setara Kas menjadi Rp6,8 triliun per 30 September 2021. Arus kas yang kuat yang dihasilkan dari operasi dan upaya manajemen yang gigih untuk meningkatkan modal kerja sebagai kunci untuk mempertahankan neraca Perseroan yang tangguh.

Total Pembayaran Dividen untuk tahun 2020 adalah Rp725/saham dengan Dividen Interim yang dibagikan pada Desember 2020 sebesar Rp225/saham dan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Juli 2021 sebesar Rp500/saham yang dibagikan pada Agustus 2021.

Dengan Posisi Neraca Keuangan yang kuat dan tidak adanya hutang bank, Indocement tetap tangguh selama masa pemulihan ekonomi saat ini dan dari kondisi kelebihan pasokan industri semen yang berkelanjutan, termasuk partisipasi dalam kemungkinan konsolidasi industri semen di masa depan.

Pemulihan Lebih Kuat yang Berlanjut
“Setelah gelombang besar pandemi COVID-19 pada bulan Juli, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang berhasil mengendalikan penyebaran COVID-19 dengan disertai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi. Sebagai akibatnya, kami telah melihat pemulihan ekonomi yang progresif seiring dengan langkah Pemerintah secara bertahap melonggarkan pembatasan,” ujar Antonius dalam siaran pers, Kamis (11/11)

Hal ini, lanjutnya, tentu berdampak positif pada kegiatan konstruksi selain pengeluaran anggaran akhir tahun untuk proyek infrastruktur dan komersial. 

“Termasuk beberapa manfaat insentif untuk sektor perumahan (PPN atas rumah baru, suku bunga yang lebih rendah, dan relaksasi LTV/FTV), namun faktor terkait cuaca perlu dicermati karena akan lebih banyak curah hujan dari datangnya La Nina,” ungkapnya

Dengan harga energi yang tinggi terutama pada harga batu bara dengan volatilitas yang tinggi baru-baru ini, Indocement mulai menaikkan harga semen untuk meneruskan sebagian dari kenaikan biaya produksi kami tapi kami terus harus menyeimbangkan dengan naik-turunnya pangsa pasar kami juga di pasar. 

“Untuk tahun 2021 secara keseluruhan, kami tetap positif terhadap konsumsi semen domestik yang tumbuh 4,0% hingga 4,5%. Dari sisi biaya, Indocement terus fokus pada pengendalian biaya, operasi yang efisien, dan transformasi digital di seluruh bisnis kami,” tandas Antonius. (*)











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah