-->

Saksi Parpol Adu Mulut

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Penghitungan suara calon legeslatif untuk DPRD Kabupaten/Kota di TPS 3 Baharu Selatan, Pulaulaut Utara, Kotabaru, ricuh. Hal ini diakibatkan dengan tidak sepahamnya para saksi parpol mengenai coblosan surat suara yang ada pada gambar partai dan nama caleg.

Suasana di TPS memanas dan menegang akibatnya penghitungan suara dihentikan, adu mulut pun tak bisa dihindarkan, antara saksi parpol dan pihak KPPS bahkan salah seorang petugas KPU yang saat itu berada di lokasi ikut terlibat perdebatan.

Sontak warga yang saat itu mengikuti perhitungan suara di TPS 3 pun, ikut turun dalam perdebatan tersebut. Otomatis suasana saat itu tambah memanas dikarenakan semua pihak saling melontarkan kata-kata dengan nada tinggi.

Hal ini membuat dua orang Linmas yang bertugas langsung melerai perdebatan yang hampir adu jotos tersebut, dan memberi pagar pembatas antara petugas dengan masyarakat.

Namun setelah dilakukan perundingan akhirnya penghitungan kembali dilanjutkan dengan menghitung ulang surat suara yang ada.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 3 Baharu Selatan, Irwan mengatakan, memang sempat terjadi adu mulut antara para saksi parpol mengenai coblosan yang ada di gambar partai dan nama caleg, namun semuanya bisa diselesaikan setelah melakukan perundingan.

"Untung saja hanya beberapa surat suara berjalan jadi kita hentikan daripada nanti berjalan sudah banyak kan repot kalau dihitung dari awal," ujar Iwan.

Masih dikatakan Iwan, bahwa untuk Baharu Selatan ada 15 TPS, dengan pemilih Laki-laki sebanyak 2.032 dan perempuan sebanyak 2.056 suara. Sedangkan untuk TPS 3 sendiri ada 202 DPT namun yang hadir menggunakan suaranya hanya 100 orang.

Pantauan dilapangan nampak petugas dan saksi parpol masih melakukan penghitungan suara hingga pukul 10 malam, baik untuk DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD.     












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

50 Persen Golput, TPS Sepi Pengunjung

Telah Dibaca : 0 kali
TPS 15 BAHARU SELATAN
GEMA, PULAULAUT - Banyaknya warga yang tidak menggunakan hak suara mereka pada pemilihan legislatif, Rabu, (9/4/2014), dari awal pembukaan TPS hingga batas ahkhir waktu yang telah ditetapkan pukul satu siang, nampak di TPS 15 Baharu Selatan, Pulaulaut Utara, Kotabaru, sepi pengunjung.

Dari 15 TPS di Kelurahan Baharu Selatan, rata-rata 50 persen surat suara tidak terpakai. Seperti yang terjadi TPS 15, warga yang menggunakan hak suaranya hanya 90 orang dari 230 surat suara yang tersedia.

Hal ini dibenarkan oleh petugas di TPS 15, memang benar dari pagi hingga siang batas akhir pemilih warga banyak yang tidak datang ke TPS menggunakan hak suaranya.

Penyebab tidak berhadirnya warga menggunakan hak suara mereka tidak diketahui panitia, namun informasi dilapangangan warga banyak yang bingung untuk memilih dikarenakan beragam faktor, diantaranya, tidak adanya caleg yang dikenal, dan gambar caleg tidak tertera di surat suara sebab hanya no, nama dan gambar partai yang ada.

Salah seorang warga Nanang, mengatakan, Kami para orang tua kebingungan karena tidak ada gambar caleg tertera, soalnya nama caleg (Calon legislatif) yang kami kenal sehari hari nama panggilan, beda dengan yang tertera di surat suara.

Nanang berharap, kalau bisa ada gambar caleg seperti pada pemilu yang lalu, sebab para orang tua mayoritas sulit membaca dan hanya kenal dengan gambar.

Pada umumnya pesta demokrasi berjalan lancar dan kondusif hingga perhitungan suara.

  










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah