-->

Tujuh Rumah Terbakar Jadi Arang

Telah Dibaca : 0 kali
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan

GEMA, PULAULAUT - Suasana sejuk dipagi hari, berubah jadi ketegangan. Pasalnya teriakan warga Gg. Mulia Jalan Demang Lemang Desa Dirgahayu adanya amukan si jago merah di kawasan tersebut. Jum'at, (31/1/2014) pukul. 8.30 wita, tak ayal sekitar satu jam tujuh rumah jadi arang dilalap si jago merah dan enam rumah rusak.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun puluhan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan kerugian diperkirakan ratusan juta.

Pantauan dilapangan, kawasan Demang Leman Gg. Mulia RT. 7 tersebut padat penduduk. Disamping itu jalan gg yang sempit salah satu faktor sulitnya petugas pemadam kebakaran memblokir amukan si jago merah.

Kepala Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Bahdiannoor mengatakan, data sementara ada tujuh rumah yang habis jadi arang dan enam rumah rusak.

"Sementara ini posko kebakaran sudah didirikan warga di kawasan RT. 7 Demang Leman, dan akan membuat dapur umum untuk warga yang terkena musibah" katanya.

Data rumah warga yang terbakar yaitu, Supri, Yadi, H Hadran, Herwandi, Asnawiah, M Heriyoso dan Yanti. Sedangkan rumah warga yang rusak yaitu, Nanang, Kai Suni, Yusransyah, Ismet, Tabri dan Mama Imah.

Penyebab kebakaran belum diketahui, masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib. Saat ini lokasi kebakaran sudah dilakukan pemasangan police line untuk penyelidikan. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Gubernur Kalsel Adakan Rapat Keamanan

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA, PULAULAUT - Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, bersama rombongan kunjungi Kabupaten Kotabaru dalam rangkaian rapat tim terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri, bertempat di gedung Parisbarantai Kamis, (30/1/2014) pukul 9.30 wita.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan dunia, dalam rangka workshop penanganan dan menurunkan konflik yang ada", jelas Hermansyah selaku Kepala Badan Kesbang dan Politik Provinsi Kalsel.

Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin menghimbau, mari kita ciptakan suasana yang kondusif, karena tahun 2014 kali ini adalah tahun yang berat bagi Indonesia. Pasalnya akan menghadapi pemilihan umum (Pemilu).

"Rencananya masalah tanah ulayat akan di masukkan dalam undang-undang, namun masih dipelajari dan masih menunggu hasil seperti tanah adat dan lainnya" jelas Rudy kepada wartawan.

Disinggung masalah jembatan Tanjung Ayun-Tarjun, Gubernur menjelaskan, bahwa Provinsi akan membantu dengan dan APBN dan saat ini sudah diajukan ke kementerian PU untuk dilakukan proses. Diperkirakan 2015 nanti baru bisa dilakukan pembahasan. 

Ditambahkan Wakil Bupati Kotabaru, Rudy Suryana, secara khusus Kabupaten Kotabaru memang dapat berpotensi konflik, diantaranya, narkoba dan tapal batas.  Semua itu disebabkan karena Kotabaru adalah Kabupaten terluas di Kalimantan Selatan.












- Penulis : Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah