-->

Wakil Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara lBela Negara ke-75

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melaksanakan upacara peringatan hari bela negara ke-75 tahun 2023 di halaman kantor bupati Siring Laut, Selasa (19/12/2023) dengan tema "Kobarkan bela negara untuk Indonesia maju".

Pada upaca tetsebut selaku Komandan adalah IPDA Firdaus dari Polres Kotabaru dan pembaca ikrar yaitu Melinda Kepala Kesbangpol, sedangkan inspektur upacara Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif, dan diikuti oleh Sekretaris Daerah H Said Akhmad, Ketua DPRD Syairi Mukhlis, Asisten, Forkopimda serta Kepala SKPD lingkup Pemkab Kotabaru. 


Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Wabup Kotabaru Andi Rudi Latif menyampaikan, melalui upacara bela negara ini adalah momentum bagi kita untuk bersatu dan berkontribusi positif demi indonesia maju yang di cita-citakan karena tantangan kedepannya tidak terduga. 


"Kita bukan hanya menghadapi ancaman fisik namun juga ancaman yang tak terlihat oleh mata seperti, pandemi, konflik global, revolusi tekhnologi, dan krisis iklim, yang berdampak pada resiko ketahanan negara," katanya. 


Dia pun, menegaskan, kita harus memiliki jiwa bela negara sebagai pilar utama  untuk menjadi tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Dan semangat bela negara bukan hanya tanggungjawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisiapsi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Bela negara bukan hanya aspek militer semata akan tetapi mrncakup lebih kuas dan merangkul sekuruh masyarakat indinesia agar kebih cinta jepada bangsa dan negara juga pancasila sebagai wujud konkrit bela negara," harapnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tiga Raperda Diparipurnakan Oleh DPRD Kotabaru

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kotabaru memparipurnakan tuga buah Rancangan Peraturan Darrah (Raperda), yakni, Raperda tentang Ketahanan Keluarga, Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, dan Raperda tentamg Pendidilan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Senin (18/12/2023) di ruang rapat DPRD lantai III. 

Adapun rapat paripurna masa persidangan II rapat ke-2 tahun sidang 2023/2024 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muhammad Arif dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kotabaru Drs Minggu Basuki, dan diikuti anggota DPRD juga Forkopimda. 


Selain pembahasan tiga buah Raperda, rapat parpurna juga diisi dengan penyampaian laporan badan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Kotabaru. 


Ketua Bapemperda DPRD Kotabaru Suji Hendra, menyampaikan, berdasarkan keputusan DPRD Kotabaru nomor 38 tahun 2023 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), ada 23 (dua puluh tiga) perda yang ditetapkan di dalam Surat Keputusan Propemperda tahun 2023, terdiri dari 3 (tiga) raperda wajib, tujuh raperda inisiatif DPRD, dan 13 raperda dari eksekutif.


Dia menjelaskan, 23 Raperda tersebut yakni, Raperda tentang Pengembangan Budaya Literasi, Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, serta Raperda tentang Kerjasama, Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


Dan ada dua Raperda Inisiatif DPRD yang dikembalikan ke Bapemperda yaitu, Raperda tentang Penyelenggaraan Alur Pelayaran Sungai, dan Raperda tentang Penyelenggaraan Jalan Khusus. 


Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kotabaru, Drs. Minggu Basuki menyampaikan, Setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara, yang mana kita berharap dalam pelaksanaan berbagai kegiatan agenda pembangunan tujuannya untuk kepentingan masyarakat Kotabaru.


"Semua ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat dan masih dalam tahapan proses penyusunan Perda," katanya. 


Dia pun, berterimakasih kepada ketua, wakil, dan anggota DPRD Kotabaru yang sudah bekerja keras melakukan pembahasan Raperda untuk bisa du sahkan dan dijadikan Perda.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

12 Orang Mahasiswa di Kotabaru Dapat Bantuan Pendidikan

Telah Dibaca : 0 kali
Ketua BAZNAS Kotabaru H Mahmud Dimyati (Baju putih) didampingi Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Minggu Basuki, saat menyerahkan bantuan pendidikan kepada 12 mahasiswa, Senin (18/12) di operation room setda. 
GEMA, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan pendidikan uang tunai kepada 12 orang mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan  baik dalam negeri maupun luar negeri, Senin (18/12/2023) di operation room setda Kotabaru. 

Perlu diketahui, kedudukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah merupakan Lembaga Pemerintah Non Struktural yang dibentuk melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 dengan tugas utama mengelola dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.

Hal itu, disampaikan H Mahmud Dimyati selaku Ketua Baznas Kotabaru, dana yang disalurkan ini merupakan bantuan bidang pendidikan untuk 11 orang yang mengikuti pendidikan dalam negeri di sekolah tinggi transportasi darat Bekas dan satu orang yang mengikuti pendidikan luar negeri di universitas Al Azhar Kairo, Mesir. 

"Bantuan tersebut ditransfer kerekening masing masing penerima dengan besaran bervariasi antara Rp23.472.000 hingga Rp33.505.000 untuk dalam negeri, dan Rp49.660.000 untuk luar negeri," kata Mahmud. 

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Minggu Basuki menyampaikan, dana yang di dapat oleh BAZNAS ini merupakan kumpulan dari zakat, infaq dan sedekah dari pegawai Pemkab Kotabaru, dan kedepannya bantuan ini akan kita tingkatkan lagi. 

"Dengan adanya bantuan pendidikan ini diharapkan bisa membantu kehidupan para pelajar dan dimanfaatkan sebaik baiknya dalam menuntut ilmu," ucapnya. 

Adapun nama penerima bantuan Bupati Kotabaru untuk bidang pendidikan tahun 2023 untuk D-4 Transportasi Darat PTDI-STTD, yakni, Muhammad Alfia Rahman, Muhammad Faqih Fernanda, Said Akmaluddin Firdaus, dan Ketut Susilo. 

Dan untuk D-3 Manajemen Transportasi Jalan PTDI-STTD yakni, Muhammad Fikri Atamimi, Fajar Ilham Kusuma, Muhammad Padlan, Nandang Rizky Permana, Chairul Akmal Firjatullah, Assyifa Tasma Ramadhina, dan Muhammad Alif Aris. 

Sedangkan untuk Mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir yakni, Muhammad Jamaluddin AB.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Terbaik Kedua se Indonesia Kategori Kawasan Peruntukan Industri

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada acara Penganugerahan Apresiasi “Resihieence and Sustainable Industri” tahun 2023, di Ballroom Hotel JS Luwansa Jakarta, Senin, (11/12/2023). 

Adapun raihan prestasi yang di dapatkan oleh Kabupaten Kotabaru yakni, terbaik kedua se Indonesia kategori pemanfaatan Kawasan Peruntukan Industri (KPI). 


Hal itu, disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Kepala Dinas Kopeasi Perindustrian dan Perdagangan Kotabaru Ir H Hardhani, M.Si, capaian kategori KPI yang diterima ini  adalah dengan melihat progress penyusunan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan tahun penerbitan Perda RTRW, Permasalahan, Jumlah tenaga kerja industri, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan adanya Kawasan Industri/Sentra IKM pada KPI, serta tutupan lahan.


"Alhamdulillah, kita berada di posisi kedua setelah KPI Kendal dan posisi ketuga daru KPI Subang dari 370 kabupaten kota se Indonesia," ucapnya.


Hardani pun, memaparkan, keberhasilan ini suatu kehormatan bagi Pemkab Kotabaru dan seluruh masyarakat. Dan kita akan berkolaborasu dengan pemerintah pusat dalam membangun infrastruktur industri dan membawa ekosistem infrastruktur industri di Kotabaru agar semakin baik lagi. 


Dia pun berharap, capaian prestasi ini agar menjadi pendorong bagi pelaku industri di Kotabaru dan meningkatkan investasi yang lebih tinggi di Kawasan Industri Kotabaru. Dan pemerintah daerah bisa menerapkan kebijakan bidang ketahanan, iklim usaha industri, dan bidang perwilayahan industri.


Selain mendorong kepatuhan pelaku usaha industri dan Kawasan industri, Kemenperin juga terus mendorong instansi pemerintah daerah untuk meningkatkan iklim usaha bidang perindustrian di wilayahnya masing-masing melalui pelaksanaan evaluasi dan pemberian penghargaan.


Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional, Eko SA Cahyanto menyampaikan, ketahanan industri menjadi esensial dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian di tengah iklim usaha global yang tidak menentu.


 “Apresiasi ini menjadi langkah sinergi seluruh pemangku kepentingan, khususnya industri, kawasan industri, pemerintah daerah dan pusat dalam rangka mewujudkan industri yang tangguh dan berkelanjutan di Indonesia,” tutur Eko SA Cahyanto.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Pemkab Kotabaru Menggelar Sosialisasi Inovasi Daerah

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Untuk memotivasi SKPD dalam meningkatkan Inovasi pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menggelar sosialisasi inovasi daerah di ballroom hotel Grand Surya, Rabu (13/12/2023).

Adapun narasumber pada dosialisasi tersebut adalah Kepala Brida Provinsi Kalimantan Selatan Dr H M Amin MT. 


Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembanguna Setda Kotabaru H Murdianto, mengatakan, Inovasi Daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera dengan memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efesien. 


"Melaluj inovasi daerah ini tentu akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang mana manfaatnya akan dirasakan baik secara langsung maupun tidak langsung," ucapnya. 


Senada, Kepala Bappeda Kotabaru, Rurien Sriharjanti menjelaskan, salah satu langkah awal dalam peningkatan inovasi adalah melalui penilaian inovasi daerah melalui supervisi secara periodik dan berkelanjutan dengan tujuan untuk memotivasi dan meningkatkan inovasi dalam pelayanan masyarakat sesuai dengan kategori. 


"Memang ada beberapa kategori dalam inovasi daerah tersebut yakni, sangat inovasi, memotivasi perangkat daerah, kurang inovasi dan tidak inovasi," tuturnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ribuan Ikan Dibakar Dipantai Teluk Tamiang

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Hamparan pasir putih dan laut yang biru tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke pantai Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Tqnjung Selayar Kotabaru. 

Hal itu tambah meriah dengan diadakannya Festival Mappanretasi di daerah tersebut dengan berbagai acara yakni, membakar ribuan ikan sepanjang 200 meter dipinggir pantai diiringi dengan lantunan musik dan suara merdu artis jebolan dari KDI dan LIDA. 


Sekedar diketahui, Mappanretasi adalah pesta laut adat suku Bugis yang sudah berlangsung turun temurun di daerah tersebut dan merupakan bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa atas rezeki yang diberikan kepada masyarakat teluk tamiang yang mayoritas nelayan. 



Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru Sayed Jafar melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Minggu Basuki mengatakan, pantai teluk tamiang merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, yang mana airnya yang jernih juga  biru dilengkapi hamparan pasir putih menjadi daya tarik sendiri.


"Tujuan acara ini untuk melestarikan budaya dan adat istiadat warga setempat yang sudah dilaksanakan turun temurun," ucap Minggu Basuki, pada Minggu (3/12/2023). 


Dia pun berharap, krgiatan ini dapat menginpirasi generasi muda agar bisa mengiormati nilai nilai budaya, mendorong kreatifitas, dan melestarikan budaya lokal, sehingga bisa terviota kolaborasi antara generasi muda dan yang lebih tua tebtang pengetahuan tradisional sehingga trtap bisa berkembang.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

24 Sekolah di Kotabaru Ikuti Gebyar Sekolah Penggerak

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kotabaru menggelar gebyar sekolah penggerak angkatan kedua dari tanggak 8 hingga 9 Desember 2023 untuk mewujudkan implementasi hasil karya peserta didik dan pendidik sesuai visi misi sekolah penggerak di Siring Laut, Jumat (8/12/2023). 

Gebyar sekolah penggera angkatan kedua tersebut diikuti 24 sekolah penggerak yakni, tingkat sekolah Taman Kanak Kanak (TK) 8 sekolah, tingkat Sekolah Dasar (SD) 12 sekolah, dan tingkat Sekolah Mrnengah Pertama (SMP) 4 sekolah. Yang terbagi di Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulalaut Sigam, Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Barat, Kelumpang Selatan, Kelumpang Utara, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Pamukan Selatan dan Hampang.


Bupati Kotabaru Sayed Jafar melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kamirudin mengatakan, program sekolah penggerak adalah katalis mewujudkan visi pendidikan indonesia yang maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila.


Hal ini, bertujuan untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik dan baik dari aspek kompetensi kognetif maupun non kognetif. 


"Generasi muda tidak cukup hanya memperkuat pengetahuan tetapi juga memperkuat keterampilan dan sikap tidak hanya mengejar ijazah tapi juga kompetensi," tuturnya. 


Diapun berharap, sekolah penggerak ini bisa berkembang di Kabupaten Kotabaru dan seluruh sekolah harus jadi sekolah penggerak.


Sekedar diketahui, sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter untuk membentuk SDM yang unggul.


Dan kemeriahan terlihat pada stand 24 sekolah penggerak yang mrnampilkan tema berbeda sesuai kearifan lokal dengan mempromosikan kegiatan sekolah, makanan, kerajinan, dan pegelaran pentas seni.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

10 Desa di Kotabaru Ditetapkan Sebagai Desa Anti Maladminiatrasi

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Dari 198 desa di Kabupaten Kotabaru setelah dilakukan kajian dan penilaian oleh Ombudsman RI perwakilan Kalimantan Selatan, maka 10 desa ditetapkan sebagai desa anti Maladministrasi yang mana secara simbolis diawali di Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur, Senin (27/11/2023). 

Adapun 10 desa yang dutetapkan sebagai desa anti maladministrasi adalah, Desa Semayao Kecamatan Pulauw Laut Utara, Desa Tirawan Kecamatan Pulaulaut Sigam, Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur, Desa Sukamaju Kecamatan Kelumpang Selatan, Desa Bumi Asih Kecamatan Kelumpang Selatan. 


Dan Desa Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir, Desa Manunggul Lama Kecamatan Sungai Durian, Desa Rantau Jaya Kecamatan Sungai Durian, Desa Kanibungan Kecamatan Sebuku, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Kelumpang Tengah. 


Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, nantinya untuk kecamatan lain yang belum menjadi desa maladministrasi bisa mencontoh kepada desa yang sudah ditetapkan sebagai desa anti maladministrasi. 


"Nanti bagi yang belum ditetapkan sebgai desa anti maladministrasi agar bisa belajar dan melengkapi persyarayan apa saja yang diperlukan sehingga bisa menjadi desa anti maladminiatrasi," kata Sayed Jafar. 


Ini semua lanjut bupati, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efesien, dan transparan. Pemkab Kotabaru mengucapkan terimakasih atas terciptanya desa maladministrasi ini dengan harapan jangan hanya disini namun terus berlanjut untuk pemenuhan pelayanan terhadap masyarakat desa. 


Lebih luas dioaparkan Sayed Jafar, Karakter masyarakat berbeda beda ada yang ramah, lembut, kasar dan lainnya jadi diharapkan aparat yang sudah ditunjuk bisa mengatasi hal tersebut. 


"Kita berharap semua desa yang sudah diterapkan sebagai desa anti maladministrasi akan terus berjembang dan jangan hanya sampai disini saja," tuturnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Jadi Tuan Rumah Rakor AAIPI se Kalsel

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) se Kalimantan Selatan bertempat di Objek Wisata Jetsky Desa Teluk Masjid Kecamatan Pulau Laut Timur, Senin (27/11) dengan tema "Melalui telaah sejawat kita tingkatkan peran APIP yang efektif sebagai mitra stategis pemerintah daerah".

Pada acara ini diikuti oleh inspektur 13 kabupaten kota se Kalimantan Selatan yakni, Akhmad Fydayeen, SH.M.Si. MH,CGCAE inspektur Provinsi Kalsel, Yulian Herawati, SE, MM, CGCAE Kabupaten Tanah Bumbu, H. Mohammad Riza Dauly, ST, MT, CGCAE Kabupaten Banjar, H.Ismed Zulfikar,SH Kabupaten Batola, Fahrudin, S. Hut,. MS Kabupaten HSU, Drs. Rahmat Taufik, MSi Kota Banjarbaru, Drs. Urai Nur Iskandar, MM Kabupaten Balangan, Drs. M. Zainal Arifin, M. EC.DE Kabupaten Tabalong, Unda Absori, SH, MH Kabupaten Tapin, H. Ahmad Fitriadi Fazriannoor, SH.MHum Kabupaten Kotabaru, M.Taufik Rivani.SH.MSi Banjarmasin, Kiki Rachmawati, ST, MT Kabupaten HSS,                                                   Drs. Joko Muryanto. M. Si Kabupaten Tanah laut,                                            H. Ainur  Rafiq , S.Sos. MAP Kabupaten HST.


Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, Kabupaten Kotabaru yang berada di ujung tenggara dari 13 kabupaten kota terus membuka kerjasama diberbagai sektor dengan beberapa wilayah di Indonesia untuk membuka keterisolasian daerah Bumi Saijaan. 


"Pemerintah daerah sudah menjalin kerjasama yaitu tranportasi laut dengan beberaoa daerah agar bisa berkembang," ucap Sayed Jafar. 


Selain itu, bupati juga memaparkan wisata yang ada di Bumi Saijaan baik laut, pantai, dan gunung, kepada inspektur 13 kabupaten kota di Kalsel yang mana tidak kalah indahnya dengan daerah lainnya. 


Memang lanjutnya, tantangan yang dihadapi tidak mudah, dengan harapan melalui rakor ini bisa mengatasi masalah yang dihadapi oleh pemerintah dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat juga pemerintah Kotabaru.


Rudy Maharani Harahap Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan, pertemuan Rakor ini bukan hanya silaturrahmi semata namun juga saling berbagi ilmu dan belajar satu sama lainnya dan berkolaborasi untuk kemajuan pembangunan pemerintah. 


Dadan Suparjo Suharmawijaya Perwakilan Ombudsman RI perwakilan Kalsel menyampaikan, ada 515 kota namun yang sudah dikunjungii yakni 281 kota, dan untuk Kabupaten Kotabaru desanya aktif dan layak menjadi desa maladministrasi,


"Ini pertama di Indonesia, setelah kita lakukan  penilitian kepada 198 desa ternyata yang memenuhu syarat hanya 10 desa yang layak menjadi desa maladministrasi," tuturnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah