-->

Wabup Buka Muskab KNPI 2013

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA - Musyawarah kabupaten (Muskab) KNPI Kotabaru tahun 2013, yang dipusatkan di gedung mahligai pemuda, dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana, Jumat malam.

Acara ini juga dihadiri oleh DPD KNPI Provinsi Kalimantan Selatan, selain itu ada 21 pengurus kecamatan KNPI se-Kab. Kotabaru dan 32 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) se-Kab. Kotabaru.

Namun pada konteks pelaksanaannya, yang hadir hanya 14 Pengurus kecamatan (PK) KNPI dan 22 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang berhadir.

Dalam Muskab dibahas tentang kriteria calon ketua DPD KNPI Kotabaru priode 2013 - 2016, yang berlangsung alot hingga pukul 24.00 malam.

Perdebatan terjadi karena mengusung Dua opsi tentang kriteria calon ketua yaitu, acuan kepada ADART KNPI yang menjelaskan bahwa calaon ketua harus berusia 18 tahun hingga 40 tahun, sedangkan opsi lain menginginkan kriteria calon ketua mengacu pada UU no.40 tentang kepemudaan yang mengharuskan calon ketua berumur 16 tahun hingga 30 tahun.

Hal ini membuat acara di tunda dan di lanjutkan pada pagi harinya, dalam agenda LPJ DPD KNPI priode 2010 - 2013, sekaligus pemilihan ketua baru periode 2013 - 2016.






- Penulis : Udin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

MTQ 2014 di Sungai Durian

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA - Berselang Lima hari pelaksanaan MTQ nasional ke 45 tingkat Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, di ibukota Pulaulaut akhirnya berjalan sukses, dan Kecamatan Sungai Durian harus bersiap diri untuk MTQ ke 46 tahun 2014 mendatang sebagai tuan rumah.

Acara penutupan dilakukan oleh Bupati kotabaru Irhami Ridjani, Kamis, (21/11) malam di panggung utama halaman Mesjid Agung Khusnul Khatimah, di dampingi ketua DPRD, Setda dan pejabat yang lain.

Ketua pelaksana Julkifli BT mengatakan, semua kegiatan terpenuhi kecuali bidang tafsir bahasa arab, bahasa inggris dan bahasa indonesia serta hafalan 30 juz, walaupun pelaksanaan MTQ tahun ini sangat sederhana namun sukses terlaksana ujarnya.

Untuk pembiayaan selain dari pemkab juga di bantu oleh pihak perusahaan setempat dan juga partisipasi skpd, dan para pemenang ini akan mewakili Kotabaru untuk ajang MTQ tingkat provinsi, jelas Julkifli.

Kecamatan Pulaulaut Utara sebagai juara umum rangking pertama, rangking kedua Kec. Kelumpang Selatan, sedangkan untuk rangking ketiga Kec. Pamukan Utara,
 rangking keempat Kec. Kelumpang Hulu dan rangking kelima Kec. Kelumpang Hilir.





- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ribuan Kafilah Unjuk Kebolehan

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA - Para qori dan qoriah yang ada di 21 kecamatan, unjuk kebolehan dalam ajang MTQ nasional ke-45 tingkat Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, dalam berbagai cabang yang diperlombakan.

Ketua LPTQ Kotabaru, H Hasbi M Tawab mengatakan, walaupun sederhana pelaksanaan MTQ ke-45 tetap meriah dan sakral, diharapkan dari 1.550 kafilah nanti ada bibit-bibit yang bisa mendongkrak prestasi kotabaru di MTQ tingkat provinsi 2014 mendatang.  

Lomba terbagi di Empat lokasi yaitu, panggung utama Mesjid Agung Khusnul Khatimah jalan Suryagandamana, Mesjid Baitul Abrar (Mesjid Jami), Islamic Center dan sekolah MTsN di jalan H Agussalim.

Acara pembukaan dilakukan oleh bupati Kotabaru H Irhami Ridjani didampingi ketua DPRD Alpidri Supianor beserta pejabat pemkab kotabaru, Minggu, (17/11/2013) malam, dengan menekan tombol sirena.

Sebelumnya kontingen tiap kecamatan melakukan pawai difile dari terminal papan menuju ke panggung utama, sontak hal ini menjadi perhatian warga Pulaulaut selaku tuan rumah yang langsung memadati ruas jalan untuk menyaksikan jalannya acara.

Sekedar diketahui, pelaksanaan acara ini menelan dana APBD sebesar Rp236 Juta, dan di ikuti oleh 1.550 kafilah dengan pemondokan yang disiapkan sekitar 42 buah tersebar di wilayah perkotaan Pulaulaut Kotabaru.








- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Ajarkan Warga Membuat Bokasih

Telah Dibaca : 0 kali
 

GEMA - Bertempat di rumah Seni dan Budaya Desa Tarjun, Kec.Kelumpang Hilir,Kotabaru. Perusahaan industri semen Tiga Roda terbesar di Kalimantan ini, melalui Program CSR menggelar pelatihan pengelolaan sampah dan produksi kompos bokasih, Senin (11/11).

Kegiatan ini dibuka Management PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Pabrik Tarjun dan diikuti 30 peserta dari warga desa Tarjun dan Langadai, sedangkan Instruktur dari staf pengajar bidang produktif dan budaya tanaman SMKN 1 Telagasari Kec.Kelumpang Hilir Kotabaru.

SSECSR Dept Head PT ITP Tarjun, Teguh Iman Basuki mengatakan, Program kali ini adalah kolaborasi antara pendidikan dan kesehatan dengan memberikan latihan praktis kepada masyarakat untuk mengolah potensi sampah disekitar yang tidak ekonomis menjadi lebih bermafaat khususnya sampah yang bisa diolah pupuk dengan cara bokasih.

Sebagaimana program CSR Indocement yang terdiri dari 5 pilar pembangunan yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi,sosbudagor dan keamanan.

Dalam hal ini tambah Teguh, perusahaan memfasilitasi pelatihan dan bahan contoh dengan pemberian bantuan alat komposter sederhana, diharapkan setelah pelatihan ini warga dapat mempraktekkan dan mengolah pupuk organik secara mandiri dan hasil pupuk dapat dipakai untuk kegunaan sendiri atau secara kelompok.

Sebagaimana program sebelumnya yaitu Bank Sampah maka kami berharap di Desa Tarjun dan Desa Langadai nantinya menjadi desa yang bersih, sehat dan hijau, jelas Teguh.

Disisi lain instruktur pelatihan, Murhan mengatakan, untuk pembuatan kompos ada 2 cara, pertama yaitu secara alami yang membutuhkan waktu yang lama sekitar 3-4 bulan, sedangkan cara ke-2 adalah permentasi yang lebih cepat dan instant yang hasilnya lebih bagus dengan waktu yang singkat.

Pelatihan ini lebih banyak menggunakan sistem permentasi, artinya mencapai hasil maksimal dan lebih singkat namun lebih tergantung dari hasil sampah yang terbuang tetapi bersifat mengurai baik itu ilalang, dedaunan dan kertas, yang pasti sampah rumah tangga.

Oleh karena Kompos lebih bersifat alami maka resiko berbahaya lebih rendah dibandingkan pupuk kimia yang bersifat Anorganik yang lebih banyak mengandung kimia, sedangkan kompos dari segi biaya lebih murah juga lebih bagus untuk tanaman karena tidak bersifat ketergantungan dan dampak terhadap pencemaran lingkungan sangat rendah, kata Murhan.

Dan tanggapan peserta untuk pelatihan ini sangat baik dan antusias, yang nampak pada interaksi kami dengan peserta dan tanya jawab serta serius praktek bahkan keinginan besar mereka untuk melakukannya sendiri ditempat masing-masing, Murhan menambahkan.

Peserta pelatihan, Ngesti Rahayu, salah seorang warga RT.05 Desa Tarjun, menyampaikan, pelatihan ini sangat bagus karena penyampaian para instruktur selain secara teori juga praktek bahkan menggunakan visual sehingga mudah dimengerti.

Pelatihan ini tepat sekali untuk kegiatan rumah tangga dan bermanfaat untuk kesuburan tanaman dan pekarangan rumah, juga untuk perkebunan terutama impian kita menjadikan komplek perumahan ini menjadi “Kampung Hijau”, harap Ngesti.

Untuk volume sampah disekitar perumahan kami ini cukup banyak kurang lebih mencapai 1 ton perharinya dan hitungan ini belum termasuk jumlah sampah dari pemukiman lainnya, disampaing itu dengan adanya bank sampah selain langkah awal untuk menanamkan lingkungan bersih.

"Dengan adanya bank sampah ini, saya pribadi tidak melihat dari sisi ekonomisnya. Tetapi sisi kebersihan lingkungannya karena mana selama ini sampah selalu dibakar," pungkasnya.









- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ketua LPTQ Siap Sambut Kafilah

Telah Dibaca : 0 kali
 


GEMA - Moment tahunan untuk mempersiapkan kafilah yang akan berlaga di tingkat provinsi 2014 mendatang, ketua LPTQ Kotabaru Kalimantan Selatan H Hasby M Tawab siap sambut kedatangan para kafilah di 21 kecamatan.

Berbagai persiapan pun dilakukan untuk suksesnya pelaksanaan MTQ Nasional ke 45 tingkat Kabupaten Kotabaru tahun 2013, diantaranya, panggung utama, sarana dan prasarana para kafilah, tempat pelaksanaan serta yang lainnya.

Diakui H Hasby M Tawab selaku ketua LPTQ, bahwa waktu yang ada sangat sempit dikarenakan penyelenggaraan ini seharusnya oleh Kecamatan Pulau Sembilan selaku tuan rumah, namun karena ketidaksiapan oleh pemerintah kecamatan dengan pergantian pimpinan dan gelombang besar hingga diambil alih oleh ibukota kabupaten.

Pelaksanaan akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 21 Nopember 2013, diikuti oleh 21 kecamatan yang ada di Kotabaru.

Hasby mengungkapkan saat acara dialog di RGS (Radio Gema Saijaan), ada Empat lokasi yang disiapkan yaitu, Mesjid Agung Khusnul Khatimah sebagai panggung utama, Mesjid Jami, Islamic Center dan MTsN 1.

Tambahnya, untuk perumahan para kafilah nanti diusahakan tidak jauh dari tempat pelaksanaan, dan info yang di dapat tiap kecamatan rencananya akan mengirimkan 100 orang.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Resmikan Bank Sampah

Telah Dibaca : 0 kali



GEMA, Tarjun - Tak cuma kebersihan di lingkungan perusahaan. Namun, pola cara hidup sehat itu juga diajarkan PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjun hingga ke tingkat paling bawah.

Upaya itu dilakukan melalui Kelompok Manshurin Desa Tarjun, Kelumpanghilir. Perusahaan industri semen Tiga Roda sepenuhnya mendukung kegiatan ini melalui Program CSR Indocement dan program Bank Sampah ini diresmikan, Jumat (8/11) di Gedung Seni dan Budaya, Desa Tarjun.

SSECSR Dept Head PT ITP Tarjun, Teguh Iman Basuki mengatakan, program bank sampah di launching hari ini (kemarin), bentuk upaya perusahaan menanamkan lingkungan bersih kepada masyarakat sekitar lingkungan perusahaan.

Menurut Teguh, mengingat sampah salah satu persoalan upaya menciptakan lingkungan bersih. Karena bisa dibayangkan, untuk sampah rumah tangga di wilayah tarjun sehari mencapai dua ton lebih. Diharapkan melalui program bank sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah yang didominasi sampah plastik dan kertas.

Adapun cara pengelolaan sampah melalui program itu, jelas Teguh, operasi bank sampah seminggu sekali rata-rata sampah yang disetorkan warga tujuh kilogram per minggu per orang. "Operasi bank sampah seminggu sekali buka pada Jumat’, lanjut Teguh.

Untuk harga per kilogram sampah, dengan jenis sampah berbeda. Mengacu kepada harga beli pengumpul yang melakukan kerja sama dengan kelompok manshurin. "Harga dibeli pengumpul cukup tinggi. Tidak seperti penjual umumnya. Karena sampah yang diantar pengelola bank sampah, sebelumnya dipilah dan diketahui beratnya. Jadi pengumpul tinggal mengemas," demikian Teguh

Husairi, salah seorang warga setempat, mengungkapkan, adanya bank sampah selain langkah awal untuk menanamkan lingkungan bersih. "Dengan adanya bank sampah ini, saya pribadi tidak melihat dari sisi ekonomisnya. Tetapi sisi kebersihan lingkungannya karena mana selama ini sampah selalu dibakar," pungkasnya.

Kepala Desa Tarjun, Sahrani, dalam sambutannya mengatakan sangat merespon positif kepedulian kebersihan dalam hal penanganan sampah, melalui kelompok manshurin.

"Saya sangat berterima kasih pada PT ITP yang sudah peduli terhadap lingkungan di desa tarjun," ucapnya.

Hanya untuk program ini, warga yang menyetorkan sampah. Mereka tidak langsung dibayar, tetapi nominal harga dari setoran sampah dimasukan ke dalam rekening. Yang dalam waktu tiga bulan bisa dicairkan.

Manager PT ITP Tarjun, Achmadi mengatakan, kegiatan bank sampah murni program dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Diharapkannya, program yang memberikan aspek positif untuk kebersihan lingkungan, dapat berjalan secara kontinyu atau berkelanjut.

Tentunya didasari dengan konsep-konsep yang matang dilakukan pengelola bank sampah. "Karena seperti yang kita ketahui, hanya mengetahui pengelolaan bank sampah secara output dan kita tidak mengetahui di dalamnnya,"ucap Achmadi

Tak hanya itu, Achmadi juga berpesan. Tak hanya program semata dilaksanakan  namun ada sisi ekonominya, jadikanlah program tersebut sebagai awal memulai untuk bersama-sama memperhatikan lingkungan terlebih kepada anak-anak sebegai regenerasi penerus.

Terpisah, Dalam sambutannya Manager PT ITP Tarjun, Achmadi mengatakan, PT ITP Tarjun kembali menerima penghargaan Gugus Kendali Mutu (GKM/QCC) prestasi internasional. Antara lain Tiga GKM Indocement mendapatkan predikat “Excellent” dalam acara International Convention on QC Circles (ICQCC)/Konvensi Mutu Internasional 2013,22 s/d 24 Oktober 2013 di Taipei, Taiwan.

ICQCC 2013 ini diikuti 300 tim yang berasal dari 14 negara. Keberhasilan ini membuktikan bahwa karyawan Indocement mampu menjadi karyawan yang inovatif di lini kerja serta dapat terus mempertahankan






- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Haji Kloter 05 BDJ Mendarat Mulus

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA , Banjarmasin - 325 haji di kloter 05 BDJ Embarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan, gabungan antara Kotabaru, Tanah Bumbu, Martapura dan Banjarmasin, Selasa, (5/11) pukul 3.50 wita mendarat dengan selamat di Bandara Syamsudin Noor.

Selama 40 hari berada di tanah suci Makkah dan Madinah, akhirnya jamaah haji kloter 05 BDJ kembali ke tanah air bertemu sanak keluarga dan mendapat gelar haji.

Dari 325 jamaah haji di kloter 05 BDJ, jamaah haji Kotabaru berjumlah 163 orang dan disambut langsung oleh pihak panitia haji daerah diantaranya, Sekretaris daerah, Suriansyah, Asisten II, Hasby M Tawab dan pejabat di lingkup Pemkab Kotabaru.

Dari 163 jamaah haji Kotabaru, hanya 30 orang yang minta di fasilitasi penjemputan hingga ke kotabaru oleh panitia haji daerah.

Rencananya 30 orang jamaah haji ini akan diberangkat pukul 10.00 wita setelah proses barang jamaah selesai. Dan nanti setiba di kabupaten akan berkumpul di Masjid Raya Khusnul Khatimah Kotabaru Pulaulaut dan kembali dilakukan penyambutan oleh pihak panitia dan keluarga jamaah.







- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

325 Haji Kloter 05 Tinggalkan Tanah Suci

Telah Dibaca : 0 kali

 

GEMA, Jeddah - 40 hari berada di tanah suci Makkah dan Madinah, akhirnya 325 haji kloter 05 BDJ embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan di berangkat ke tanah air.

Setelah melakukan berbagai macam kegiatan baik sunat maupun wajib haji, kini rombongan haji kloter 05 BDJ gabungan antara Kotabaru, Tanah Bumbu, Martapura dan Banjarmasin, bisa lega dengan senyum gembira karena sudah mendapatkan gelar haji.

Sekitar pukul 19.00 malam waktu arab saudi (WAS), 325 jamaah meninggalkan Bandara King Abdul Aziz menuju tanah air Indonesia, sebelumnya mereka transit di Padang Sumatera Barat Selasa, (5/11) pukul Satu dini hari.

Diperkirakan rombongan haji tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pukul Empat dini hari waktu setempat dan langsung menuju asrama haji Banjarbaru untuk melakukan proses administrasi dan penyambutan kepada 325 jamaah haji.

 






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sejarah Kelenteng An Hwa Tian

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA - Kelenteng An Hwa Tian (Tepekong), adalah tempat ibadah warga Tionghoa di Kotabaru Kalimantan Selatan, yang berada di jalan Sisingamangaraja Pulaulaut Utara, berdiri sejak tahun 1895 dan satu-satunya di daerah ini.

Masyarakat Saijaan sering menyebutnya Tepekong cina, sejak dulu kelenteng ini di beri nama An Hwa Tian yang artinya keselamatan perantau warga Tionghoa.

Tepekong (kelenteng) ini di kelola oleh Darman Aman Santosa selaku ketua kelenteng, Nanang Hartono selaku penasehat klenteng dan Johan Bakti penjaga klenteng.

Kelenteng ini salah satu bangunan tertua di Kotabaru, dan bermula dari bangunan berbahan kayu namun seiring berkembangnya zaman kelenteng ini pun direnovasi berbahan semenisasi, dengan arsitektur yang sangat indah hingga memukau pandangan mata, tak jarang warga Saijaan menjadikan objek photo.

Kita semua pasti tau kelenteng memiliki bangunan yang beragam, namun yang sering dilihat pasti berwarna merah mencolok, karena dalam tradisi masyarakat Tionghoa warna memiliki arti tersendiri seperti warna merah melambangkan kegembiraan,kebahagiaan dan keberhasilan.

Selain itu warna merah juga menjadi warna dasar yang mampu membuat suasana menjadi hangat,bersemangat dan memberi sentuhan semarak khususnya pada perayaan Imlek.

sedangkan lukisan serta tekstur di kelenteng An Hwa Tian ini di ambil dari cina kuno, dengan gambar naga yang melambangkan binatang yang baik hati, sangat perkasa dan penguasa udara. Dan banyaknya lilin di dalam kelenteng baik ukuran kecil sampai yang besar yang selalu dinyalakan khususnya pada perayaan imlek, dipercaya nantinya sepanjang tahun rezeki selalu terang.

Ternyata lilin-lilin tersebut mempunyai nama yaitu, lilin panjang umur, lilin murah rezeki dan lilin perjodohan, yang mana biasanya pada perayaan imlek warga Tionghoa mempunyai beberapa tradisi yang masih dilakukan diantaranya tradisi bunga Mei Hua, adalah pertanda datangnya musim semi tradisi saji jeruk kuning, apel dan pear jeruk berarti besar rezeki.

sedangkan apel berarti besar kesehatannya dan keselamatannya dan untuk buah pear melambangkan kebahagiaan tradisi kue keranjang yang berbentuk bulat mengandung makna agar keluarga yang merayakan imlek dapat terus bersatu, rukun dan tekad dalam menghadapi tahun yang akan datang.

Perlu diketahui bahwa tradisi mercon, kembang api dan lampion merah, menurut legenda binatang buas bernama Nian Show takut pada benda berwarna merah, maka warga tionghoa menggantung kain, lampion dan kertas merah dilekgkapi puisi indah serta memasang mercon dan kembang api untuk mengusir makhluk Nian Show yang berupa hawa jahat.

Kita pasti kenal dengan barongsai dan naga (liong), ini merupakan tradisi tarian yang dianggap mendatangkan kebaikan, kesejahteraan, kedamaian dan kebahagiaan, bagi warga Tionghoa.

Mereka juga mempunyai tradisi angpao, ini bukan hanya sekedar dapat membawa keberuntungan, namun juga dapat melindungi anak-anak dari roh jahat. Dan tidak ketinggalan tebu, di yakini agar rezeki selalu manis dan keluarga pun selalu harmonis.






- Penulis : Siti Aisyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

21 Sekolah Siap Tampung Tes CPNS

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA - Ada 21 sekolah yang akan disiapkan untuk menampung 3.297 peserta tes CPNS dari kategori umum, ditambah 162 peserta dari honorer kategori 2, dan ruangan sekolah paling banyak dipakai adalah SMAN 1 Kotabaru, sebanyak 23 ruang.

Selain SMAN 1, juga ada SMKN 1 sebanyak 17 ruang, sekolah ini berada sekitar Enam kilometer dari pusat kota kabupaten. Bagi para peserta yang tak mempunyai kendaraan pribadi, taksi angkot bisa menjadi pilihan.

SMPN 1 sebanyak 19 ruang, SMPN 2 Kotabaru sebanyak 8 ruang, SDN 2 Semayap sebanyak 7 ruang, SDN 1 Semayap sebanyak 7 ruang, SDN 3 Dirgahayu sebanyak 6 ruang, SDN 4 Dirgahayu sebanyak 4 ruang, SDN 1 Dirgahayu sebanyak 6 ruang, SDN 2 Dirgahayu sebanyak 7 ruang, SDN 6 Dirgahayu sebanyak 6 ruang, SMA Garuda sebanyak 9 ruang. Semua sekolah berada di pusat kota.

Selain sekolah yang ada di pusat kota tersebut, juga dipakai sekolah yang berdekatan dengan Mapolres Kotabaru. Yakni, SDN 1 Baharu Selatan sebanyak 6 ruang, SDN 2 Baharu Selatan sebanyak 6 ruang, SDN 1 Baharu Utara sebanyak 6 ruang, SDN 1 Batuah sebanyak 4 ruang, SDN 2 Batuah sebanyak 6 ruang, SD Muhammadiyah sebanyak 6 ruang.

Bahkan sekolah yang berada di kampung nelayan Desa Hilir Muara, sekitar 4 kilometer dari pusat kota. Yakni, SDN 2 Kotabaru Hilir sebanyak 5 ruang dan SDN 3 Kotabaru Hilir sebanyak 9 ruang.

Kabid Pengembangan Pegawai BKD Kotabaru M Rodli mengatakan, semua ruang akan diawasi oleh satu orang guru dari sekolah tersebut. Dan guru-guru tersebut akan diberikan honor sesuai anggaran yang ada.

"Kita harap semua guru nanti akan mengawasi dengan baik," ujar Rodli.

Kemudian, katanya, setiap peserta hanya boleh masuk ruang dengan membawa pensil 2B, penggaris arsiran, dan penghapus.

Selain itu dilarang. "Handhphone dan alat lainnya harus ditinggal, kalau hilang tanggung jawab peserta, saran kami jangan bawa alat-alat itu saat tes, imbaunya.



   

- Editor : Rian - Sumber : Radar Banjarmasin
Share:

Presiden Resmikan Proyek di Kotabaru Rp 6,4 Triliun

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melakukan `groundbreaking` (peletakan batu pertama) dan meresmikan proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang ada di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, senilai Rp6,4 triliun.

"Saya sungguh berharap, semoga pembangunan sektor riil dan proyek infrastruktur yang kita lakukan groundbreaking, dan resmikan pada hari ini, dapat terus berjalan dengan baik dan berguna bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat," kata Presiden SBY di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu.

Empat proyek yang diresmikan Priesiden SBY meliputi, proyek pengembangan infrastruktur pertambangan (CPP dan OC Asam Asam; CPP, OLC dan Port Kintap, CBU NPLCT) PT Arutmin Indonesia di Desa Asam-asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut dan Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, senilai Rp1,586 triliun.

Pembangunan pabrik dry iron ore PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, senilai Rp1,200 triliun.

Pabrik industri hilir kelapa sawit (minyak Goreng) PT SMART Tbk di Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, senilai Rp2,360 triliun.

Pembangunan pabrik minyak goreng (refinery) dan dermaga PT Golden Hope Nusantara di Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, senilai Rp1,200 triliun.

Dan satu proyek yang dimulai pembangunannya adalah, proyek pembangunan pabrik minyak sawit pamukan oleh PT PN XIII, di Kabupaten Kotabaru, senilai Rp53,5 miliar.

Sementara itu, dalam kunjungannya di Kalimantan Selatan, Presiden meresmikan sejumlah proyek sektor riil dan tiga proyek infrastruktur dengan diresmikan saat ini memiliki total investasi Rp11,3 triliun.

Sedangkan dimulainya pembangunan (groundbreaking) mencakup lima proyek sektor riil dan tiga proyek infrastruktur memiliki total investasi sekitar Rp4,8 triliun.

Presiden Yudhoyono didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin menekan tombol sirene menandai groundbreaking dan meresmikan proyek MP3EI.






  - Sumber : Antara News
Share:

Hanya 30 Persen Honorer Diterima Jadi PNS

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA, Kotabaru - Hanya 30 persen atau sekitar 48 orang dari 162 orang tenaga honorer yang masuk dalam database kategori II di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), H Slamet Riyadi, didampingi Kapala Bidang Pengembangan Pegawai, M Rodli, di Kotabaru, Kamis, mengatakan, dari sekitar 600 ribu honorer, hanya sekitar 30 persen atau sekitar 180 ribu honorer yang akan diterima menjadi PNS.

"Honorer kita akan bersaing memperebutkan 30 persen kuota untuk diangkat menjadi PNS," jelasnya.

Dia menerangkan, tenaga honorer di Kotabaru yang masuk database kategori II sebanyak 162 orang, dengan rincian, 94 honorer dari tenaga guru, 19 orang honorer dari tenaga kesehatan dan 47 orang dari honorer tenaga teknis.

Para honorer kategori II tersebut bermodalkan ijazah SD-SMP sebanyak 31 orang, SMA-D III sebanyak 116 orang dan sarjana atau S1 sebanyak 13 orang.

Rodli menambahkan, mereka akan mengikuti seleksi pada 3 November, bersamaan dengan tes CPNS dari umum, di ruang yang berbeda.

"Mereka hanya akan bersaing dengan sesama honorer kategori II (K II)," ucapnya.

Soal seleksi khusus honorer kategori II berbeda dengan soal tes untuk CPNSD, yang akan didistribusikan pada Sabtu (2/11) dari Banjarmasin.

Sementara itu, BKD Kotabaru, menyiapkan 175 ruangan dari 21 sekolah SD, SMP dan SMA, untuk pelaksanaan tes CPNSD pada 3 November, 10 ruangan khusus untuk tes honorer kategori II dan 165 ruangan khusus untuk tes CPNSD.

Membantu pelaksanaan tes CPNSD, BKD Kotabaru juga menyiagakan 240 orang pengawas pelaksanaan tes CPNSD dari Kotabaru, dan dari Inspektorat Provinsi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional VIII.

Mereka terdiri dari, 175 orang pengawas lokal dari masing-masing sekolah, kepala sekolah sebagai koordinator pengawas lokal, pengawas dari BKD, dan BKN serta BPKP.

Jatah perekrutan CPNSD untuk Kabupaten Kotabaru 2013 sebanyak 171 peserta yang akan diperebutkan oleh 3.297 orang pelamar.

Kuota untuk tenaga pendidikan atau guru sebanyak 94 orang, diperebutkan oleh 1.828 orang pelamar, kuota tenaga kesehatan 60 orang akan diperbutkan oleh 712 pelamar dan tenaga teknis 17 orang yang akan diperebutkan oleh 757 orang.

Rodli menambahkan, dari 3.297 orang pelamar, mereka menggunakan ijazah D III sebanyak 559 orang pelamar, dan 2.738 orang pelamar menggunakan ijazah sarjana atau S1.








- Sumber : Antara News
Share:

325 Koper Jamaah Diangkut

Telah Dibaca : 0 kali


GEMA, Madinah - Tak terasa berada ditanah suci baik di Makkah maupun di Madinah, kini 325 koper jamaah kloter 05 BDJ gabungan antara Kotabaru, Tanah Bumbu, Martapura dan Banjarmasin, Kamis, (31/10) diangkut menuju Jeddah lebih dulu untuk pemeriksaan.

Sebelumnya dilakukan penimbangan barang terlebih dahulu di Madinah (pemondokan), untuk mengetahui bawaan jamaah haji agar tidak melebihi kapasitas yang sudah ditentukan yaitu 32 kilogram.

Penimbangan dilakukan di masing-masing kamar jamaah, dikarenakan lokasi yang berbeda ditempati oleh jamaah dan tempat yang tidak memungkinkan untuk penumpukan 325 barang (koper) pada satu titik.

Walaupun ada sebagian koper jamaah haji yang melebihi kapasitas pihak penerbangan, namun dipihak lain sebagian jamaah ada yang kurang dari ketentuan, dan rencananya Sabtu, (2/11) jam 19.00 WAS (Waktu Arab Saudi) 325 jamaah haji akan di berangkatkan menuju Jeddah.

"Insyaallah, kalau tidak ada halangan Sabtu, (2/11) malam, jamaah kita akan diberangkatkan ke Jeddah dan persiapan pemulangan ketanah air, mohon do'a nya saja biar semua lancar" ujar H Salman Basri selaku ketua kloter 05 BDJ melalui via telepon.

Ia berharap barang bawaan jamaah yang ada di dalam koper tidak terdapat adanya air zam-zam saat pemeriksaan di Jeddah oleh petugas, karena akan dilakukan pembongkaran dan ini tentu mengakibatkan penundaan pemulangan ke tanah air dari jadwal yang sudah di tentukan, jelasnya. 

Sekedar diketahui Madinah diguyur hujan lebat selama Dua hari pada Selasa dan Rabu, hal ini merupakan anugerah pasalnya jarang sekali di tanah suci baik Makkah maupun Madinah adanya turun hujan.       






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah