-->

Kawasan Agussalim Terendam

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Musim kemarau sudah berakhir dan hujan pun merata mengguyur Bumi Saijaan beberapa pekan ini. Dan daerah rendah seperti jalan Agussalim pun menjadi incaran luapan air gunung karena curah hujan yang tinggi, padahal kawasan tersebut sudah dibangunkan draines yang langsung menuju laut dengan biaya besar namun tetap terendam air hujan.

Volume air hujan yang tinggi sekitar dua jam, Kamis kemarin membuat jalan jalan di kawasan rendah terendam air. Dan masyarakat pun resah dibuatnya karena gorong gorong yang dibuat ternyata tidak bisa menampung air yang datang dari gunung.

"Kenapa sudah ada gorong gorong besar tetapi masih saja banjir," ucap Itah salah seorang warga.

Warga lain Narso juga berujar "Air lebih cepat naiknya sebelum dibangun gorong gorong dan resapan air seperti jebol tidak berfungsi".

Untungnya hujan segera reda hingga tidak sampai merendam perumahan warga., ungkap Naso.   










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

BNNK Lakukan Penyuluhan Melalui Ceramah

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotabaru, menggandeng remaja Mesjid Agung Khusnul Khatimah untuk memerangi peredaran narkoba melalui syiar Islam. Dan mendatangkan penceramah Ustad Jama'an HD asal Banjarbaru.

Dalam kesempatan itu, Rabu, (17/12/2014) malam, penceramah mengupas tentang hidup bahagia tanpa narkoba dan kebahagian itu bisa dicapai dengan ilmu, di ruangan Mesjid Agung Khusnul Khatimah.

Sebelumnya dilakukan pembacaan syair syair maulid habsy oleh grup Maulid Al Mahya asal Desa Rampa Kotabaru dan lantunan ayat suci Al-qur'an oleh Ustad Herman Prasetyo.

H Ahmad Kamal selaku ketua bidang kepemudaan mengatakan, bahwa para remaja adalah sebuah apresiasi yang positif untuk setiap kegiatan kegiatan seperti ini.

Ditambahkan H Ramadhan dari Kemenag Kotabaru, remaja adalah motivator agar narkoba tidak semakin merajalela menghantui masyarakat khususnya remaja, dan kehidupan dapat berkualitas dengan berbuat baik untuk masyarakat yaitu mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.

Acara di hadiri oleh kepemudaan, Kemenag, Kepala Sekolah dan pelajar SMA, SMK, MA, serta perguruan tinggi.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

DWP Kotabaru Peringati HUT Ke-15

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Tak terasa tahun 2014 ini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotabaru berumur 15 tahun, Rabu, (17/12/2014), dan banyak kegiatan yang sudah dilakukan organisasi yang terdiri dari kumpulan istri pejabat tersebut untuk membantu sang suami dalam membangun daerah.

Dan HUT DWP tahun ini mengusung tema "DWP tanggungjawab kita semua, dan tantangan perempuan di era globalisasi".

Acara dihadiri Asisten III Bid. Administrasi dan Keuangan, Ir Rizan Fahriansyah M.Si, penasehat DWP Kotabaru, Hj Sri Maria Ningsih Irhami. SH, Forkopinda, Ketua MUI KH Mustar Mustajab, perwakilan Kemenag Kotabaru, Ketua DWP Kotabaru, Hj Liliana Suriansyah, Mantan Bupati Kotabaru, Tata M. Anwar bersama istri Hj Mariana Tata M. Anwar, dan undangan lainnya.

Sambutan Ketua DWP pusat "Organisasi ini adalah wadah istri PNS yg merupakn satu satunya organisasi yang mampu mewujudkan masyarakat yang tangguh, selain itu DWP juga ikut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perubahan nama PNS menjadi ASN sebagai bentuk reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Kementerian PAN," sambutan dibacakan oleh Ketua DWP Kotabaru, Hj.Liliana S.

Disisi lain Penasehat DWP Kotabaru, Hj Sri Maria Ningsih, mengatakan, bahwa melalui HUT ini dapat menjadi moment kebangkitan para wanita dalam menghadapi tantangan yang semakin sulit dimasa sekarang dalam arus globalisasi.

Bupati Kotabaru dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ass III Bid. Administrasi dan Keuangan, Ir Rizan Fahriansyah M.Si, "Melalui HUT DWP tahun ini nantinya dapat ikut berperan serta dalam membangun etos kerja, kerja ikhlas, khususnya dalam keluarga, terutama mendampingi suami agar lebih giat lagi dalam berkarya dalam membangun Kabupaten Kotabaru".

Acara diisi dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba senam yang di adakan oleh Disporabudpar, dan DWP sebagai juara harapn satu, pemenang lomba B2SA yang di adakan oleh Badan Ketahanan Pangan, pemenang lomba make up tanpa cermin, dan pemenang lomba masak non beras, serta pemenang lomba kebaya nasional.













- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ekowisata Hutan Meranti Diresmikan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Sehari setelah pelaksanaan puncak Hari Nusantara dilaksanakan, Selasa, (16/12/2014) acara kembali berlangsung dengan peresmian Ekowisata hutan meranti serta penanaman perdana arboretum di Desa Sebelimbingan, Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Hadir Kementerian Lingkungn Hidup dan Kehutann RI yang diwakili staf ahli Bid. Revitalisasi Industri Kehutanan, Dr. Ir. Bedjo Santoso, MSI, Bupati Kotabaru, H. Irhami Ridjani, Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Alfisah, Kodim 1004 Kotabaru, Khabib Mahfud, Kadis Kehutanan, Ir. Rurien Sri Hardjanti, M.M, dan Kadis Kehutanan Kalsel diwakili, Kepala UPT lingkup Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani mengatakan, pembangunan kawasan ekowisata hutan meranti ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya alam, sedangkan penanaman arboretum bertujuan untuk penelitian yang bisa digunakan untuk pembelajaran terutama kepada masayarakat khsusnya pelajar, mari kita peduli terhadap perkembangan ekosistem hutan.

Dilain pihak Wakil Menteri, Bedjo Santoso mengatakan, meranti yang ada di kawasan ini merupakan jenis terbaik yang ada di dunia, sehingga perlu dilakukan pengembangan dan perlindungan terhadap keberadaannya agar tetap bertahan.

Selain itu Bedjo menjelaskan, usaha yang dapat kita lakukan yaitu memanfaatkan hutan ekowisata ini agar berfungsi ganda sebagai penghasil barang dan jasa, dan sebagai konservasi juga penelitian.

Lebih luas ia mengungkapkan, bahwa Kotabaru termasuk pelopor pengembang kawasan ekosistem dan pemerintah pusat akan menghibahkan perluasan kawasan ekowisata ini, yang semula 300 Ha menjadi 1500 Ha.

Masih kata Bedjo, nantinya akan ditanami meranti yang mana untuk pengelolaannya diserahkan kepada Pemkab Kotabaru, dan mengenai kawasannya sendiri akan ditentukan yang jelas mudah djangkau masyarakat.

Sekedar diketahui bahwa saat ini hutan meranti sudah mempunya fasilitas akses jalan kelokasi yang memadai, pintu gerbang, pagar, tujuh buah gazebo, satu pos pengamanan, tiga unit guest house, satu unit ruang pertemuan, dan satu unit rumh keswan.

Bahkan ada koleksi flora dan fauna diantaranya, kupu kupu, burung, anggrek dan rusa dari Istana Bogor 20 ekor jenis tutul dan timor dan yang lainnya.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Perpustakaan Gelar Lomba Bercerita

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Kantor Perpustakaan Umum Kotabaru, menggelar lomba bercerita daerah se Kabupaten Kotabaru untuk tingkat sekolah tingkat SMP dan SMA, Senin, di aula perpustakaan. Dan selain itu juga ada Book Fair yang dimulai dari tanggal 30 Nopember hingga 31 Desember nanti oleh penerbit Yogyakarta.

Bercerita anak ini diikuti oleh 23 orang tingkat SMP dan 12 orang tingkat SMA. Sedangkan bahan untuk cerita disiapkan oleh pihak Perpustakaan Umum Kotabaru.

Dikatakan H Fathannoor selaku Kepala Kantor Perpustakaan, bahwa untuk lomba bercerita ini merupakan yang pertama kali untuk tingkat SMP dan SMA, dan kegiatan ini sebagai promosi.

Selain itu kegiatan ini juga menguji keberanian tampil dalam ajang bercerita terutama cerita cerita rakyat khususnya cerita daerah, ungkapnya.

Ketua panitia Gt Muhammad, menambahkan, hal ini bisa memberikan wadah pengembangan kreatifitas remaja untuk membiasakan membaca dan perpustakaan jadi tempat membaca yang murah.

Sedangkan penjurian dari unsur pendidikan dan kebudayaan, yaitu, Syaifullah, S. Sos. M. Ip, Puspa Damayanty, S.Pd, dan Anwar Zain.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pembenahan Siring Laut Tetap Dilanjutkan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT -
Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani mengatakan,  proyek pembenahan Siringlaut yang dikerjakan pihak ketiga, sekaligus menjadi panggung utama pelaksanaan Hari Nusantara beberapa hari lalu baru selesai 50 persen.

Menurut Irhami, proyek pembenahan berupa pelebaran dari bangunan sebelumnya, masih akan dilanjutkan oleh pihak ketiga (PT Sebuku Iron Lateritic Ores) dengan nilai Rp 26 miliar.

"Tetap dilanjutkan pekerjaan proyeknya. Karena baru selesai 50 persen," ujarnya, Rabu (17/12/2014).

Proyek pembenahan yang akan dikerjakan sampai 100 persen, rencananya sampai ke ujung dermaga bangunan Wisma Saijaan.

Disisi lain Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungannya dalam mendukung pembangunan di Kalsel. Termasuk untuk pengembangan kawasan siring Kotabaru.

"Pada Tahun 2014 dalam rangka menunjang pengembangan kawasan siring ada dana APBN melalui satker Dinas Pekerjaan Umum Kalsel. Yakni penataan kawasan siring seperti pagar, batako, lampu sebesar Rp 2,3 miliar," katanya, Rabu (17/12/2014).

Kemudian, penataan saluran drainase kota dan siring sebesar Rp 8,9 miliar, sistem penyediaan air minum PDAM untuk menunjang Hari Nusantara Rp 13,46 miliar, perbaikan Jalan Tanjung Serdang-Sebelimbingan-Kotabaru dana APBD Provinsi Rp 30 miliar.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, untuk Tahun 2015 Pembangunan dana APBD Provinsi di Kabupaten Kotabaru. Yakni desain jembatan Pulau Laut- Pulau Kalimantan Rp 23 miliar, fisik awal pembangunan jembatan Rp 50 miliar dan Jalan Lingkar Kotabaru-Lontar Rp 22 miliar.

"Kini kami memohon pemerintah pusat dapat segera mengalokasikan dana agar pembangunan Pulau Laut- Pulau Kalimantan seperti yang diidam-idamkan masyarakat Kotabaru segera terwujud," harapnya.









- Editor : Rian - Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Presiden Joko Widodo Hadiri Harnus

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Serangkaian kegiatan pesta rakyat sudah berlalu, hingga puncak pelaksanaan Hari Nusantara tiba, walaupun sempat tertunda namun akhirnya Presidin RI Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama para menteri bisa hadir ke Kotabaru dalam pelaksanaan tersebut.

Kedatangan Presiden Jokowi bersama rombongan sudah ditunggu lama oleh warga yang sendari pagi menantikan kedatangannya, dan mereka memadati sepanjang jalan yang akan di lewati oleh presiden tersebut.

Presiden Joko Widodo, Senin (15/12/2014) pagi pukul 06.45 Wib, terbang ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dari Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi mengunakan Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 2 yang berkapasitas 58 penumpang.

Setelah terbang 2 jam lebih, pada  pukul 09.30 Wita,  Jokowi dari  Bandara Syamsuddin Noer Banjarmasin, Kalsel, akan meneruskan perjalanannya menuju kota yang sering dikenal dengan julukan Bumi Sa-ijaan Kotabaru menggunakan  pesawat yang lebih kecil lagi, yaitu CN 295.

Di kota kabupaten yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan jika ditempuh dengan jalan darat, Jokowi akan memimpin acara Hari Nusantara Tingkat Nasional 2014 di pantai Saring Laut, Kotabaru.

Di acara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan pejabat lainnya akan menyambut kedatangan Presiden dan rombongan terbatas.

Hari Nusantara merupakan peringatan  Deklarasi Djoeanda oleh Perdana Menteri Ir Djoeanda terkait wilayah teritorial laut RI pada 13 Desember 1957, yang menandai 12 mil batas lebar laut wilayah Indonesia dari garis pantai dari sebelumnya hanya 3 mil. Dengan penetapan 12 mil wilayah laut dari garis pantai Indonesia, wilayah teritorial laut dari kepulauan di Indonesia disatukan.

Momentum peringatan Hari Nasional sangat penting dan sejalan dengan program Presiden Jokowi yang akan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Dari acara tersebut, selanjutnya Jokowi didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, akan blusukan di beberapa kampung nelayan di Kotabaru.
  










 - Editor : Rian - Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Puluhan Pasukan Marinir Unjuk Kebolehan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Selain untuk melihat secara langsung kehadiran Presidin Jokowi di Kotabaru, warga pun ingin melihat secara langsung atraksi para marinir yang unjuk kebolehan baik di laut maupun udara.

Decak kagum warga yang melihat para marinir berterbangan di udara dengan lihainya melakukan aksi mereka pada puncak pelaksanaan Hari Nusantara di Siring Laut, Kotabaru, Senin kemarin.

Masing masing marinir tersebut ada yang membawa bendera merah putih, bendera Hari Nusantara dan warna warni melenggok lenggok di udara hingga satu persatu mendarat di panggung kehormatan.

Kesempatan ini tentunya tidak disia siakan warga, mereka mengabadikan setiap moment Harnus.

"Kapan lagi bisa seperti ini di Kotabaru, jadi ya di abadikanlah sebagai kenang kenangan," ucap Tari.    










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Kapal Nelayan Ikut Ramaikan Harnus

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Ratusan kapal nelayan Kotabaru ikut ramaikan pelaksanaan Hari Nusantara di depan Siring Laut, bersama puluhan kapal perang dan tank amfibi yang melakukan atraksi.

Sekitar 500 lebih kapal nelayan tersebut yang sudah di hias melintas di depan panggung kehormatan Presiden RI dan para menteri.

Dari kejauhan terdengar yel yel "Jayalah Nusantara, Jayalah Nusantara" sembari memberi hormat kepada Presiden Jokowi.

Suasana tambah semarak dengan tembakan dari setiap kapal perang yang melintas di depan panggung kehormatan hingga gaungnya menggema memekakan telinga.

Dan selain itu atraksi di sambung dengan pasukan terjun payung dengan warna warni menghiasi angkasa Bumi Saijaan.

Cuaca yang cerah mendukung pelaksanaan tersebut hingga akhir dan mendarat dengan sempurna. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ribuan Warga Padati Siring Laut

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Puncak pelaksanaan Hari Nusantara ke-14 di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin kemarin menyedot perhatian warga untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan acara tersebut.

Walaupun penjagaan super ketat sudah dilakukan aparat gabungan baik dari pusat, provinsi dan kabupaten, namun tetap tdak bisa menahan banyaknya warga yang menerobos masuk ke lokasi pelaksanaan Harnus.

Akan tetapi warga di arahkan oleh petugas pada tempat yang sudah ditetapkan untuk bisa melihat dari jarak jauh pelaksanaan tersebut yang di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama istri dan beberapa menteri.

Suasana aman dan terkendali selama pelaksanaan Harnus, warga pun kagum adanya atraksi kapal perang dan terjun payung.

"Luar biasa, mereka hebat melayang layang di udara dan mendarat di Siring Laut," kata Doni seorang pengunjung.












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Semarak Kapal Layar Meriahkan Harnus

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memeriahkan Hari Nusantara (Harnus) ke 14 di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, berbagai macam kegiatan pun diadakan dan salah satunya adalah perahu layar (Katir).

Perahu katir tersebut biasanya diadakan di Pulau Kerayaan setiap pertengahan bulan Juli dan Agustus, namun karena memeriahkan Harnus maka di adakan di Pulau Laut mulai dari Desa Sarangtiung hingga Siring Laut.

Acara ini diikuti puluhan peserta dan tentu saja hal tersebut menyedot perhatian warga, pasalnya warga Saijaan baru bisa melihat secara langsung akan adanya perahu layar karena selama ini hanya di adakan di Pulau Kerayaan yang berjarak 140 Km sebelah selatan Pulau Laut.

"Kalau tiap kali acara ini diadakan di ibukota kabupten tentu ramai sekali, bukan hanya pada moment tertentu saja," kata Wati salah seorang warga Saijaan saat asik menyaksikan perahu layar hilir mudik di lautan Siring Laut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PT ITP Gelar Syukuran Berdirinya Tiga Bank Sampah

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Plant Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, bersama perangkat dan warga desa binaan menggelar syukuran satu tahun pengelolaan bank sampah yang berhasil dilaksanakan oleh tiga kelompok.

Dan ketiga kelompok tersebut yaitu, Bank Sampah Mulia Desa Tarjun, Bank Sampah Mashurin Tiga Roda Desa Tarjun, dan Bank Sampah Andesla Desa Langadai.

Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, bank sampah harus terus dilakukan pembinaan agar target yang diharapkan dapat tercapai dan kepedulian masyarakat harus terus ditingkatkan baik sosialisasi tentang pentingnya bank sampah dan program program lain misalnya, program simpan pinjam, bayar tagihan listrik atau kerjasama dengan program BPJS.

Selain itu juga penting meningkatkan pengetahuan para pengurus bank sampah tentang management yang baik, meningkatkan program-program pelayanan bank sampah, sosialisasi keseluruh desa binaan dan sekolah-sekolah terutama yang berada disekitar operasional pabrik semen, ungkap Teguh. 

Berdasarkan pantauan, penerapan bank sampah ini banyak memberikan hasil positif bagi desa dan warga. Dan kondisi lingkungan desa kini terlihat lebih bersih, hingga  warga pun terbiasa disiplin dalam menjaga kebersihan di tempat sekitarnya.

Selain itu, warga pun mendapat manfaat ekonomis berupa nilai rupiah dari hasil penyetoran sampah ke bank sampah tersebut.

Bank Sampah Mulia, Rusminah, mengatakan, sejak didirikan 18 Januari 2014, bank sampah yang dikelola kelompoknya telah beranggotakan 100 orang, dengan omset terakhir Rp10.166.960.

"Bank sampah kami beroperasi seminggu sekali, setiap hari Sabtu pukul 08.00 sampai 13.00 wita" jelasnya.

Latar belakang terbentuknya Bank Sampah mulia ini, menurut Rusminah, bermula dari keinginan memperbaiki kondisi lingkungan Desa Tarjun, karena kepadatan penduduk yang selalu meningkat tiap tahunnya dan konsumsi masyarakat tinggi hingga menimbulkan permasalahan lingkungan dengan tingginya volume sampah.
   
Disisi lain Direktur Bank Sampah Manshurin Tiga Roda, Suryana, mengatakan, saat ini nasabahnya tercatat memiliki 404 nasabah dengan saldo tabungan, terkumpul Rp13.365.000, dan jenis sampah yang disetorkan, berupa,kaleng bekas, plastik ,kertas, aluminium, besi, dan aki.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Andesla, Adawiyah mengatakan, bank sampah yang dipimpinnya berdiri sejak 29 November 2013 di Desa Langadai. Dan pertama kali berdiri hanya beranggotakan 20 orang dengan volume total sampah yang masuk 63,9 Kg dan omset Rp100.000. Namun, bank sampah ini terus berkembang, dan hingga setahun sudah mempunyai 117 nasabah, dengan omset Rp11.117.445. jelasnya.

"Sebagian warga Langadai selama ini sampah yang timbul masih dikelola masyarakat dengan cara dibakar ataupun dibuang ke sungai. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan dan menurunnya nilai estetika,’’ ujarnya.

Atas dasar itulah, Adawiyah dan kawan-kawan membentuk bank sampah, di bawah binaan manajemen PT ITP. Bank sampah ini merupakan strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan dengan sampah.

Ia pun menjelaskan, bank sampah ini harus terintegrasi dengan gerakan 3R, sehingga manfaat langsung yang dirasakan masyarakat tidak hanya ekonomi kerakyatan yang kuat. Namun, juga pembangunan lingkungan yang bersih dan hijau guna menciptakan masyarakat yang sehat.











- Penulis : Humas PT ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tiga Buah Rumah Hangus Terbakar

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Suasana santai warga, terusik dengan adanya amukan si jago merah di Jalan Hasanudin RT 03, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, (6/12/2014) pukul 15.00 Wita. Dan mengakibatkan tiga buah rumah hangus terbakar.

Sontak warga pun panik berlarian mengamankan harta benda mereka dari amukan si jago merah tersebut.

Lokasi kebakaran yang berada di kawasan pesisir tersebut memudahkan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api lebih luas lagi. Dan sekitar satu jam kobaran api bisa di kuasai petugas gabungan.

Sekedar diketahui bahwa pada saat kejadian petugas pemadam kebakaran sedang mengikuti lomba ketangkasan pemadaman api se Kotabaru di Desa Stagen, dan seketika mereka pun langsung menuju lokasi kejadian.

Diduga sementara penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik (Korsleting) dan kerugian ratusan juta, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.










- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Jelang Harnus Petugas Sterilkan Jalan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Operasi terpadu terkait pelaksanaan Harnus di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, 13 Desember nanti, pihak Satuan Satpol PP dan Linmas bersama jajaran Polres, Dishub, BLHD dan Kantor Pasar, mensterilkan jalan protokol yang akan dilewati oleh rombongan Presiden RI, Joko Widodo.

Penertiban yang dilakukan terhadap pedagang yang mana kios mereka memakan badan jalan ataupun jalur trotoar, Selasa kemarin.

Selain itu penertiban juga dilakukan terhadap operasi penyakit masyarakat dan operasi Yustisi (Identitas kependudukan) mulai tanggal 2 hingga 5 Desember 2014.

Kasat Pol PP dan Linmas, Kotabaru, Taufik Rifani, mengatakan untuk ring satu dan tiga akan disterilisasikan bersama Paspampres terutama pada puncak pelaksanaan hari nusantara di Siringlaut dan jalan protokol yang akan dilalui Presiden RI, minimal H-3.

"Alhamdulillah, tidak ada bentrok dengan warga untuk strelisasi atau pembongkaran tersebut karena sudah dilakukan pendekatan persuasif atau memberikan pemahaman secara kekeluargaan agar tidak ada kesalahfahaman yang bisa menimbulkan komplik dimasyarakat terkait operasi ini," ungkap Taufik.

Ia pun menjelaskan, bahwa terkait pedagang yang lapaknya terkena operasi terpadu tersebut akan diberikan pilihan tempat yang sudah disiapkan diantaranya, diarahkan ke tempat yang tidak memakan badan jalan dan trotoar, dan los los komplek Pasar Kemakmuran.

Sekedar diketahui bahwa tanggal 9 dan 10 Desember akan dilaksanakan operasi final sterilisasi terhadap beberapa ring atau wilayah, dimulai dari wilayah Stagen hingga jalan protokol ibukota Kabupaten Kotabaru.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Budaya dan Seni Meriahkan Hari Nusantara

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Jelang hari nusantara pada 13 Desember 2014, Dinas Pemuda olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kotabaru, menggelar berbagai lomba seni dan budaya, diantaranya teater Mamanda tradisional, batiti tali, festival budaya, perahu katir dan yang lainnya.

Rangkaian acara tersebut sudah dimulai dari tanggal 27 Nopember hingga puncak Harnus 13 Desember nanti.

Selaku penanggungjawab kegiatan festival Kadis Disporabudpar, H Rairajuni, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memajukan kesenian daerah khususnya Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Selatan pada umumnya. Dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian daerah banjar.

Disisi lain Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, menyampaikan, sebagai tuan rumah Harnus 2014 menjadi kesempatan Kotabaru untuk mempromosikan berbagai potensi yang kita miliki. Melalui kesenian dan budaya ini diharapkan dapat memberikan pencerahan terhadap perkembangan kesenian tradisional di Kalsel.

"Jangan biarkan generasi muda kita terkikis oleh budaya luar yang yang tentunya akan merubah perilaku mereka yang menjadi harapan kita bersama," pesan bupati.

Sekedar diketahui bahwa festival Mamanda tradisional se Kalsel mengawali rangkaian acara seni dan budaya dalam rangka memeriahkan pelaksanaan Harnus 2014 di Kabupaten Kotabaru.

Untuk nama nama pemenang Mamanda se Kalsel beberapa waktu lalu, yaitu, Penyaji terbaik satu, Sanggar Kariwaya Balangan, terbaik kedua, Belqis Of Art Banjarmasin, terbaik ketiga, Teater Lentera Sendratasik. Dan harapan satu, FAS FH Unlam, harapan kedua, Banua Etnika STIKIP PGRI Banjarmasin, harapan ketiga, Sanggar Mamang, Balangan.

Sedangkan Sutradara terbaik, M.Hasmi Yudi dari Sanggar Kariwaya, aktor terbaik, Muhammad F, AL dari Saggar Mamang, Balangan, dan aktris, Islaniyah Paguruan Banjarmasin. Dan raja terbaik, Mursalin Belqis of art, Banjarmasin.

Untuk kategori Pelestari dari Teater Tabalong, Paguruan Banjarmasin, Sanggar Pahimungan SMAN 4 Banjarmasin. Dan selaku tuan rumah Yayasan Pusaka Saijaan Kotabaru sebagai Pergelaran Eksibisi menampilkan judul Mamanda Batu Jilatan tentang keserakahan seorang mangkubumi terhadap kekuasaan.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

ASN Sebagai Pemersatu Bangsa

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Berdasarkn UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi korpri akan bertranspormasi menjadi Korps Pegawai ASN RI dengan tujuan kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN sebagai pemersatu bangsa, hal tersebut dikatakan Presiden RI yang di bacakan Wakil Bupati Kotabaru H Rudy Suryana, Senin, (1/12/2014) pagi, saat peringatan HUT Korpri ke-43 di halaman Siringlaut.

Selaku inspektur upacara Wabup, H Rudy Suryana, komandan upacara Kabag ortal, Minggu basuki, sedangkan peserta upacara Setda Kotabaru, H Suriansyah, kepala SKPD, jajaran staf ASN dan tenaga Non PNS dilingkungan Pemkab Kotabaru.

Wabup, dalam sambutannya menyampaikan pesan Presiden RI "Sebagai organisasi yg merupakan bagian integral pemerintah tentunya fungsi fungsi yang tercantum dalam UUD dapat diwujudkan secara bertahap dengan tetap berpegang pada amanat panca prasetya korpri". 

Sekedar diketahui bahwa peringatn HUT Korpri ke 43 jatuh setiap tanggal 29 Nopember 1971, dan tema untuk tahun ini "Memperkokoh jiwa korps, profesionalitas dan integritas aparatur sipil negara sebagai anggota korpri guna mendukung kepemimpinan nasional menuju sejahtera dan bermartabat".

Hingga akhir acara pelaksanaan berjalan dengan lancar dan tertib.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

STIKIP Wisuda 514 Sarjana Strata Satu

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP), Kotabaru, kembali melakukan wisuda terhadap 514 sarjana strata satu, Sabtu, (29/11/2014) pagi, di Gedung Mahligai Pemuda. Dan ini yang ketiga kalinya masa kurun tahun 2014 dengan tiga program studi yaitu, Matematika, Bahasa dan Sastra, serta Penjaskesrek.

Hadir dalam acara tersebut Wabup Kotabaru, H Rudy Suryana, Ketua DPRD Kotabaru, Hj Alfisah, Koordinator koperatif wilayah XI Kalimantan H Jamaludin, Rektor Unlam prof Dr H Sutarto Hadi M.Si, M.Sc, dan Forkopinda, serta Ketua pengurus yayasan PPSDM Paris Barantai, pimpinan perguruan tinggi, para ketua yayasan, tenaga pengajar atau dosen kelembagaan STIKIP Paris Barantai.

Zulkifli AR, selaku Ketua STIKIP Paris Barantai Kotabaru dalam laporannya "Jumlah mahasiswa STIKIP Paris Barantai untuk tahun akademik 2014 - 2015 sebanyk 856 orang dari prodi Matematika, Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Penjaskesrek.

Dan rencananya STIKIP akan membuka tiga program studi baru yaitu, prodi Pendidikan Guru SD, prodi Pendidikan TK dan PAUD, juga prodi Pendidikan Guru Bahasa Inggris, namun ini masih dalam proses.

"Memang kita akan membuka program baru, namun masih tahap proses dan insyaallah tahun depan bisa direalisasikan, mohon doanya semua" harap Zulkifli.

Disisi lain Wakil Bupati Kotabaru, H Rudy Suryana dalam sambutannya mengatakan "STIKIP Paris Barantai Kotabaru kembali melahirkan sarjana sarjana baru dari berbagai disiplin ilmu, hal ini tentunya sebagai bukti nyata bahwa lembaga pendidikan tinggi telah berkiprah untuk memasuki masyarakat Kotabaru dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan".

Dari 514 mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda tersebut adalah, untuk program studi Matematika ada 151 orang, studi Bahasa dan Sastra 183 orang, serta studi Penjaskesrek 180 orang.

Sedangkan indeks prestasi akademik tertinggi wisudawan semua prodi adalah Mariani Olfah dengan nilai 3,75, dan rata rata indeks prestasi semua prodi 3,01, untuk per prodi matematika 3,12, dan bahasa 3,09, serta penjas 3,07.

Dan untuk wisudawan termuda Novitasari, (21) kelahiran Kotabaru, 20 Nopember 1993, dan wisudawan tertua Sudarman (54) kelahiran Kotabaru, 3 Maret 1960.









- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Teater Mamanda Tradisional Masih Diminati

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Seiring dengan perkembangan jaman di era modern sekarang ternyata teater mamanda tradisional masih diminati masyarakat baik tua maupun kalangan muda. Hal tersebut terbukti dengan pegelaran festival mamanda  se Kalsel di Kabupaten Kotabaru, ratusan pengunjung padati lokasi.

Acara yang dirangkai dalam memeriahkan peringatan hari nusantara di Kotabaru tersebut diikuti 11 peserta dari 13 kab/kota di Kalsel, dan dilaksanakan selama tiga hari dari 27 - 29 Nopember 2014 di halaman Pasar Limbur Raya.

Setiap malamnya ratusan pengunjung memadati lokasi pertunjukan yang tepat berada di pusat perbelanjaan jantung kota Kotabaru tersebut hingga warga yang melintas bisa melihat kegiatan itu.

Tetaer mamanda tradisonal dari dulu sudah ada namun seiring perkembangan jaman hingga mulai terkikis dan memudar, akan tetapi sekarang dengan adanya pagelaran pagelaran semacam ini hingga mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat.

"Alhamdulillah, sekarang teater mamanda tradisonal ini sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat dan kemarin waktu pagelaran di Banjarmasin hanya ada tujuh peserta saja namun sekarang di Kotabaru ini diikuti 11 peserta," kata Firhansyah selaku ketua pelaksana Jumat di sela kesibukannya.

Ia, pun membeberkan bahwa hal ini dilakukan dengan cara jemput bola, yaitu sejak dua bulan sebelum pelaksanaan, panitia menyebarkan undangan ke kabupaten tetangga dan menyebarkan pemberitahuan melalui jejaring sosial.

"Tetaer mamanda tradisional ini kalau bisa dijadikan event tahunan oleh pemerintah, jangan hanya tampil pada event event tertentu saja agar tidak memudar dan hilang dan terus berkembang bahkan di cintai oleh generasi muda," harap Firhan.

Sedangkan untuk jadwal tampil peserta untuk malam pertama, Kamis, (27/11) yaitu, Sanggar Mamangan Balangan dengan judul "Kambar Kamanikan", Teater Tabalong dengan judul "Pusaka Bertuah", Teater Lentera Sendra tasik FKIP Unlam Banjarmasin dengan judul "Putri Cahaya Khairani".

Dan untuk malam kedua, Jum'at, (28/11) yaitu, Kelompok Seni Perguruan Banjarmasin dengan judul "Bungkalah C.P.S.K", Teater Laga Banua Etnika dengan judul "Gunung Rabung Partuga", Sanggar Pahimungan SMA Negeri 4 Banjarbaru dengan persembahannya "Bara Api Dari Utara", dan Belqis of Art menampilkan "Sultan Sidqi Baswara".

Selanjutnya malam ketiga, Sabtu, (29/11) yaitu, Sanggar Mentari SMAN 1 Banjarmasin mempersembahkan "Muntung Dibungkam Buntut Mahambat", Group Kariwaya Balangan dengan judul "Huhuwas di Pusaran Mayang Maurai", Forum Apresiasi Seni (FAS) Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin judul yang dibawakan "Kabut Babunga Asmara", dan Yayasan Pusaka Saijaan Kotabaru (YPSK) selaku tuan rumah tampil dengan "Batu Jilatan".

Hingga berita ini diturunkan acara masih berlangsung dan dalam keadaan aman terkendali dengan kerjasama semua pihak.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Jelang Harnus Pemkab Kotabaru Gelar Seminar Nasional

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Jelang pelaksanaan Hari nusantara  (Harnus) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada 13 Desember mendatang Pemkab terus melakukan persiapan diantaranya seminar nasional bersama Kemenlu RI dan Kemenristek RI, selama dua hari dari 26-27 Nopember 2014 di Ballroom Hotel Grand Surya.

seminar nasioal hari nusantara 2014 tersebut mengusung tema "Menegakkan kedaulatan bangsa dengan dukungan pembangunan teknologi maritim dan membangun Kotabaru sebagai pusat pengembangan maritim nasional".

Laporan panitia penyelenggara seminar, Dr Ir H M Anshar Noor, MM menyampaikan "Tujuan seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan kelautan, potensi kemaritiman di Kotabaru yang terintegrasi, dan pentingnya pemanfaatan keanekaragaman sumberdaya kelautan dan perikanan".

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, mengatakan, memang masih banyak potensi dan sumber daya alam yang belum di gali, namun akan bertahap dilakukan pembangunan.

"Mudah mudahan lima tahun kedepan Kotabaru dapat menjadi pusat pengembangan maritim nasional. Dan layak untuk pengembangan maritim," harap bupati.

Acara dihadiri Ass III Bidang Administrasi umum Setda Prov Kalsel, M. Rusli, Dirjen hukum dan perjanjian internasional Kemenlu RI, Krisna Adi Putranto, Ass Deputi Relevansi kebijakan Riptek Kemenristek RI,  Dr Sadjuga, Kolonel Laut khusus, Kresno Buntoro, dari Mabes TNI AL.

Dan guru besar fakultas hukum Universitas Padjajaran Bandung, Prof Dr Eny R Agoes, SH. LL, M, ketua umum aliansi kebangsaan,  Dr. Ir. Ponco Sutomo, Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani dan Forkopinda juga diikuti kementrian atau lembaga negara, SKPD Prov, Bappeda kab dan kota ditenggara Kalimantan (Kab Paser Penajam Utara).

Selain itu dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, hingga 200 peserta dari 31 perguruan tinggi di Indonesia, undangn lain dari perusahaan (BUMN, BUMD dan Swasta) di Kotabaru, dan yang lainnya.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Samadi Kunjungi Penangkaran Satwa Langka Indocement

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - Kepala Istana Kepresidenan Bogor, Kementerian Sekretariat Negara, Samadi, beserta jajarannya mengunjungi lokasi penangkaran satwa langka PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) di kawasan perusahaan industri semen toga roda di Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Dan didampingi Kepala Dinas Kehutanan Kotabaru, Rurien Srihardjanti beserta staf dan para pejabat serta dokter hewan Dinas Peternakan Kotabaru, SSECSR Departement Head Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki dan para staf CSR.

Adapun tujuan kunjungan adalah peninjauan, check dan evaluasi atas hibah rusa tutul dari Istana Bogor ke Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang sementara ini ditempatkan di penangkaran satwa langka Indocement.

Kepala Istana Kepresidenan di Bogor, Kementerian Sekretariat Negara, Samadi mengatakan ”Tujuan kunjungan ini untuk pengadaan penghibahan rusa tutul yang ada di Istana Kepresidenan Bogor, dan menindaklanjuti permintaan rusa tutul dari bupati Kotabaru.

"Permohonan ini sudah lama disampaikan hingga beberapa bulan diproses sesuai peraturan hingga berada di Kotabaru, karena rusa tutul merupakan aset negara," jelasnya

Ia, menuturkan, selama ini rusa tutul menjadi ikon kota Bogor dan harapan nantinya bisa juga menjadi ikon di Kotabaru.

Lebih luas Samadi, menuturkan bahwa rusa tutul ini agak berbeda dengan rusa-rusa lainnya karena suka ditempat-tempat yang bersih, maka dari itu badannya selalu bersih dan menjadikannya lebih eksklusif.

Tempat sementara di penangkaran satwa langka Indocement ini cukup bagus apalagi banyak satwa langka lainnya seperti, rusa sambar, bekantan, ikon kalimantan dan owa-owa juga hewan lainnya yang hidup dengan sehat, sedangkan kalau di Istana Bogor, rusa-rusa tutul ini kami lepas begitu saja dengan bebas diatas lahan seluas 28,8 ha,” ujar Samadi.

Sedangkan SSECSR Departement Head Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki menyampaikan ”Sebuah kehormatan bagi Indocement mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk menitipkan rusa tutul dari Istana Bogor sebelum nantinya ditempatkan di wisata hutan meranti, Sebelimbingan Kotabaru.

Hari ini Kepala Istana Kepresidenan Bogor dapat melihat secara langsung bahwa rusa tutul yang saat ini dititipkan di Indocement masih dalam kondisi sehat dan jinak. Dan rombongan juga dapat melihat program Konservasi dan Iwec (Indocement Wildlife Education Centre) yang dilakukan Indocement sebagai komitment perusahaan untuk turut serta dalam menjaga keanekaragaman hayati asli Kalimantan dan khususnya terhadap hewan-hewan langka, kata Teguh.

"Rencananya akan menangkarkan rusa tutul di area konservasi Indocement, itu pun kalau Pemkab Kotabaru masih memberikan kepercayaan, tentunya kami akan siap melaksanakan amanat tersebut,” ungkapnya.

Kurang lebih satu jam para tamu berkeliling mengunjungi satwa langka yang ditangkarkan Indocement dan sambil tersenyum gembira memandang tingkah laku hewan-hewan langka tersebut, kemudian para tamu kembali ke Guest House Indocement Plant Tarjun.

Seperti diketahui Sebagai wujud komitment PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk terhadap pemeliharaan keanekaragaman hayati, salah satunya penangkaran hewan langka khas Kalimantan Selatan, dan sebagai wujud dari salah satu program CSR Indocement maka program penangkaran hewan rusa, bekantan dan Owa-Owa menjadi pilihan untuk dikembangkan.

Disisi lain Kepala Dinas Kehutanan Kotabaru, Rurien Srihardjanti mengatakan ”Memang kita telah mengajukan permohonan kepada Istana Kepresiden Bogor untuk permintaan rusa tutul yang sifatnya hibah kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru, untuk ditangkarkan di wisata hutan meranti Sebelimbingan, Kotabaru.

"Sementara kita tempatkan dulu di penangkaran satwa langka Indocement, sambil menunggu sarana prasarana selesai dibangun, seperti pembangunan kandang, penanaman tumbuhan untuk pakan dan lainnya, sedangkan tenaga ahli yang mengelola sudah dipersiapkan dua orang, jadi tidak lama lagi lah akan dipindahkan," ungkapnya.

Rurien menuturkan, bahwa jumlah rusa tutul sebanyak 13 ekor terdiri dari 3 jantan dan 10 betina, syukur alhamdulillah dua ekor sedang hamil, rupanya cocok di penangkaran satwa langka Indocement, dan untuk pakan tidaklah sulit selain rumput juga kangkung, wortel serta ubi-ubian.

Untuk cuaca di wisata hutan meranti Sebelimbingan juga sangat bagus kiranya cocok untuk penangkaran ini, selain rusa tutul, nanti tak lama juga didatangkan jenis rusa lainnya, rusa timur juga rusa sambar. Jadi, di Wisata Hutan Meranti, sebelimbingan akan dijadikan Wadah Penelitian dan Pengembangan Perlindungan Satwa juga tumbuh-tumbuhan atau dijadikan arboretum,” jelas Rurien.









- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Latih Warga Olah Buah Mangrove

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - Para pengusaha kecil dan ibu rumah tangga dapatkan pelatihan cara pengolahan buah mangrove menjadi bahan pangan dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Pelatihan dipusatkan di balai desa selama dua hari dan diikuti 50 peserta dari Desa Tarjun dan Desa Langadai. Sedangkan instruktur dari konsultan lingkungan Oase Shorea, Cilacap, Jawa Tengah.

Head CSR Indocement Pabrik Tarjun, Yanuar Arif Mengatakan ”Melalui pilar pendidikan dan pilar pembangunan ekonomi, perusahaan bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan sekitar operasional perusahaan, terkhusus ekonomi yang terkait dengan usaha mikro atau usaha kecil termasuk kerajinan lokal".

”Diberikannya pelatihan ini agar nantinya masyarakat peduli terhadap lingkungan, turut serta dalam menjaga dan melestarikan sumberdaya alam disekitarnya sehingga dapat dimanfaatkan hasilnya secara berkelanjutan. Hingga dapat melahirkan usaha-usaha kecil untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” harap Arif.

Ia pun, mengungkapkan kegiatan ini merupakan realisasi dari lima pilar yang mendasari program bina lingkungan yaitu pilar pendidikan dan pilar ekonomi, sebagai bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Produsen semen merk tiga roda tersebut.

Dan sebagai upaya untuk menciptakan unit-unit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di bidang kerajinan di daerah Tarjun, Langadai dan sekitarnya. 

Salahsatu instruktur, Anita Dwi Indaryani mengatakan ada beberapa materi yang disampaikan, namun yang utama untuk menjadi dasar mereka adalah kelestarian lingkungan, agar tidak terjadi pengambilan mangrove dalam skala besar yang dapat merusak lingkungan artinya kegiatan ini masih dalam batas wajar, bila perlu di awasi karena yang dimanfaatkan adalah hanya buah mangrove saja.

"Manfaat besar mangrove yaitu akarnya menahan gelombang tinggi, cegah erosi atau abrasi, minimalisir pencemaran udara, berkembang biaknya biota laut dan lainnya, sedangkan pemanfaatan buah mangrove dapat diolah menjadi bahan pangan,” jelas Anita.

Perlu diketahui ternyata Desa Tarjun dan Desa Langadai kaya akan sumberdaya alam terutama mangrove, dan ada berbagai jenis mangrove di daerah tersebut, yaitu, bakau bini (bruguiera gymnorrhyza), prapat (sonneratia caseolaris), api-api (avicennia marina), nipah (nypa fruticans) dan lainnya.

Masih kata Anita, buah mangrove dapat dijadikan tepung, keripik, kerupuk, sirup dan lainnya, sedangkan tingkat gizi juga baik, contoh bakau bini dengan berat 45 gr memiliki kandungan kadar air 73,756%, kadar lemak 1,246%, protein 1,128%, karbohidrat 23,52% dan kalori 371 kal/100gr dan beragam produk olahan dapat berbahan dasar buah mangrove”.

Di daerah lain telah berproduksi hingga memasarkannya di toko-toko, swalayan dan mall, bahkan sering ditampilkan atau dipromosikan di pameran-pameran produk UMKM, namun tetap harus ada yang melakukan pengawasan agar kelestarian mangrove dan lingkungan tetap terjaga, ungkapnya Anita.

Peserta dari RT.08 desa tarjun, Nur Hijah mengatakan, pelatihan ini cukup bagus dan mudah dipahami karena selain penyampaian teori juga adanya praktek dan dialog antara peserta dengan instrukturnya.

"Kepada perusahaan semen tiga roda agar pelatihan ini dapat dilaksanakan lagi agar ibu-ibu yang lainnya juga dapat mengikutinya,” ujar Nur.

Disampaikan peserta lainnya dari RT.02 Desa Langadai, Jannah juga mengatakan, pelatihan ini tidaklah sulit dilakukan karena lebih banyak pada kerjaan di dapur dan pas buat kami ibu-ibu dan modalnya tidak banyak bahkan bahan baku melimpah di desa kami.

"Kerajinan ini tidak mengharuskan kami bekerja pada orang lain namun kemandirian dengan pemasaran sendiri," ungkapnya.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Baru 10 Persen Nelayan Terima BBM Bersubsidi

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Baru 10 persen nelayan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menerima BBM bersubsidi berupa solar, ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru H Talib.

"Kebutuhan BBM bersubsidi untuk nelayan di Kotabaru sebesar 23.000 kiloliter, atau 23.000.000 liter. Tetapi kenyataanya sampai saat ini kita baru mendapatkan 2.495 kiloliter, atau sekitar 2.495.000 liter solar," terang Talib, di Kotabaru, Senin.

Hal tersebut dikatakannya saat menerima nelayan yang berdemo di kantor Dinas Perikanan dan Keluatan Kotabaru terkait BBM bersubsidi.

Sehingga, lanjut Talib, masih kekurangan yang belum terpenuhi sekitar 21.000 kiloliter (KL), atau sekitar 21.000.000 liter.

Atas kekurangan tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru mengajukan usulan tambahan BBM bersubsidi kepada BP Migas, agar semua nelayan di Kotabaru dapat menikmati BBM bersubsidi.

Usulan kuota tambahan BBM bersubsidi tersebut juga disampaikan PT AKR selaku penyalur BBM bersubsidi di Kotabaru kepada SPBN.

Talib menerangkan, hingga saat ini jumlah kapal nelayan di Kotabaru sebanyak 5.204 unit kapal tangkap. Kapal-kapal nelayan tersebut memiliki kapasitas 5 gross tonnage (gt) sampai 30 gt.

Sementara itu, sekitar 100 orang nelayan melakukan unjuk rasa di Dinas Perikanan dan Kelautan di Kotabaru, terkait BBM bersubsidi.

Juru bicara nelayan Kamarudin, mengatakan, para nelayan mempertanyakan sejauh mana realisasi penyaluran BBM bersubsidi yang dikelola Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Samudera.

"Banyak nelayan mengeluh, karena saat hendak mengisi solar di Satsiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBN) di lokasi Pelelangan Pendaratan Ikan (PPI) Kotabaru sudah habis," kata mantan anggota DPRD Kotabaru.

Padahal, kata dia, menurut catatan nelayan Kotabaru mendapatkan jatah solar bersubsidi sekitar 2.495 kilo liter atau 2.495 juta liter.

Sementara itu, solar yang sudah didistribusikan ke nelayan melalui SPBN di PPI kurang dari jumlah tersebut, terang Kamarudin.

Nelayan meminta aparat penegak hukum dan Dinas Perikanan dan Kelautan untuk menindak tegas apabila ada oknum yang sengaja mengambil keuntungan dalam pendistribusian BBM bersubsidi.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru H Talib, menjelaskan, kuota BBM bersubsidi begai nelayan Kotabaru 2014 sebanyak 2.495 kiloliter, dan distribusi BBM bersubsidi hingga saat ini sudah 2.493 kiloliter, dan masih ada sisa sekitar 2 kiloliter.

"Menurutnya harus ada sisa di tangki timbun SPBN minimal 2 kiloliter, sehingga sisanya 2 kiloliter tidak bisa didistribusikan kepada nelayan," ujar Talib.

Ia mengakui, masih banyak nelayan yang hendak mengisi solar di SPBN PPI Kotabaru, tetapi tidak dapat dilayani, karena kuotanya sudah habis.

Atas permintaan tersebut, Talib menerangkan pihaknya sudah mengajukan tambahan BBM bersubsidi bagi nelayan di Kotabaru kepada Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), dan PT. Aneka Kimia Raya (AKR) Kotabaru sebagai penyalur BBM bersubsidi kepada SPBN Kotabaru.

Kepala Desa Rampa yang juga Manajer Koperasi Agus Supiani mengatakan, pendistribusian BBM bersubsidi sudah sesuai jumlah kuota yang diberikan kepada nelayan.

Karena belum puas mendapatkan jawaban Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru, juru bicara nelayan Usman D Pahero meminta nelayan melanjutkan demo di gedung DPRD Kotabaru.

"Kami ingin Dinas Perikanan dan Kelautan, pengelola SPBN KPN Samudera, dan PT AKR, hadir di gedung DPRD sekarang juga," pinta Usman.








- Penulis : Imam Hanafi - Sumber : Antara News
Share:

Rudy Tutup MTQ Sungai Durian

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN -  Suasana ramai penuh sesak setiap malamnya di Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru, kini mendadak sepi kembali. Hal tersebut di karenakan ribuan kafilah kembali ke kampung halaman masing masing setelah usai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional ke-46 di Kecamatan Sungai Durian, yang ditutup secara resmi oleh wakil Bupati Kotabaru, H Rudy Suryana, Selasa malam.

Pelaksanaan yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 7-11 Nopember 2014 tersebut berjalan sukses hingga akhir.

Wakil Bupati Kotabaru, H Rudy Suryana, dalam sambutannya mengatakan, kita semua adalah menjadi pemenang dan MTQ kali ini menjadi inspirasi kita semua sebab semua suku, agama, dan golongan, berbaur menjadi satu bersama sama membangun keharmonisan.

"MTQ bukan hanya dilihat dan di dengar saja namun menjadi pelajaran buat semuanya," pesan Rudy.

Ditambahkan ketua umum LPTQ, H Hasby M Tawab, diharapkan dengan adanya MTQ ini agar masyarakat lebih gemar membaca dan mengamalkan Al-Qur'an.

Peserta yang belum berhasil agar tetap terus untuk belajar dan yang berhasil terus meningkatkan prestasinya jangan hanyut dengan prestasi yang diperoleh sekarang, sebab harus mempersiapkan diri untuk MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Balangan nanti, pesan Hasby dalam sambutannya.

Masih kata Hasby, nantinya pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten akan dilaksanakan satu kali di kecamatan dan satu kali di kabupaten, hal tersebut sesuai dengan hasil rapat kerja daerah LPTQ.

Sekedar diketahui bahwa pelaksanaan MTQ dilakukan di tiga tempat yaitu, panggung utama halaman kantor camat Sungai Durian, SMKN Sungai Durian, dan Mesjid Asy-Syafaah, semuanya berada di Desa Manunggul Lama, Sungai Durian.

Dalam pelaksanaan penutupan MTQ tersebut panitia hanya menampilkan rabbana perpisahan dan pildacil, tentu berbeda saat pembukaan disuguhkan tarian klosal lembah meratus. Namun hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan acara.

Hingga akhir pengumuman dewan hakim, maka diputuskan bahwa Kecamatan Pulaulaut Utara sebagai juara umum daerah dan juara umum perorangan Herman Prasetio, S. Ag, asal Kecamatan Sungai Durian. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

MTQ Ke-46, Zaenal Teteskan Airmata

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN - Selama lima hari pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional ke-46 tingkat Kabupaten Kotabaru, dari tanggal 07-11 Nopember 2014 di Kecamatan Sungai Durian berjalan sukses. Hal ini membuat Camat Sungai Durian, Zainal Abidin meneteskan airmata saat sambutan penutupan MTQ, Selasa, (11/11/2014) malam.

Dalam kenyataannya semua orang banyak menghawatirkan tentang air yang ada di Sungai Durian dan fasilitas lainnya disamping beragam suku, agama dan golongan yang ada di daerah tersebut, namun pada kenyataannya semuanya berjalan dengan lancar, kata Zainal.

"Masyarakat disini walaupun berbeda kepercayaan tetapi mereka antusias untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ tersebut. Dan semua elemen bersatu saling bahu membahu bahkan para pendeta terlibat dalam kepanitian," ungkap camat.

Selain itu perusahaan setempat ikut berpartisipasi dengan penyaluran air bersih melalui mobil tanki ke rumah rumah yang di huni oleh para kafilah.

Masih kata Zainal, kerukunan umat beragama di Sungai Durian ini hidup berkembang dengan dinamis, mereka melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan dan kenyakinan masing masing namun dalam hal kegiatan sosial sama, baik umat muslim maupun umat kristiani.

"Jangan sampai Sungai Durian jalan ditempat untuk pembangunan daerah walaupun berbeda suku, agama dan golongan, namun justru semua itu menjadi modal dasar untuk membangun desa mereka," pesan Zainal.

Hingga akhir pelaksanaan MTQ ke-46 di panggung utama halaman kantor camat Sungai Durian berjalan lancar dan sukses.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

M-PLIK Optimalkan Pelayanan Sambut MTQ Ke-46

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN - Dalam rangka ikut memeriahkan pelaksanaan Musabaqah Tilwatil Qur’an (MTQ) nasional ke – 46 tingkat Kabupaten Kotabaru, di Kecamatan Sungai Durian, Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK), optimalkan pelayanan untuk masyarakat setempat dan bahkan warga dari luar Sungai Durian.

Adapun pelayanan mplik dimaksudkan untuk memajukan dan memperkenalkan kepada masyarakat tentang dunia IT (Ilmu Teknologi) agar mereka dapat memahami apa itu internet.

Salah seorang warga setempat Kurnadi, mengatakan pelayanan internet ini menambah wawasan kami tentang dunia IT sehingga bisa mengetahui tentang pengetahuan lainnya yang didapat dari internet.

"Memang kebanyakan yang menggunakan layanan internet tersebut dari para pelajar. Dan mereka mencari berbagai makalah untuk keperluan pelajaran mereka," kata Kurnadi.

Sekedar diketahui bahwa Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK), yang ada di Kabupaten Kotabaru sebanyak enam unit tersebar di kecamatan yang terpencil jauh dari jangkauan informasi komunikasi.

Bantuan ini langsung dari pusat oleh Kemenkominfo bekerjasama dengan PT WEB dan lintasarta. Dan dengan harapan menuju masyarakat internet Indonesia dengan misi "Jangan biarkan yang terpencil kian terkucil".








- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Kafilah Keliling Kampung

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN - Ratusan Kafilah perwakilan masing masing kecamatan keliling kampung Desa Manunggul Lama Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru, Jum’at, (7/11/2014) siang, di halaman kantor camat.

Rata rata kecamatan menurunkan ratusan perwakilan mereka dalam pawai ta’ruf dengan aneka macam pakaian dan asasoris khas masing masing.Acara dilepas langsung oleh Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, didampingi ketua DPRD, ketua LPTQ, kepala Kemenag, Forkopinda, dan tokoh agama, di panggung utama MTQ ke-46.

Prosesi pawai ta’aruf melambangkan kebersamaan dan kekompakan dalam usaha dakwah serta syiar Islam,” kata Irhami dalam sambutannya.

Selain itu orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut juga mengatakan bahwa, pawai ta’aruf bagian dari upaya melestarikan seni budaya Islam.Irhami, berpesan agar para kafilah tertib dan saling menjaga saat pelaksanaan pawai ta’aruf.

Sebelumnya dilakukan penyembelihan tiga ekor sapi dan dagingnya di bagikan kepada tiap pondokan kafilah yang tersebar di beberapa titik wilayah Desa Manunggul Lama.

Sekedar di ketahui bahwa panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Sungai Durian menyiapkan pemondokan sekitar 50 buah rumah pendudukan untuk kafilah dan dewan hakim serta SKPD.

Acara berjalan tertib dan lancar hingga selesai pelaksanaan hingga para kafilah dan rombongan kembali kepemondokan masing masing yang telah disediakan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pembukaan MTQ ke-46 Padat Pengunjung

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN - Ratusan warga baik dari lokal maupun luar daerah berbondong bondong padati halaman Kantor Camat Sungai Durian, Kotabaru. Dan mereka  antusias ingin melihat langsung rangkaian acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke-46 tingkat Kabupaten Kotabaru, Jum'at, (7/11/2014) malam.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, dengan menekan tombol serina. Dan nampak hadir Ketua DPRD Kotabaru, Kepala Kemenag, Ketua LPTQ dan anggota, Forkopinda, serta tokoh masyarakat.

Sebelumnya, para kafilah dan warga setempat disuguhi dengan tarian klosal tentang kehidupan warga lembah meratus yang berbeda agama, suku dan golongan, namun semua itu modal mereka untuk membangun desa bersama sama.

Tarian klosal tersebut dari pelajar Sungai Durian, dengan instruktur, Suci Suryana Ramadhani, S.Pd, dibantu dua rekannya yaitu, Hasna Iliana dan Iin Gustianinggrum.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, menyampaikan, bahwa melalui MTQ ini kita ciptakan kecintaan baca tulis Al-qur'an sejak dini pada generasi muda dan dakwah serta syiar Islam.

Disamping itu bupati juga menyinggung tentang pembangunan yang saat ini terus dilakukan pemerintah daerah terhadap 21 kecamatan yang ada. Dan pada kesempatan yang sama orang nomor satu di Bumi Saijaan ini juga memberikan tropy piala bergilir kepada ketua umum LPTQ Kotabaru H Hasby M Tawab.

Ditambahkan H Hasby M Tawab selaku ketua LPTQ, nantinya pelaksanaan MTQ ini akan menjadi percontohan bagi daerah lain, karena dilaksanakan lebih awal sebelum pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

"Memang kita laksanakan lebih awal agar persiapan lebih lama dan matang untuk ketingkat provinsi. Hal ini terbukti bahwa tahun kemarin Kabupaten Kotabaru, bisa masuk MTQ ketingkat nasional dan  diperhitungkan di Kalsel," ungkap Hasby.








- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tarian Lembah Meratus Untuk MTQ ke-46

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SUNGAIDURIAN -  Puluhan pelajar dari SMPN 1, SMPN 2 dan SMKN 1, yang ada di Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, akan memberikan suguhan tarian klosal tentang kehidupan lembah meratus dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke 46 tingkat Kabupaten Kotabaru, Jum'at, (7/11/2014) nanti.

Siswa dan siswi setempat melakukan persiapan untuk tarian klosal tersebut selama 15 hari, yang dibimbing oleh tiga orang pelatih dari guru sekolah setempat. Dan pelaksanaan di halaman panggung utama MTQ depan kantor camat Sungai Durian.

Hal tersebut dibenarkan Suci Suryana Ramadhani, S.Pd, selaku instruktur tari klosal saat melakukan persiapan gladi bersih terhadap 39 pelajar, Kamis kemarin.

"Sekitar dua minggu kami melakukan persiapan untuk tarian klosal ini, dan 39 pelajar ini semuanya dari warga setempat," ujarnya.

Suci, pun menuturkan bahwa tarian klosal nantinya akan mengangkat cerita tentang kehidupan warga lembah meratus yang berbeda agama, suku dan golongan, namun justru hal tersebut menjadi dasar modal untuk membangun desa mereka.

"Mudah mudahan saat pelaksanaan pembukaan MTQ nanti, semuanya berjalan lancar sesuai harapan kita bersama," harap Suci. 









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Rombongan Haji Kloter 09 Kembali Ketanah Air

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BANJARMASIN - Sekitar 40 hari berada ditanah suci Mekkah dan Madinah melaksanakan serangkaian ibadah wajib dan rukun haji, akhirnya rombongan haji gabungan antara Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala, yang tergabung di kloter 09 BDJ akhirnya tiba di tanah air, Senin, (3/11/2014), dengan selamat mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

Setelah melaksanakan proses, rombongan haji langsung memasuki asrama haji Banjarbaru. Dan serah terima panitia haji provinsi dengan panitia haji kabupaten pun berlangsung di aula jeddah. Nampak hadir pejabat dari tiga kabupaten dalam penyambutan tersebut.

Sebelum meninggalkan asrama haji, para jamaah beristirahat dan disuguhkan masakan banua yaitu, soto banjar.

Sekedar diketahui bahwa dari 319 jamaah haji kloter 09, untuk Kotabaru 174 orang. Namun demikian untuk pemulangan jamaah yang minta di fasilitasi oleh panitia sekitar 53 orang saja.

Hal tersebut dibenarkan ketua kloter, H Ahmad Kamal "Memang, 53 orang jamaah haji tersebut sudah di daftarkan sejak dari tanah suci untuk minta di fasilitasi oleh panitia haji saat pemulangan. Dan untuk jamaah yang lain di jemput pihak keluarga masing masing,".

Disisi lain ketua panitia pemberangkatan dan pemulangan haji 2014, H Hasby M Tawab, mengatakan, bahwa panitia sudah menyiapkan tiga buah bis untuk mengangkut jamaah haji menuju Kotabaru, dan kalau pun kurang nanti mobil pribadi juga siap standby.

"Mulai dari asrama haji Banjarbaru, hingga menuju ke Kotabaru akan dilakukan konvoi (iring iringan), hingga subuh harinya diperkirakan mampir di Mesjid Al Kautsar, Sekapuk, Tanbu untuk sholat subuh berjamaah hingga kembali melanjutkan perjalanan ke Kotabaru," jelas Hasby.

Lebih luas ia pun mengungkapkan, saat penyeberangan di pelabuhan fery Batulicin ke pelabuhan fery Tanjung Serdang nantinya diharapkan lancar. Dan kami pun akan melakukan koordinasi dengan pihak ASDP agar rombongan haji bisa menyeberang, ujarnya.

"Alhamdulillah, setelah melakukan perjalanan panjang rombongan jamaah haji Kotabaru, tiba di Mesjid Raya Khusnul Khatimah, dengan selamat juga sehat. Dan sebelumnya rombongan mampir di mesjid Stagen untuk berganti pakaian," tutur Hasby.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Resmikan Hutan Mangrove Desa Langadai

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - Desa Langadai berpenduduk lebih dua ribu jiwa, sebagian besar mayoritas berprofesi nelayan. Namun, dalam kurun waktu lima ini mereka mengalami penurunan hasil tangkapan. Penyebab terus berkurangnya ikan hasil tangkapan disebabkan tak hanya berkurangnya hutan mangrove. Tapi intrusi air asin ke daratan juga meningkat, selain fauna seperti burung dan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Hal itu, menjadi alasan warga Desa Langadai, Kecamatan Kelumpanghilir, Kotabaru memiliki kepedulian merehabilitasi hutan mangrove, selain pemulihan kerusakan sekaligus demi kelangsungan ekosistem. "Bila ekosistem rusak, maka akan terganggu populasi ikan, persedian air bersih, penahan air bersih dan lainnya yang dapat berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat," kata Kepala Desa Langadai, Eddy Marhadi.

Diungkapkan Eddy, dihadapan Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, Danramil, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, dalam sambutan HUT ke-59 Desa Langadai dan sekaligus diisi dengan peresmian Wisata Mangrove Desa Langadai, Minggu (2/11).

Eddy menambahkan atas dasar itu, PT Indocement Tunggal Prakarsa (Indocement) Tarjun, tak hanya dengan gigih mengampanyekan rehabilitasi hutan mangrove di daerah sekitar area pabrik perusahaan. Penyambutan baik Indocement, disusul dengan pencanangan penanaman bibit pohon mangrove sebanyak 5.000 pohon. Penanaman bermula pada 5 Juni 2013 silam.

Tak cuma itu, kegiatan tersebut juga membuka usaha untuk warga setempat, karena perusahaan memberikan kesempatan warga menyediakan bibit mangrove dan berlangsung secara terus menerus. Bahkan, pada 20 April 2014 lalu, perusahaan juga melatih beberapa warga untuk melakukan pembudiyaan mangrove. Hal itu, dimaksudkan, warga selain dapat menyediakan kebutuhan mangrove untuk sekitar lokasi perusahaan. Akan tetapi, menjadikan Desa Langadai sebagai sentra produksi bibit pohon mangrove, untuk keperluan daerah di Kabupaten Kotabaru pada umumnya, serta Desa Langadai, Desa Tarjun dan sekitarnya pada khususnya.

"Pemberdayaan masyarakat binaan Indocement ini mulai menjadi peluang usaha baru, karena tiap hari lingkungan hidup banyak perusahaan yang memerlukan pohon bakau, api-api, langadai, dan nipah untuk ditanam sebagai kepedulian terhadap lingkungan," ucapnya.

Tambah Eddy, seperti pada kegiatan Kemah Bhakti Saka Bhayangkara 5 Juni 2014 lalu, Indocement bekerjasama dengan Saka Bhayangkara melakukan pembelian bibit pohon mangrove 10.000 pohon. Selain itu, warga juga mendapatkan penghasilan atas pembelian 3.000 bibit pohon mangrove dari Sahabat Bekantan Indonesia.

SSECSR Dept Head, PT ITP Teguh Iman Basuki mengatakan, pembinaan terhadap kegiatan rehabilitasi hutan mangrove, selain membuka peluang usaha baru untuk masyarakat di salah satu desa binaan. Namun, Peresmian Wisata Hutan Mangrove sekaligus upaya kepedulian terhadap kelestarian hutan mangrove demi kelangsungan hidup dan ekosistem sekitarnya. " Karena kita akui Kabupaten Kotabaru adalah daerah yang kaya dengan tanaman hutan mangrove. Oleh karena harus dijaga bersama-sama kelestariannya, " ungkap Teguh. Ia juga menambahkan, program dilaksanakan masyarakat yang difasilitasi perusahaan, ini bersifat jangka panjang.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, yang hadir sekaligus meresmikan acara Wisata Mangrove, dalam sambutannya berpesan kepada warga untuk tetap hidup akur, tentram, dan damai. Namun, orang nomor satu di Bumi Saijaan ini, juga merespon positif kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dilakukan masyarakat dan desa, khususnya di Desa Langadai, Kecamatan Kelumpanghilir.

Oleh karena itu, bupati Kotabaru berpesan, tak hanya wisata mangrove terus dikembangkan. Akan tetapi, hendaknya tanaman tersebut dapat dikombinasikan dengan tanaman lainnya seperti nipah dan rambai. "Karena tanaman nipah seperti diketahui dapat menjadi bahan pembuat gula merah. Sedangkan rambai, buahnya untuk hewan seperti bekantan. Jadi lengkap di lokasi wisata mangrove ini," ujarnya.

Karena itu, selain ia menyerahkan kepada pihak ketiga terhadap kelengkapan infrastruktur di Lokasi Wisata Mangrove. Namun, ia juga akan meminta kepada Dinas Kehutanan dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) membekup secara teknis. "Ya kita akan minta Dinas Kehutanan dan Disporabudpar mendampingi," pungkasnya.










- Penulis : Humas PT ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Rombongan Haji Lebih Awal Kebandara

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, JEDDAH -  Satu hari berada di Hotel Sultan Palace Suite, Jeddah, rombongan haji kloter 09 BDJ diberangkatkan lebih awal menuju Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Minggu, (2/11/2014), pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS), padahal jadwal penerbangan menuju ketanah air pukul 00.05 WAS.

Hal tersebut dilakukan pihak Daker (daerah kerja), Arab Saudi, untuk kembali melakukan sweeping barang bawaan jamaah menggunakan tas tentengan yang melebihi kapasitas. Dan semua dokumen juga paspor jamaah haji diperiksa ulang kelengkapannya.

Sebelumnya rombongan jamaah haji kloter 09 gabungan asal Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala, menyempatkan ziarah ke laut merah dan mesjid terapung, pagi hari. Dan mereka menggunakan jasa angkutan bis setempat dengan dana patungan para jamaah yang ikut ziarah, masing masing 20 real. Sebab pihak Arab Saudi tahun ini tidak lagi menyiapkan untuk paket ziarah di Jeddah.

Hal tersebut di benarkan oleh ketua kloter, H Ahmad Kamal, "Memang kita lebih awal diberangkatkan ke Bandara King Abdul Azis, Jeddah, jam 4 sore WAS, padahal seandainya jam 5 sore pun masih sempat, akan tetapi semua ini sudah menjadi aturan pemerintah setempat " ungkapnya via telepon.

Terkait ziarah yang dilakukan jamaah haji kita untuk ke laut merah dan mesjid terapung, semuanya hasil kesepakatan bersama. Sebab tahun ini pihak Arab Saudi, tidak menyediakan fasilitas ziarah di Jeddah, karena sesuatu hal, katanya.

Ia, pun tidak menampik bahwa banyak barang jamaah untuk oleh oleh keluarga di tanah air yang melebihi kapasitas harus ditahan oleh petugas di bandara saat dilakukan sweeping.

"Kami, petugas tidak bisa menahan jamaah untuk berbelanja oleh oleh, namun tidak pula menyarankan untuk bisa membawanya. Dan memang banyak jamaah yang bertanya masalah barang bawaan tersebut apa bisa atau tidak untuk dibawa, tetapi kami selalu mengingatkan bahwa semuanya tergantung pada jamaah sendiri dan apabila ditahan oleh petugas bandara maka jangan sampai ada perkelahian yang mengakibatkan tertundanya penerbangan," ungkap Kamal.

Sekedar diketahui bahwa kapasitas barang bawaan jamaah haji sudah ditentukan 40 Kg, untuk koper besar 32 Kg, sedangkan untuk tas tentengan 8 Kg. Dan selain itu kloter 09 BDJ juga mendapatkan tambahan dua jamaah yang tanajul dari kloter 10 BDJ asal Tanah Laut dan Rantau.

Untuk kesehatan jamaah pada umumnya semua dalam keadaan sehat, namun satu orang asal Tanah Bumbu yang dibawa ke BPHI bandara untuk dirawat selagi menunggu waktu penerbangan pukul 00.05 WAS.

Selain itu, jamaah yang tergolong resiko tinggi dan lanjut usia digabungkan menjadi satu kelompok agar dalam pengawasan bisa fokus, jelas TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah) Dr H M Edy Suprayitno.









 - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lima Jam Perjalanan Rombongan Haji Tiba di Jeddah

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, JEDDAH - Perjalanan panjang dan melelahkan menuju Jeddah, membuat 317 haji asal Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala, kecapean. Sebelumnya mereka di berangkatkan dari Madinah pukul 11 WAS, empat jam lebih perjalanan yang ditempuh akhirnya pukul 16.30 WAS, rombongan haji tiba di Jeddah.

Dalam keadaan lelah dan letih, rombongan haji langsung memasuki kamar untuk istirahat. Namun sebelumnya dilakukan pembagian kamar baik yang ada di lantai I maupun lantai II, Hotel Sultan Palace Suites Jeddah.

Rencananya rombongan haji setelah beristirahat, pagi hari akan melakukan ziarah ke laut merah dan mesjid terapung, kata Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD), Kotabaru, H Julkifli, Sabtu kemarin via telepon.

"Setiap kamar diisi oleh enam orang dan ada yang sembilan orang, hotelnya bagus dan bersih," ungkap Julkifli.

Ditambahkan ketua kloter, H Ahmad Kamal, Setelah jamaah memasuki kamar masing masing, kami kembali  melakukan pengecekan tiap kamar jamaah haji baik yang ada di lantai I maupun lantai II, untuk memastikan bahwa semuanya beres.

Diakui Kamal, sewaktu kedatangan rombongan haji kita pukul 16.30 WAS, di Hotel Sultan Palace Suites, Jeddah ini, kita langsung di suruh memasuki kamar padahal jamaah dalam keadaan letih. Dan setelah melalui proses akhirnya semua beres.

"Itulah bedanya Jeddah dengan Mekkah dan Madinah, karena semua serba cepat dan padat. Dan itu semua disebabkan jamaah haji hanya satu hari saja berada di kota Jeddah, intinya ada yang keluar dan ada yang masuk untuk kembali ke tanah air masing masing," jelas Kamal.

Masih kata Kamal, 317 jamaah haji kita, gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala, harus lebih awal tujuh jam berada di bandara sebelum keberangkatan untuk proses pemeriksaan. Dan rencananya rombongan haji kloter 09 BDJ akan di berangkatkan dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah pukul 00.05 WAS, menuju tanah air.

Disinggung masalah kesehatan jamaah haji, TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah) Kotabaru, Dr M Edy Suprayitno, mengatakan "Rata rata kesehatan jamaah haji semuanya baik, namun ia tidak menampik bahwa memang masih ada jamaah yang batuk dan filek," terangnya.

Ia, menjelaskan, bahwa saat perjalanan dari Madinah ke Jeddah, cuaca sangat dingin hingga dianjurkan kepada jamaah untuk menggunakan kaos kaki dan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh mereka. Dan pada umumnya semua baik baik saja, harapan kita hingga kepemulangan ke tanah air nanti tetap sehat, ujar Edy.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kloter 09 BDJ Tinggalkan Madinah

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, MADINAH - Tak terasa delapan hari sudah rombongan kloter 09 gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala, berada di kota Madinah, dan sudah melaksanakan arbain 40 waktu. Kini mereka harus meninggalkan kota Madinah menuju Jeddah, Sabtu, (1/11/2014) pagi pukul 9 Waktu Arab Saudi (WAS).

Selama berada di kota Madinah, 317 haji kloter 09 tersebut mendapatkan bonus arbain satu waktu hingga menjadi 41 waktu.

Dikatakan ketua kloter, H Ahmad Kamal "Memang, delapan hari berada di Madinah, kita mendapatkan bonus arbain satu waktu pada subuh hingga menjadi 41 waktu. Dan kami pun tak henti hentinya selalu mengingatkan kepada jamaah untuk tidak membawa barang, seperti senjata tajam, air zam zam dan lainnya di dalam koper sebab nanti akan di bongkar petugas dan menghambat keberangkatan," ujarnya.

Selain itu Kamal, juga memeriksa setiap kamar jamaah untuk memastikan tidak ada barang bawaan yang tertinggal. Dan diingatkan agar dokumen dokumen penting jangan di buat di tas koper, namun melainkan di taruh di tas kecil saja.

"Sebelum keberangkatan kami melakukan sholat berjamaah terlebih dulu, agar semuanya, baik diperjalanan nanti maupun proses pemeriksaan tidak ada halangan hingga selamat sampai tujuan. Dan kami mohon doa untuk semuanya." pinta Kamal.

Terkait kesehatan jamaah, Dr M Edy Suprayitno, memaparkan, bahwa mayoritas keadaan jamaah semuanya sehat, dan memang  masih ada yang memeriksakan ke posko kesehatan, seperti batuk filek dan kontrol tekanan darah.

"Hanya beberapa orang saja lah yang memeriksakan diri ke posko kesehatan, namun kami selalu mengontrol dan memantau keadaan kesehatan jamaah terutama yang resti (Resiko tinggi)," ungkap Edy.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Rahman dan Hana Jadi Duta Wisata Saijaan 2014

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA, PULAULAUT -  Setelah melalui proses panjang untuk menentukan siapa yang berhak menjadi Duta Wisata Saijaan 2014, pihak Disporabudpar Kotabaru, melalui juri yang ditunjuk sesuai bidang masing masing akhirnya menetapkan, Rahman Nor Fadli dan Hanna Fardilla sebagai Duta Wisata Saijaan 2014, dan akan menjadi wakil Kotabaru di ajang Nanang dan Galuh (NAGA) di Banjarmasin.

Perlu diketahui bahwa proses pemilihan Duta Wisata Saijaan 2014, ini mulanya diikuti oleh 62 peserta dari berbagai pelajar dan umum. Hingga hanya 12 peserta yang tersisa dan langsung dilakukan karantina terhadap mereka.

Penantian 12 finalis Duta Wisata Saijaan 2014 akan pengumuman siapa yang menjadi pemenang akhirnya tiba, Sabtu, (1/11/2014) malam, di gedung Parisbarantai, dan suasana ruangan bahkan halaman Paris pun penuh sesak hingga tengah malam, menungggu hasil pengumuman dari dewan juri tersebut.

Hanya satu pasangan yang akan menjadi Duta Wisata Saijaan 2014, dari enam pasangan yang terpilih. Dan akhirnya Rahman Nor Fadli, asal sekolah STIKIP Kotabaru, bersama Hanna Fardilla, asal sekolah SMKN 1 Kotabaru, dinyatakan sebagai Duta Wisata Saijaan 2014.

Sedangkan untuk M Asrorri Al Fakih, dari umum sebagai runner up I, Abdurrahman, dari SMAN 1 Kotabaru, runner up II, Rolly Roysandi, asal MAN Kotabaru, runner up III, M Rahim, asal MAN Kotabaru, runner up IV, dan Belgie Daffa Racsel Kartika, asal SMAN 1 Kotabaru, runner up V.

Selanjutnya, Putri Chari Nurmadina,asal SMAN 2 Kotabaru, runner up I, Selvia Maharani, asal SMAN 1 Kotabaru, runner up II, Fenny Nadila Ramadhaniah, asal SMAN 1 Kotabaru, runner up III, Putri Jessica Fujianti, asal SMAN 1 Kotabaru, runner up IV, dan Mega Fatmawati, asal SMAN 2 Kotabaru, runner up V.

Ada pun enam juri yang melakukan penilaian untuk peserta Duta Wisata Saijaan 2014, yaitu, H Mahmud Dimyati (Bidang kepariwisataan), Anhar Rozi (Bidang pemerintahan), Noor Aneka Lindawati (Bidang sejarah banjar), Candra Hartono (Bidang keperibadian dan manner), Firhansyah (bidang kesenian dan budaya banjar), Misdayamanti (Bidang bahasa inggris).

Selain enam juri tersebut, hadir pula Cheff Agus Sasirangan, sebagai juri tamu, (Bidang ekonomi kreatif)..

Hingga akhir pelaksanaan, acara berjalan lancar dan tertib. Dan para peserta bersama keluarga dan teman nampak berphoto bersama mengabadikan moment tersebut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah