-->

Muatan Lokal Mendominasi Hiburan Saijaan Expo 2017

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Sejak dibuka pada Kamis, (11/5/2017), oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, hiburan Pameran Saijaan Expo 2017 diisi dengan muatan lokal yaitu lomba lagu banjar, musik lanting, musik talenta, betiti tali dan yang lainnya oleh Pemkab Kotabaru melalui Dinas kebudayaan dan Pariwisata di panggung utama Saijaan Expo 2017 halaman Siringlaut.

Acara yang dibuka mulai sore hingga malam tersebut mendapat perhatian tersendiri oleh warga Kotabaru baik lokal maupun luar daearah yang selalu memadati lokasi depan panggung utama saijaan Expo.

Rata-rata  acara hiburan dikuti oleh para pelajar baik dari tingkat SD, SLTP, SLTA, dan sederajat juga umum dengan berbagai lomba kesenian dan kebudayaan yang mereka tampilkan setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Khairian Anshari, pameran pembangunan Saijaan Expo tahun 2017 ini dalam rangkaian memeriahkan HUT Kotabaru ke 67, dan banyak kegiatan yang digelar diantaranya festival lagu banjar, tari kreasi daerah, bajapin dan banyak lagi kegiatan lainnya.

"Para peserta dari pelajar dan mendapat antusias positif dengan banyaknya peserta yang mengikuti acara tersebut hingga waktu tidak mencukupi. Dan nanti acara puncaknya pada tanggal 19-20 Mei dengan menampilkan musik etnik koloborasi Kalimantan Selatan dan karnaval budaya keliling kota" jelas Rian.

Lebih luas dipaparkannya, bahwa tahun ini masih lingkup Kalimantan Selatan dan tahun depan akan ditingkatkan lagi hingga kejenjang nasional paling tidak lingkup relegional. Untuk waktu 10 hari yang disediakan tidak mencukupi dengan banyaknya peserta namun hal ini menjadi masukan kedepannya jadi konsepnya hiburan tapi pelestarian seni budaya pembinaan generasi muda tetap menjadi perioritas.     










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Hadiri Rakoor Pemprov Kalsel dan KPK

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BANJARBARU - Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Said Akhmad menghadiri acara rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) RI di gedung Idham Chalid, Banjabarbaru (18/05).

Dalam agenda rakoor tersebut KPK memberikan supervisi pencegahan korupsi terimtegrasi di Provinsi Kalimantan Selatan. Ada beberapa hal yang disoroti oleh KPK, pertama tatakelola di bidang perencanaan dan pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan perizinan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kotabaru Sayed Jafar mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus berkomitmen untuk menjadi Pemerintah yang transparan dan berintegritas.

Tambahnya, dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang transparan dan berintegritas, Pemerintah Kabupaten Kotabaru selalu mendukung tugas SOPD inspektorat dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

"Saya atas nama daerah Kabupaten Kotabaru selalu menegaskan kepada SKPD Inspektorat untuk bisa menjaga stabilitas pengelolaan keuangan, mencegah terjadinya penyimpangan dan menindak tegas para pptk dan KPA yang menyimpangkan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kotabaru". Tegasnya.

Sementara itu, Wakil KPK RI, Saut Situmorang mengatakan KPK akan terus memastikan bahwa komitmen pembenahan tata kelola keuangan Pemerintahan di Kalsel berkelanjutan dan bebas intervensi yang tidak sah dari pihak manapun.

Saat ini yang juga disoroti KPK RI adalah laporan harta kekayaan DPRD dan perizinan tambang. Dimana dalam rilis KPK yang disampaikan ada menyoroti pengelolan sumber daya alam di mana dilansir masih adanya tumpang tindih hak guna usaha di perizinan pertambangan.

Dan bukan hanya itu, KPK juga menyoroti adanya izin usaha pertambangan dimana dituliskan ada 351 IUP yang belum clear and clean dari laporan per Mei 2017.

"Kepatuhan sangat rendah dalam LHKPN di DPRD, juga di perizinan pertambangan dengan status banyak belum clear and clear itu harus bisa segera diselesaikan pemprov Kalsel". Tegas Saut.

Dalam Agenda Rakoor tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama pencegehan korupsi terintegrasi di Provinsi Kalimantan Selatan.










- Penulis : Reza Fahlepi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah