-->

70 Hari Berlalu, Pjs Bupati Kotabaru Mohon Diri

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Tidak terasa selama 70 hari menjabat Pjs Bupati Kotabaru sejak 26 September hingga 5 Desember 2020, Muhammad Syarifuddin yang mana juga sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan ini mohon diri dan berpamitan dengan jajaran Pemkab Kotabaru, Legislatif, dan Forkopimda di Gedung Paris Barantai, Jum'at (4/12/2020) malam.

Acara pamitan Pjs Bupati Kotabaru tersebut dirangkai dengan ramah tamah bersama pihak eksekutif, legislatif, dan Forkopimda, yang mana selama ini bekerjasama dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam kesempatan itu Muhammad Syarifuddin menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak atas kerjasamanya selain itu juga banyak pengalaman yang di dapatkan selama bertugas di Kotabaru terutama masalah penanganan Covid-19 dan persiapan penyelenggaraan pilkada berjalan dengan baik sehingga tercipta rasa aman bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, penanganan Covid-19 juga persiapan penyelenggaraan pilkada di Kotabaru berjalan baik dan kita berharap pilkada nanti aman, sukses, dan damai," harapnya.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pjs Bupati yang sudah menjalankan roda pemerintahan selama Bupati Kotabaru cuti.

"Atas nama Pemerintah Daerah Kotabaru kami mengucapkan terima kasih banyak karena pemerintahan dapat berjalan dengan baik," jelas Sekda.

Said Akhmad pun berharap agar Pjs Bupati selalu ingat dan tetap bersilaturahmi dengan Kotabaru khususnya pengembangan Pariwisata agar tetap bersinergi antara provinsi dan kabupaten.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kado Akhir Tahun, Indocement Terima Penghargaan Proklim Utama

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, LANGADAI - Dalam rangka penurunan emisi dilingkungan internal perusahaan dan semua lokasi operasional juga mengkampanyekan perubahan iklim membuat PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun satu satunya produsen semen yang menerima penghargaan Proklim utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana, Selasa (1/12/2020) kemarin.

Hal ini menjadi kado akhir tahun bagi Indocement yang mana selama ini melaksanakan program lingkungan dan kemasyarakatan kepada desa mitra melalui CSR nya yaitu kampung ramah lingkungan, 

Selain perusahan, pihak desa mitra Indocement juga mendapatkan penghargaan yakni Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru yang diterima oleh Plt Kepala Desa Langadai, Tri Sutrisno.

Management PT ITP Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, penghargaan diberikan kepada pelaksana Proklim 2020 yang sudah melaksanakan joint activities mitigasi dan adaptasi di tingkat tapak, juga kepada penanggungjawab atau pelaksana aksi mitigasi yang sudah melakukan registrasi di SRN dalam rangka penurunan emisi serta kepada Kepala Daerah yang telah memberikan dukungan dalam implementasi ProKlim melalui regulasi dan kebijakan.

"Alhamdulillah, Indocement mendapatkan penghargaan ini karena terus menerus mengkampanyekan perubahan iklim yang dilakukan bersama-sama masyarakat desa mitranya di semua lokasi operasional," ucapnya.


Lebih luas diungkapkan Teguh, Proklim merupakan program skala nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, program ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat desa di Indonesia dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Dijelaskannya bahwa salah satu desa mitra Indocement Plant Tarjun yakni Desa Langadai merupakan salah satu wilayah yang menjadi desa Proklim Utama tingkat nasional, yang mana merupakan buah kerja sama antara masyarakat Desa Langadai dengan Indocement.

Sementara, Plt Kepala Desa Langadai, Tri Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sangat senang dan mengapresiasi kepada Indocement atas kontribusi dan konsistensinya terhadap desa mitra.

“Ya, semua ini atas bimbingan dan pelatihan dari Indocement sehingga Desa Langadai bisa mendapatkan penghargaan Proklim utama," katanya senang.

Ia, pun, berharap dengan status Desa Proklim Utama tingkat nasional ini akan menjadi insiprasi bagi desa-desa mitra Indocement lainnya untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan mencegah terjadinya perubahan iklim.

Perlu diketahui syarat terpilihnya Desa Langadai jadi kampung ramah lingkungan dan mendapatkan penghargaan Proklim utama nasional ini salah satu poin yaitu mempunya embung dan airnya telah disalurkan kepada 100 kepala keluarga Desa Langadai, ternak madu kelulut, dan menjaga hutan mangrove sejak 2014.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah