-->

Dipenghujung Ramadhan Mubadala Petroleum Bagikan 200 Paket Sembako

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Tinggal hitungan hari bulan Ramadhan akan berakhir, momen tersebut dimanfaatkan perusahaan Mubadala Petroleum yang bergerak di bidang migas membagikan 200 paket sembako untuk warga kurang mampu jelang Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Bantuan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad dihalaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (10/5/2021) disaksikan perwakilan perusahaan dan Pemkab Kotabaru.

Kepada media Said Akhmad menyampaikan, atas nama pemerintah daerah kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan perusahaan untuk warga kurang mampu apalagi masa pandemi Covid-19 sekarang.

"Kita akan segera menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat yang berhak menerima dan sudah menginstruksikan kepada yang menangani hal ini," ucapnya.

Senada, perwakilan Mubadala Petroleum memaparkan bahwa, kegiatan ini rutin dilakukan pihak perusaan tiap tahunnya untuk membantu warga kurang mampu di Kotabaru apalagi saat pandemi Covid-19 ini.

"Ya, kegiatan ini sudah menjadi momen tahunan kami dan mudah mudahan bisa bermanfaat," tuturnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Aset Desa di Kotabaru Banyak Belum Terdata

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan namun baru puluhan desa yang sudah menyampaikan hasil inventaris aset desanya.

Hal tersebut dikarenakan awal pendirian desa banyak aset milik desa yang tidak terdata baik barang bergerak maupun tidak bergerak yangmana tidak dibukukan oleh desa sehingga kepemilikannya tidak pasti.

Hal itu mendapat respon dari Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad saat melakukan rapat koordinasi inventarisir aset desa bersama Asisten III, Kepala Inspektorat, Plt Kadis BPKAD, camat dan kepala desa se Kotabaru di operation room setda, Senin (5/5/2021).

Dalam pemaparannya, Said Akhmad mengatakan, kepada camat dan kepala desa agar bisa bersinergi melakukan inventaris aset tersebut sehingga diketahui apa yang sudah terdata dan yang belum.agar bisa dibukukan dan secepatnya akan kita laporkan kepada Mendagri.




"Ya, apa saja yang menjadi aset daerah semuanya harus dibukukan baik barang bergerak maupun tidak," ucap sekda.

Ia, pun, tidak menampik nantinya saat melakukan inventaris aset tersebut pasti akan menemui kendala di lapangan dan kita akan cari solusinya bersama sama.

Said Akhmad, berharap agar semua aset desa bisa selesai di inventarisir mengingat waktu yang diberikan hingga Desember 2021 nanti sudah beres pembukuannya baik barang bergerak, tidak bergerak, berfungsi atau tidak berfungsi semuanya harus dibukukan.

Saat sesi tanya jawab para peserta rapat rata rata menyampaikan kesulitan dalam pendataan aset baik kecamatan maupun desa dikarenakan masih banyaknya bangunan masih status kepemilikan kabupaten dan belum ada hibah untuk kecamatan maupun desa.

Selain itu, masih banya pula aset desa yang tidak terdaftar dipembukuan sebab awal pendirian desa tersebut aset kepemilikannya tidak diketahui juga banyak yang tidak berfungsi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah