-->

Lulusan SMAN 2 Banyak Meraih Prestasi

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA - Kepala sekolah SMA Negeri 2 Kotabaru  patut berbangga dengan jumlah siswa yang lulus sebanyak 200 orang dan 100 % lulus dengan beberapa siswanya  yang banyak menoreh prestasi dalam kelulusan ini  Senin, ( 28/5 ).

Kepala sekolah SMAN 2 Khairil Anwar, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kotabaru H.Irhami Ridjani bisa hadir diacara pengukuhan  dan perpisahan angkatan alumni ke-12, juga kepada seluruh dewan guru serta para orang tua siswa yang telah berjuang mengantar anak-anaknya kepintu masa depan mereka.

Siswa SMAN 2 memiliki segudang prestasi baik secara akademik maupun non akademik dan menjadi sekolah terfavorit dikotabaru khususnya dikecamatan pulau laut utara.

Sementara itu persentase kelulusan Ujian Nasional  di SMAN 2 kotabaru pada tahun 2012 sekitar 200 orang dengan 100 % kelulusan dan pada acara pengukuhan dan perpisahan ini para siswa yang baru saja lululs Ujian Nasional diminta untuk mengenakan kebaya dan menggunakan jas untuk para laki-lakinya.

Salah satu prestasi dibidang akademik dan non akademik,seperti nilai kelulusan tertinggi yang diraih oleh Rezwendy dari jurusan IPA dengan nilai 52,30  dan ada beberapa siswa yang baru saja lulus  yang mendapatkan undangan masuk perguruan tinggi melalui jalur ‘’undangan’’ tanpa tes. 

Sedangkan untuk Non Akademik seperti meraih Juara Karate Tingkat Provinsi dan Kabupaten Tahun 2011, Juara O2SN Tingkat Kabupaten 2011, Juara Lari Marathon Tingkat Kabupaten Tahun 2011, Bola Basket Juara Bergilir yang berturut-turut yang diraih SMAN 2. (tik/fjr)

Share:

Sijago Merah Mengamuk, Tujuh Buah Rumah Tinggal Puing

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA - Disaat warga sibuk dengan aktivitasnya tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya sijago merah Rabu (30/5) pagi, hingga membuat geger warga jalan Putri Jaleha gg. Teluk Bayur Kelurahan Baharu Selatan.

Kejadian sekitar pukul 9.30 wita, kepulan asap tebal dan kobaran api yang besar membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan harta benda mereka, dan tidak berselang waktu yang lama tujuh buah bangunan rumah warga habis dilahap sijago merah hingga hanya tersisa puing dan arang.

Lokasi yang sempit karena gang membuat pihak pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api, tetapi akhirnya kobaran api bisa dikuasai hingga tidak meluas kepemukiman warga.

Salah satu korban kebakaran M. Nasri mengatakan, " ketika mendengar teriakan dari warga bahwa ada kebakaran, ternyata kobaran api sudah membesar dan tidak bisa diatasi lagi ".

" Hanya bisa mengeluarkan sepeda motor dan cucu juga surat-surat penting, karena api sudah didepan rumah "

Informasi dilapangan asal mula kobaran api dari salah satu rumah warga diduga dari kompor yang menyambar bensin disaat menggoreng kacang, saat ini kejadian masih dalam proses pihak yang berwajib dan kerugian ditaksir milyaran. ( fjr )


Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah