-->

Ratusan Rumah ASN di Sebelimbingan Sudah Teraliri Air PDAM

Telah Dibaca : 0 kali

GEMA, PULAULAUT - Sekian tahun tidak bisa menikmati aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru kini komplek perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sebelimbingan Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara itu sudah bisa menikmati air bersih dari PDAM.

Selama ini warga setempat hanya mengandalkan air sumur bor untuk kebutuhan sehari hari yang dikelola oleh warga perumahan setempat.

Setelah melakukan penambahan daya listrik untuk pompa di IPA Megasari pihak PDAM Kotabaru pun melakukan uji coba pendistribusian air keperumahan ASN tersebut dan hasilnya ratusan rumah bisa teraliri.

Hal itu disampaikan Plt Direktur PDAM Kotabaru, Basuki kepada gemasaijaanonline, Selasa (14/17/2020) saat meninjau lokasi komplek perumahan ASN terkait uji coba pendistribusian air dari IPA Gunung Sari.

"Alhamdulillah, saat ini komplek perumahan ASN di Megasari sudah bisa teraliri air PDAM," ucapnya.


Namun demikian beber Basuki, masih banyak yang harus dibenahi terkait jaringan pipa mulai dari IPA Gunung Sari ke komplek perumahan ASN itu karena masih ada yang bocor.

Selain itu tambahnya, dari ratusan rumah yang sudah terpasang jaringan PDAM sementara dimatikan dulu alirannya kecuali ada penghuni rumah tetap dan nanti mereka diundang untuk sosialisasi untuk waktu pendistribusian air juga administrasi lainnya.

"Ya, nanti warga komplek perumahan ASN ini akan kita undang untuk rapat bersama terkait pendistribusian air di rumah mereka," ujar Basuki.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Anggota BPD di Dua Desa Pulau Laut Timur Dilantik

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BERANGAS - Sekitar 10 orang anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) periode 2020-2026 yang terbagi di Desa Berangas dan Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur dilantik, Rabu (15/7/2020) di aula kantor camat.

Acara pelantikan sendiri dilakukan oleh Plt Asisten I, Hariansyah didampingi Camat Pulau Laut Timur, Kapolsek, dan Forkopimca.

Sambutan bupati melalui Plt Asisten I menyampaikan, kepada anggota BPD yang sudah dilantik ini sesegera melakukan penunjukan ketua sehingga bisa berjalan dan bekerjasama dengan pihak desa juga kecamatan.

"Ya, anggota yang sudah dilantik segera menunjuk ketua BPD agar pelaksanaannya bisa jalan," ucapnya.

Selain itu, nantinya para anggota BPD akan diberikan pembekalan pembelajaran agar dalam melaksanakan kinerjanya bisa terarah dan tidak asal asalan.

"Memang, pembekalan terkait kinerja BPD ini harus diketahui anggota agar mereka bekerja sesuai tupoksinya," harap Hari.

Pada dasarnya, pemerintah ingin BPD yang sudah dilantik harus bersinergi juga berkomunikasidberkomunikasi kades dan camat untuk percepatan pembangunan desa setempat.

Ia, pun, mengucapkan selamat kepada 10 anggota BPD yang terbagi di dua desa itu dan bekerjalah sesuai dengan harapan bersama.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Air Meluap, 16 Hektar Sawah di Sampanahan Gagal Panen

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SAMPANAHAN - Sepuluh tahun berlalu kini kawasan Sampanahan Kabupaten Kotabaru kembali di rendam air akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut dan ratusan rumah warga pun terendam air hingga satu meter.

Bukan hanya perumahan warga saja yang terendam air akan tetapi 16 hektar sawah milik warga gagal panen dan empat hektar kebun pisang rusak diterjang banjir.

Hal itu dipaparkan Kepala Desa Sampanahan, Bambang Erdani kepada Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan rombongan saat melakukan kunjungan kelokasi banjir, Selasa (14/7/2020).

Ia, pun, menjelaskan kronologis kejadian  pada Minggu pagi hingga malam wilayah Sampanahan diguyur hujan lebat sehingga membuat air sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga.

"Ya, hujannya sangat lebat dari pagi hingga malam sehingga air sungai meluap dan merendam tempat tinggal warga hingga satu meter," ungkap Bambang.

Lebih luas dikatakannya, kejadian banjir ini juga pernah dialami warga sekitar 10 tahun yang lalu namun kali ini ada 150 Kepala Keluarga (KK) dengan 800 jiwa tempat tinggal mereka terendam air juga sawah dan kebun pisang warga pun ikut terendam.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama rombongan meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

"Alhamdulillah, kami bisa bertatap muka dengan warga terdampak banjir dan memberikan bantuan untuk meringankan beban warga tersebut," ucap bupati.

Selain itu bupati dan rombongan juga meninjau jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan memberikan bantuan kepada 15 KK di Desa Gedang Timburu Kecamatan Sungai Durian juga bantuan untuk 30 KK di Desa Magalau Hilir Pamukan Barat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah