-->

65 Hektar Lahan Sawah Kembali Dibuka di Desa Sekapung

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SEBUKU - Setelah sukses membuka lahan pertanian sekitar 32 hektar di Desa Mandin Kecamatan Pulau Sebuku, Kotabaru, kini kembali dibuka lahan sekitar 65 hektar di Desa Sekapung oleh TNI AD bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kotabaru, dan PT BCS serta kelompok Tani Harapan Baru.

Pembukaan lahan cetak sawah tersebut sebelumnya hanya 32 hektar pada tahun 2015 dan kembali dilakukan perluasan lahan oleh pihak TNI AD dan PT BCS (Bahari Cakrawala Sebuku) hingga sekarang menjadi 65 hektar cetak sawah yang siap dilakukan penanaman.

Acara cetak sawah siap tanam di Desa Sekapung, Kecamatan Pulau Sebuku tersebut diawali dengan penanaman bibit padi oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang didampingi oleh Perwakilan Kodim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, dan Presiden Direktur PT BCS.

Dalam Sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan bahwa, gerakan tanam padi ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dan hal tersebut harus lebih ditingkat dengan memperluas area lahan sehingga produksi tanam bisa lebih meningkat setiap tahunnya.

"Dengan meningkatnya produksi tanam tentu akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat hingga bisa hidup sejahtera, dan kegiatan ini akan menjadi pendapatan tambahan masyarakat yangmana pekerjaan mereka mayoritas nelayan," kata bupati. 

Disisi lain Kepala Dinas Pertanian Kotabaru, H Zuhairil Anwar mengungkapkan, kegiatan cetak sawah ini sebenarnya sudah lama dilakukan namun karena terkendala dana pertanian se Indonesia maka terhenti, namun sekarang kembali dilaksanakan bekerjasama dengan TNI AD, dalam program menciptakan ketahanan pangan untuk menciptakan swasembada pangan nasional.

"Puluhan ribu hektar lahan sawah yang sudah dimiliki oleh Kabupaten Kotabaru dan di Desa Sekapung adalah yang terbaik saat ini karena peran aktif dari TNI AD dan juga perusahaan setempat memberikan bantuannya dalam pengolahan cetak sawah tersebut hingga bisa terwujud," ungkap Zuhairil.

Lebih luas dipaparkannya bahwa, pada tahun 2017 nanti pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sudah menyetujui memberikan bantuan benih padi untuk 20.000 hektar, benih jagung 8000 hektar, benih kedelai 25.000 hektar, dan yangmana semuanya sudah disubsidi oleh pemerintah.

Selain itu juga tambah Zuhairil, bahwa Kabupaten Kotabaru juga akan diberikan bantuan Traktor sekitar 30 buah, Handtraktor 5 buah, Combine besar (mesin panen) 12 buah. Dan harapan dengan bantuan bibit dan mesin pertanian tersebut bisa menekan biaya pengeluaran para petani dalam melakukan panen yang cukup besar untuk jasa tenaga orang hingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kasdim 1004 Kotabaru, Mayor Inf Yudi Atmar, dalam pemaparannya mewakili Dandim 1004 Kotabaru, Letkol ARH Samujio menyampaikan, kita tidak dapat hidup tanpa beras dan kedepannya apabila tidak lagi digalakkan penanaman ini maka kita akan kelaparan, sebab ketergantungan oleh pihak luar dan Indonesia sendiri tidak bisa hidup tanpa beras.

"Mau tidak mau suka tidak suka masyarakat harus di dukung untuk tetap melakukan penanaman padi di Kotabaru khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar target bisa tercapai untuk swasembada pangan," ungkap Yudi.

Camat Pulau Sebuku Yudi Ridhani, menyambut baik dengan adanya cetak sawah siap tanam yang ada di wilayahnya tersebut, sebab dengan adanya tanam cetak padi sawah ini akan menjadikan hasil yang bagus dalam program swasembada pangan nasional dan sudah pasti akan meningkatkan tarap hidup perekonomian masyarakat setempat.

"Masyarakat sangat antusias dengan adanya program tersebut dan semua ini bisa terlaksana berkat kerjasama pihak TNI AD, PT BCS dan Dinas Pertanian, rencananya pada 2017 nanti akan kembali dilakukan cetak sawah di Desa Sungai Bali, dengan harapan pihak perusahaan Silo bisa memberikan bantuan," pungkasnya.
 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pengendalian Hama Penyakit Optimalkan Hasil Panen

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, LANGADAI - Dalam rangka pengoptimalan hasil produksi pertanian, Kepala Laboratorium Proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru, Fahmi bersama dengan , Danramil Kecamatan Kelumpang Selatan, Zulkifli, Dinas Pertanian Kotabaru serta anggota Gabungan kelompok tani Kayuh Baimbai Kecamatan Kelumpang Hilir melakukan kegiatan pengendalian hama tikus, Senin, (21/11/2016).

Pengendalian hama dan penyakit tanaman khususnya untuk hama tikus dilaksanakan di masa awal tanam padi. Dengan lokasi lahan sekitar 19 hektar yang berada di Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir.

Fahmi mengungkapkan bahwa program pengendalian hama khususnya hama tikus merupakan program untuk meminimalisir kerugian yang diakibatkan hama tikus, yang berakibat mengurangi hasil produksi padi.

"Diharapkan dengan adanya program pengendalian hama dan penyakit mampu meminimalisir kerugian petani yang diakibatkan kerusakan tanaman oleh hama, khususnya tikus" ujar Fahmi.

Marno, salah satu anggota kelompok tani mengungkapkan selain masalah hama tikus, permasalahan yang krusial adalah ketersediaan air.

"Kami mengharapkan ada irigasi atau embung untuk mengatasi masalah ketersediaan air" ujar Marno.

Sementara itu Siti Sa'adah koordinator Pengendalian Hama dan Penyakit Kabupaten Kotabaru menyatakan dengan diberikannya bantuan obat obatan hama dan penyakit khususnya tikus diharapkan semakin memotivasi para petani dalam melaksanakan kegiatan pertanian sehingga mendapatkan hasil yang optimal. (*)











- Penulis : Akhmad Hadi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Hadiri Acara Adat Mappanretasi

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TANJUNG SELAYAR - Bupati Kotabaru Sayed Jafar dan Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin beserta rombongan menghadiri acara Mappanretasi (Pesta Pantai) di Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, Kamis (24/11).

Dijelaskan Sayed Jafar, agenda wisata tahunan ini tujuannya untuk memberi makan laut sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil laut yang melimpah. Para nelayan Suku Bugis yang tinggal di pesisir pantai menggelar upacara Mappanretasi atau memberi makan laut dengan cara melarung sesajen sebagai wujud syukur atas hasil laut.


Sesajen tersebut berupa sesisir pisang Barengseng, nasi ketan warna putih, hitam, kuning dan merah jambu yang melambangkan ke empat unsur yang ada di muka bumi, juga dilengkapi dengan ayam jantan hitam si Kadi deng.

"Selain menjaga kelestarian beragam adat istiadat, acara Mappanretasi juga dapat menjadi salah satu daya tarik yang mengundang kedatangan turis domestik maupun asing, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian warga setempat dan pendapatan daerah Kotabaru," harap bupati.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut juga berpesan kepada warga setempat agar menjaga kelestarian alam, terutama menggunakan alat tangkap ikan yang diatur oleh Pemerintah sehingga tidak merusak ekosistem laut.

Masih kata Sayed Jafar, ia akan segera melengkapi fasilitas pendukung di Desa Teluk Tamiang, salah satunya fasilistas jalan sehingga urat nadi perekonomian dan logistik bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Tamiang, Burohim mengucapkan, terima kasih kepada semua unsur yang terlibat, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru sehingga acara tersebut bisa terlaksana dengan meriah.

Dalam acara tersebut, juga digelar acara bakar ikan bersama oleh warga sebanyak kurang lebih satu ton dan hadir dalam acara tersebut, tokoh agama, tokoh masyarakat, Wakil Ketua DPRD Mukhni, Ketua PKK Fatma Idiana dan Wakil Ketua PKK Siti Mariani, Seluruh camat se Kabupaten Kotabaru dan Kepala Desa se Kecamatan Tanjung Selayar.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kotabaru Tidak Masuk Penilaian Adipura, Bupati: Saya Kecewa

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru Sayed Jafar mengancam akan 'menghabisi' kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terkait. Itu menyusul kekecewaannya, karena keinginan Kabupaten Kotabaru untuk mendapatkan Adipura bakal kandas.

Kekecewaan dialami bupati, itu dikemukakannya ketika memberikan pernyataannya kepada awak media usai menghadiri acara sosialisasi Adipura di ruang pertemuan Hotel Grand Surya Kotabaru, kemarin.

"Sangat kecewa saya, karena apa yang sudah dilakukan dalam beberapa bulan ini ternyata tidak berjalan," katanya.

Padahal diketahui, sejak dilantik sebagai bupati, ia sudah mencanangkan kabupaten kotabaru tak hanya sebagai kabupaten yang bersih. Tapi upaya itu diharapkannya agar kabupaten ini bisa meraih Adipura.

Tak hanya itu, Sayed mengakui upaya untuk meraih impian kotabaru sebagai kabupaten yang bersih, bersama-sama dengan wakilnya Burhanudin, selama ini selalu memberikan contoh terkait upaya menjaga kebersihan. Seperti melakukan gotong royong atau kerja bakti rutin dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.

Namun disayangkan apa yang dilakukan selama ini bak bertepuk sebelah tangan.

"Karakter di Kotabaru ini sama dengan batu gosokan dengan parang. Kita gosok, gosok, gosok bukan parangnya yang tajam. Tapi malah batu gosokannya yang habis," jelasnya. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com
Share:

Indocement Berikan Beasiswa Mahasiswa Berprestasi

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk Plant Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru, kembali melaksanakan program CSR melalui pilar pembangunan pendidikan memberikan bantuan berupa beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi di Politeknik (Poltek) Kotabaru, Politeknik Banjarmasin (Poliban) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Sebagai salah satu perusahaan yang peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia dan kemarin (15/11), bertepatan dengan rapat senat terbuka wisuda VIII Diploma III Politeknik Kotabaru tahun akademik 2016/2017 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel, Bupati Kotabaru dan kalangan Muspida lainnya, dilakukan penyerahan beasiswa oleh perwakilan management Indocement oleh Kepala Departement SSECSR Indocement Teguh Iman Basoeki kepada beberapa mahasiswa Politeknik Kotabaru.

CSR Section Head Indocement Nor Imansyah menyatakan, ini merupakan kegiatan rutin dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement untuk tingkat perguruan tinggi tahun 2016 dan salah satunya adalah mahasiswa dan mahasiswi Poltek Kotabaru.

"Khusus untuk wilayah Kalsel ada 3 Perguruan tinggi yang mendapatkan bantuan beasiswa yakni ULM, Poliban dan Poltek Kotabaru dan masing-masing diserahkan kepada 9 orang mahasiswa sehingga totalnya khusus di Kalsel sebanyak 27 orang," tuturnya.

Disamping itu, katanya melanjutkan, ada pula sejumlah kegiatan terkait dengan pelaksanaan program bidang pendidikan diantaranya adalah kegiatan magang mahasiswa Poltek Kotabaru dan pemberian beasiswa mahasiswa berprestasi dan itu rutin dilakukan.

Melihat tantangan kemajuan dunia pendidikan sekarang Indocement menilai bahwa, pada era sekarang adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) khususnya bidang dunia usaha akan sangat ketat dan kompetitif pada bidang atau keahlian tertentu dan ini perlu spesialisasi sumber daya manusia yang handal agar bisa bersaing.

"Menjadi harapan bersama agar peningkatan sumber daya manusia yang benar-benar handal dan mampu bersaing serta berkualitas untuk terus diupayakan agar dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing supaya dapat bersaing pada level yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan MEA kedepan," jelasnya pula.

Harapan lain yang disampaikannya khusus kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk terus meningkatkan prestasinya dibidang masing-masing serta kompetensinya.

"Mudah-mudahan saja peningkatan sumber daya manusia tentunya terus tercipta dan kepada mahasiswa dalam menimba ilmu pengetahuan agar benar-benar dilakoni dengan baik sehingga kedepan mampu menciptakan inovasi-inovasi serta dapat bersaing utamanya di dunia usaha. Saya meyakini, dengan bersungguh-sungguh maka mahasiswa kita juga mampu bersaing dan bisa lebih baik,” tambahnya berharap.

Sementara, dimintai tanggapannya, Direktur Politeknik Kotabaru Ibnu Faozi S Sos MIP menilai, tentunya sangat memberikan apresiasi kepada pihak Indocement yang telah memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang ada di Politeknik Kotabaru. Hal itu juga sebagai wujud nyata perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya didaerah.

"Kita sangat apresiasi sekali kepada Indocement karena telah membantu pemberian beasiswa yang rutin dilakukan, dan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia pastinya juga kerjasama yang sudah terjalin dengan sangat baik akan terus dijaga kedepannya untuk kemajuan bersama," tutur Ibnu.

Kepada mahasiswa penerima bantuan, ia berharap untuk dapat memanfaatkannya dengan baik setidaknya juga bisa meringankan beban mereka dan satu halnya adalah bantuan itu diberikan tentu menginginkan agar peningkatan prestasi bagi mahasiswa bisa terus dilakukan sebagai langkah nyata dalam kemajuan sumber daya manusia yang handal.

"Sekali lagi kami apresiasi kepada Indocement yang berperan aktif pada dunia pendidikan yang ada dan itu sebagai wujud kepedulian nyata, apalagi dalam menghadapi era globalisasi sekarang sumber daya manusia yang benar-benar mampu bersaing di dunia usaha diharapkan mampu dihasilkan utamanya dari Politeknik Kotabaru," tambahnya.

Dilain pihak, ditanggapi oleh salah satu masyarakat Saijaan dengan pemberian bantuan beasiswa khususnya kepada kalangan mahasiswa tentunya merupakan angin segar dan itu sebagai sarana dalam mewujudkan prestasi menjadi lebih baik.

"Saya sebagai masyarakat Kotabaru sangat apresiasi sekali ketika ada perusahaan yang menyalurkan bantuannya untuk peningkatan dunia pendidikan, dengan begitu mereka secara langsung juga ikut berupaya dan peduli terhadap pendidikan agar lebih baik dan mampu berdaya saing serta menjadikan pribadi yang handal di bidangnya masing-masing yang pastinya dalam hal positif dan mampu ikut membangun kemajuan di daerah, kepedulian itu ditunjukkan oleh Indocement," ucap Rahman. (*)











- Penulis : MN Fauzi Rahman - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Dapatkan Bantuan Mobil Ambulance

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan puluhan unit mobil Ambulance dari pemerintah pusat dan kembali dibagikan kepada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Kotabaru, hal tersebut dirangkai dalam acara apel peringatan hari kesehatan ke-52, Kamis, (17/11/2016) di halaman Siringlaut.

Dalam apel gabungan tersebut Sekretaris Daerah H Suriansyah selaku Inspektur upacara memimpin jalannya acara yang diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), TNI/Polri, dan pelajar.

Peringatan hari kesehatan tahun ini mengusung tema "Masyarakat hidup sehat dan Indonesia kuat", yang mana dimulai dengan gerakan masyarakat sehat (Germas). 

Dalam sambutan Menteri Kesehatan RI, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Suriansyah, diantaranya, pentingnya kesehatan terhadap masyarakat dalam bergerak hidup sehat, semangat dalam melayani, dan memberdayakan.

"Gerakan hidup sehat harus merawal dari keluarga karena keluarga adalah bagian dari masyarakat terkecil yang membentuk keperibadian dalam proses pembelajaran agar hidup bisa mandiri," ungkap Suriansyah.

Lebih luas dikatakan Sekda, bahwa dengan keluarga yang sehat tentu akan mudah menciptakan masyarakat yang sehat sebagai bentuk tanggungjawab bersama seluruh lintas sektor maka masa depan bangsa khususnya kualitas sumber daya agar bisa bersaing dengan bangsa lain.

Diakhir acara apel gabungan hari kesehatan tersebut dilakukan pembagian terhadap mobil ambulance kepada Puskesmas dan Sekda Kotabaru mencoba dengan menaiki mobil ambulance tersebut.

Secara simbolis mobil ambulance dibagikan kepada Puskesmas yang ada diantaranya, Puskesmas Lontar, Puskesmas Tanjung Seloka, Puskesmas Kelumpang F, Puskesmas Serongga, Puskesmas Sengayam.

Dan Puskesmas Tamiang Geronggang, Puskesmas Gn Batu Besar, Puskesmas Tanjung Selayar, dan Puskesmas Hampang.  










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PDAM Kotabaru Akan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Pelanggan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Menyusul akan diberlakukannya Pemendagri nomor 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum kepada PDAM se Indonesia paling lambat per 1 Januari 2018 nanti. Dan sebelum hal tersebut terjadi pihak PDAM Kotabaru terlebih dahulu sudah melaksanakan program peningkatan pelayanan terhadap pelanggannya.

Saat ini PDAM Kotabaru sudah melaksanakan pembangunan intake atau dam dan embung untuk penambahan ketersediaan air bersih dan perbaikan juga peremajaan terhadap instalasi yang sudah rusak. Hal tersebut disampaikan Direktur PDAM Kotabaru, Noor Ipansyah dalam jumpa pers kepada wartawan diruang pertemuan PDAM beberapa waktu lalu.
 
"Sebelum kenaikan tersebut berlaku kami sudah melakukan perbaikan terhadap pipa yang sudah tua dan water meter pelanggan yang rusak akan diganti secara gratis dengan melaporkannya ke PDAM, serta tidak segan menindak pencurian air di luar meter, hal tersebut untuk kenyamanan dan kelancaran air kepelanggan," ungkap Ipansyah.

Ditambahkan Ipansyah, kenaikan tarif dasar air ini harus kami lakukan bertahap agar masyarakat (pelanggan) tidak terkejut dengan adanya kenaikan tersebut, nantinya tahun 2017 sedikit naik hingga sampai diberlakukan per 1 Januari 2018 nanti sesuai dengan Pemendagri nomor 71 tahun 2016 tentang tarif dasar air minum kepada PDAM se Indonesia.

Lebih luas di paparkannya, ada beberapa persi yang sudah disampaikan kepada pemerintah daerah terkait kenaikan tarif dasar air minum tersebut diantara, tarif naik sampai 200 persen, kenaikan yang seimbang dengan subsidi, dan kenaikan tarif penuh untuk usaha atau bisnis.

"Jadi nantinya semua kewenangan dari bupati yang menentukan kebijakan apa yang akan diambil terkait kenaikan tarif dasar air tersebut dan bagaimana DPRD memberikan solusi karena PDAM hanya melaksanakan saja," ujar Ipan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Wabup Kotabaru Hadiri Rakoorwasda Inspektorat

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BANJARBARU - Wakil Bupati Kotabaru Burhanuddin menghadiri acara Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (RAKOORWASDA) jajaran Inspektorat di ruang rapat H. Aberani Sulaiman di gedung Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kamis, (17/11).

Penyelenggaraan kegiatan tersebut guna mensinergitaskan kegiatan pengawasan perencanaan dan pembangunan di daerah agar lebih terarah.

Dikatakan Wakil Bupati Kotabaru Burhanuddin, Rakorwasda sebagai kegiatan yang sangat strategis. Kegiatan ini dimanfaatkan jajaran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menyamakan persepsi dan membangun sinergi yang lebih baik. Lebih dari itu, dia menilai kegiatan ini dapat mencegah terjadinya pengawasan yang tumpang tindih.

"Rakoorwasda ini merupakan kegiatan yang sangat strategis karena dinilai dapat mencegah terjadinya pengawasan yang tumpang tindih antara pengawas pusat dan daerah dan persamaan persepsi bisa dicapai sehingga pembangunan lebih terarah". Ujar Burhanuddin.

Tambahnya, sinergi program pengawasan tersebut terutama dalam pengawasan terhadap pencapaian RPJMN dan RPJMD,dengan terus menjaga dan memelihara konsistensi dalam membangun kinerja pengawasan yang profesional, terintegrasi dan terkoordinasi antar aparat pengawasan dan jajaran pemerintah di daerah.

Harapnya, kegiatan ini bisa dimanfaatkan jajaran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menyamakan persepsi dan membangun sinergi yang lebih baik. Selain itu Materi yang diperoleh nantinya juga dapat menjadi bekal bagi jajaran inspektorat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mengoptimalkan fungsinya sehingga dapat meraih opini yang lebih baik atas pemeriksaan laporan keuangannya dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Rakoorwasda di jajaran inskpektorat tersebut bertujuan meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan fungsi pengawasan. Selain itu, rakor juga bertujuan menyamakan persepsi di kalangan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), sehingga terlaksanaya tata kelola keuangan dan pemerintahan yang baik.

Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.








- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Paman Birin Potong Tumpeng

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor diberikan kejutan oleh panitia pelaksana wisuda Politeknik Kotabaru dengan memberikan tumpeng sebagai peringatan ultah gubernur ke 49, Selasa, (15/11/2016) di Gedung Paris Barantai.

Nampak Gubernur Kalsel, Sahbirin di dampingi Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, Ketua Yayasan Poltek Sugian Noor, dan Forkopinda, melakukan pemotongan tumpeng yang langsung disambut tepuk tangan dan lantunan lagu selamat ulang tahun oleh undangan dan mahasiswa mahasiswi Poltek yang hadir saat itu.

Hal tersebut dilakukan setelah pelaksanaan wisuda VIII terhadap 129 mahasiswa dan mahasiswi Diploma III Politeknik Kotabaru.

Nampak suasana bahagia dan ceria tercipta diruangan tersebut bercampur menjadi satu dan ucapan selamat pun mengalir dari para undangan yang hadir menyalami gubernur.

Disisi lain setelah selesai acara rombongan gubernur dan bupati serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) langsung menuju Pasar Kemakmuran untuk melihat keadaan para pedagang dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut Paman Birin yang didampingi Bupati Kotabaru Sayed Jafar menyempatkan diri berbelanja di pasar ikan kering untuk oleh-oleh. Kegiatan tersebut berjalan aman dan tertib karena langsung dikawal pihak kepolisian.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Gubernur Kalsel Hadiri Wisuda ke-8 Poltek Kotabaru

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Gubernur Kalimantan Selatan H.Sahbirin Noor atau yang lebih dikenal dengan Paman Birin menghadiri Wisuda Politeknik Kabupaten Kotabaru angkatan ke 8 Tahun 2016 di Gedung Paris Barantai. Selasa ( 15 /11/16 )

Pada angkatan ke 8 ini sebanyak 129 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik yang akan di wisuda.

Tampak hadir pada acara ini  Bupati Kotabaru, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Saijaan, Direktur Politeknik, mahasiswa dan mahasiswi serta orang tua para wisudawan.

Dalam sambutannya Paman Birin mengatakan bahwa menjadi tugas utama kita bersama untuk meningkatkan daya saing Daerah dengan terus meningkatkan inovasi. Dan kita harus menyadari, bahwa saat ini kita tidak dapat lagi hanya bergantung pada sumber daya alam yang akan habis jika terus menerus dikonsumsi.

Selain itu tambah Birini, kita juga harus mampu melakukan terobosan dan inovasi di bidang teknologi, dengan inovasi inilah pembangunan perekonomian dapat berkembang dan pada akhirnya membawa kemajuan bagi Daerah.

Lebih luas dijelaskanya bahwa kebijakan pemerintah saat ini adalah melakukan akselerasi pembangunan pusat - pusat ekonomi, khusnya di Pulau luar Jawa, kebijakan ini harus disikapi oleh perguruan tinggi dengan terus meningkatkan mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

"Saya yakin, dengan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, visi menuju Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera, berkeadilan, berdikari dan berdaya saing akan tercapai," ungkapnya.

Semoga mahasiswa dan mahasiswi yang akan diwisuda hari ini dapat menjadi generasi unggul dan membawa kebanggaan keluarga, almamater, serta bangsa dan negara. Harapnya.

Sebelumnya Politeknik Kotabaru mengadakan yudisium di Gedung Serba Guna Poltek pada tanggal 29 September 2016.










- Penulis : M. Sabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Burhanudin Pimpin Apel Hari Pahlawan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Apel memperingati Hari Pahlawan 2016 yang berlangsung di lapangan Siring Laut kantor bupati kotabaru, Kamis (10/11/2016), dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin, selaku inspektur upacara.

Apel bertema "Satukan Langkah Untuk Negeri" ini berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pengibaran bendera merah putih. Dan peserta apel yaitu, Forkopinda, kepala SKPD, PNS, dan pelajar. 

Dalam sambutan Menteri Sosial RI, yang dibacakan Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin yaitu, salah satu momen penting dalam sejarah kemerdekaan diantaranya perjuangan para pahlawan yang rela mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan RI.

Dengan perjuangan tersebut hingga kini kita masih merasakan nikmat merdeka yang bebas dari penjajahan. Sebagai bentuk apresiasi kepada pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran maka pemerintah menetapkan setiap tanggal 10 November sebagai hari pahlawan.

Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti, taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para Pahlawan Bangsa.

Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu dan dilandasi oleh makna dan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda, dan dapat menjadi bangsa "Pemenang" mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu "Satukan Langkah Untuk Negeri".

Tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini.

Selain itu melalui Peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya, Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan Nilai-nilai Kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan Yang baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, Selamat Hari Pahlawan Tahun 2016.

Acara di lanjutkan tabur bunga di taman makam pahlawan











- Penulis : Rudy - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Penutupan MTQ Bungkukan Panitia Datangkan John Tralala

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BUNGKUKAN - Panitia pelaksana MTQ Nasional ke-48 Tingkat Kabupaten Kotabaru, di Kecamatan Kelumpang Barat, Bungkukan, mendatangkan pelawak madihin Yusran Effendi atau  ‎​yang  di kenal dengan John Tralala, dari Banjarmasin pada malam penutupan Rabu, (9/11/2016).

Sekretaris pelaksana MTQ, Johanudin mengatakan, memang panitia akan mendatangkan. madihin asal Banjarmasin John Tralala untuk menghibur warga Bungkukan pada malam penutupan nanti.

"Bagaimana pun caranya pelaksanaan MTQ di Bungkukan ini harus meriah sebab puluhan tahun baru kembali dapat giliran sebagai tuan rumah," ungkapnya.

Ditambahkan Johanudin yang juga sebagai Sekretaris Camat Kelumpang Barat Bungkukan bahwa, diawal pembukaan kemarin kami mendatangkan orkes gambus asal Sungai Danau Tanbu dan malam penutupan dihibur madihin John Tralala asal Banjarmasin.

Selain itu kami dari pihak kecamatan juga memberikan hadiah utama berupa satu buah sepeda motor dan hiburan lainnya kepada pemenang pertama Qori dan Qoriah.

Sejak dibuka oleh Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Minggu, (6/11/2016) beberapa waktu lalu di panggung utama MTQ di lapangan bola Desa Bungkukan, Kecamatan Kelumpang Barat, hingga akhir acara berjalan lancar dan kondusif.

Selain di panggung utama pelaksanaan lomba juga diadakan dibeberapa lokasi seperti mushola dan mesjid bahkan sekolahan  ‎​yang  tersebar d Desa Bungkukan..










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dinas Pertanian Kotabaru Berikan Bantuan Obat Hama

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Bersamaan dengan tanam perdana hari ini, Dinas Pertanian Kotabaru juga memberikan bantuan obat obatan dalam penanggulangan hama tikus.

Hal tersebut dikatakan H Widodo, Kabid Produksi Tanam Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kotabaru, saat melaksanakan kegiatan tanam padi perdana bersama jajaran anggota Kodim 1004 Kotabaru yang dipimpin Letkol (Arh) Samujiyo dengan kelompok tani Sukamaju, Desa Semayap, rabu (08/11).

Program tanam perdana padi tersebut merupakan kegiatan yang bertujuan dalam mensukseskan program peningkatan swasembada pangan, khususnya untuk daerah Kabupaten Kotabaru. Lahan padi sawah yang dilakukan tanam perdana seluas 10 hektar.

Tambahnya, sampai saat ini, Pemerintah Daerah sudah memberikan stimulus dan subsidi pada para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi padi, sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga diserahkan bantuan rhodentisida 10 kg, tiran 200 batang, bubu tikus 7 buah, kandang plastik 7 roll.

Sementara itu, Dandim 1004 Kotabaru Letkol (Arh) Samujiyo Samujiyo mengharapkan agar para petani bersemangat dan mengedepankan gotong royong dalam bertani.

"Pemerintah memang memberikan stimulus dalam bentuk sarana dan prasarana tapi, saya harap dalam melaksanakan kegiatan, petani harus saling bekerja sama dan gotong royong sehingga hasilnya optimal," tuturnya.









- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kotabaru Akan Terapkan Online Government

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, SIDOARJO - Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH didampingi Sekretaris Daerah Kotabaru Suriansyah menandatangani MOU Dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Sidoarjo Saifullah, terkait penerapan online government di Pendopo Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Surabaya, (08/11).

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Kotabaru segera akan menerapkan online government diberbagai bidang pemerintahan seperti e-planning, e-musrenbang, e-budgeting, e-purchasing, e-controlling termasuk bidang perijinan dan pelayanan publik secara elektronik lainnya.

Dalam penerapannya, hal tersebut diawali dengan memoranding of understanding atau Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Nota kesepakatan yang ditandatangani oleh Bupati Sayed Jafar dengan Walikota Surabya, Tri Rismaharini dan Bupati Sidoarjo SaifulIlah tersebut merupakan kerjasama bidang teknologi informasi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi RI sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi. Dipilihnya Surabaya maupun Sidoarjo sebagai mitra kerjasama, karena kedua daerah ini telah berhasil dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang terbaik (best practice) yang dapat diadopsi oleh Pemkab Kotabaru.

Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH mengatakan, banyak manfaat yang dipetik dari penerapan E-government ini, diantaranya akan meningkatkan pelayanan publik dengan banyak menghemat waktu dan dana.

"Dengan sistem ini, akan meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, efisien serta ekonomis, sehingga tercipta pemerintahan daerah Kabupaten Kotabaru yang lebih transparan dan akuntabel", kata Bupati Kotabaru.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Suriansyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Kotabaru sangat menyambut baik kesepakatan ini dan akan segera menindaklanjutinya secara teknis dengan Perjanjian Kerjasama antara perangkat daerah terkait.

Hariansyah, Asisten Pemerintahan Pemkab Kotabaru menambahkan, bahwa adopsi sistem e-government tersebut diimplementasikan dalam dua hal, yaitu kerangka kerjasama daerah dalam bentuk Nota Kesepakatan Bersama, dan selanjutnya pengembangan kapasitas dan transfer informasi dalam bentuk workshop yang akan difasilitasi oleh KPK.

pada kesempatan itu turut berhadir pula, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dishubkominfo serta Kepala BP2TPM Kabupaten Kotabaru.

Penandatangan Nota Kesepakatan Bersama yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo juga disaksikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang serta beberapa Kepala Daerah lainnya yang juga melakukan kerjasama.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan ini adalah untuk membangun peradaban baru bangsa Indonesia, yang lebih efektif dan efisien yang sangat ditentukan oleh karakter pemimpin. Penggunaan teknologi dalam pemerintahan sebenarnya sudah dapat dilakukan sejak dulu sebagai suatu inovasi. KPK terus berupaya untuk melakukan pencegahan terjadinya korupsi, karena tidak mudah untuk langsung melakukan penindakan atau penangkapan. "Koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi menjadi sangat penting." kata Saut.

Sementara itu Tri Rismaharini mengatakan teknologi informasi diperlukan karena pemerintah Kota Surabaya memerlukan dana untuk pembangunan lainnya, sehingga semua biaya operasional pemerintahan harus secara elektronik. Pelayanan online akan menyingkat waktu dan menghemat biaya, bahkan mengatasi kemacetan jalan. Dana yang dihemat dari penggunaan kertas saja hampir Rp 30 milyar.

"Secara keseluruhan sekitar Rp 200-300 milyar penghematan dari penggunaan TI ini" kata Risma.











- Penulis : Reza Fahlevi- Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kodim 1004 Kotabaru Tanam Padi perdana

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BERANGAS -  Sebagai wujud perhatian serta kepedulian dalam rangka peningkatan dan menjaga ketahanan swasembada pangan yang mana jajaran Kodim 1004 Kotabaru melaksanakan tanam perdana padi di Kecamatan Pulau Laut Timur, terlihat sejak pukul 08.30 wita rombongan berkumpul di kantor Koramil setempat yang secara langsung dihadiri oleh Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo didampingi Kasdim mayor Inf Yudi Atmar bersama dengan para jajarannya. Berhadir pula secara langsung Wakil Bupati Kotabaru Ir Burhanudin serta dari perwakilan Muspika Kecamatan Pulau Laut Timur, Sabtu (05/11) kemarin.


Wakil Bupati Kotabaru dalam kesempatannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini dalam rangka juga meningkatkan kebersamaan dan mengelola sumber daya yang ada. Pihaknya dari Pemerintah Daerah (Pemda) meminta kepada kelompok tani supaya benar-benar memanfaatkan lahan yang ada karena disadari banyak lahan yang terlantar.

“Sekarang kita harus merubah menset kita, dari daerah pertambangan kepada pertanian karena disadari sangat begitu banyak potensi yang bisa dikembangkan,” tutur Burhanudin.

Dikatakannya lebih jauh, misalnya saja di Kalsel sewaktu ia menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel kurang lebih ada sekitar 600 ribu hektar lahan dan hanya sekitar 40 ribu yang bisa tanam 2 kali, selebihnya tanam sekali dan sisanya belum bisa dimanfaatkan karena rata-rata lahan persawahan hanya mengandalkan tadah hujan.

“Kita bisa melihat daerah Jawa dan kenapa kita tidak bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk dapat mengoptimalkan hasilnya bagi para petani didaerah Kotabaru. Tentu menjadi harapan pertanian kita lebih maju lagi, selain itu juga bisa dikembangkan peternakan sapi dan lainnya pada sekitar lahan pertanian yang ada,” harapnya.

Sementara, Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo mengatakan bahwa, pihaknya melaksanakan penanaman tersebut dalam rangka melaksanakan tugas negara untuk memberdayakan pertahanan termasuk didalamnya adalah ketahanan pangan.

“Juga dalam rangka mencapai target swasembada pangan yakni Pajale, yang kalau dilihat data di Kabuapaten Kotabaru sangat cocok. Setelah ini kalau ada waktu kita akan mencari sumber mata air untuk mengalirkan kepada lahan pertanian masyarakat dan bisa memanfaatkan alam sekitar dengan baik,” kata Dandim.

Disambungnya, prinsipnya adalah jangan biarkan lahan menganggur dan selain padi bisa juga tanam yang lain seperti halnya singkong yang mana untuk hasilnya sendiri dinilai sangat begitu menjanjikan hanya tinggal pengelolaannya lagi kemana arah pasarnya namun petani jangan khawatir mengenai hal itu karena untuk kebutuhan pangsa pasar di Surabaya masih bagus.

“Mari bersama-sama dengan TNI dan rakyat menerangi lahan terlantar jangan biarkan lahan menganggur,” tambahnya.

Sementara, Mantri Tani Pulau Laut Timur Dwi Megoyoso A Md saat di wawancarai mengatakan, penanaman padi dipusatkan pada lokasi kelompok tani Berkat Usaha Mandiri dengan jumlah anggotanya sebanyak 36 orang dan jenis yang ditanam yakni varietas mujibat unggul, dengan luasan lahan sekitar 32 hektar yang terletak di jalan raya Berangas kilometer 27,5, dan sebagai tahap awal aka










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Tinjau Jalan Tanjung Batu

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TANJUNG BATU - Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus didampingi Wakilnya Burhanudin beserta rombongan meninjau lokasi jalan poros Kecamatan Kelumpang Tengah, terkait dengan perencanaan perbaikan kondisi jalan yang rusak parah, Jumat (4/11/2016).

Pembangunan infrastruktur dasar khususnya jalan menjadi prioritas pembangunan lima tahun kedepan, terlebih pembangunan jalan juga termasuk dalam visi dan misi Bupati Sayed Jafar dan Wakil Bupati Burhanudin.

"Infrastruktur jalan merupakan urat nadi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga taraf hidup masyarakat bisa lebih sejahtera," ungkap bupati.

Ia, pun menuturkan bahwa proses perbaikan jalan ini sudah dimulai, dan nantinya diwujudkan untuk kepentingan masyarakat sendiri karena jalan merupakan urat nadi perekonomian.

Harapnya Kepada seluruh Stakeholder yang terkait bisa bersungguh sungguh bekerja sehingga kualitas jalan yang dibangun baik.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Kembali Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru Sayed Jafar, kembali melakukan perombakan pejabat struktural dilingkup Pemkab Kotabaru, Kamis, (3/11/2016) pagi di Gedung Paris Bantai.

Sebanyak 14 pejabat struktural pindah posisi seperti eselon II, eselon III dan IV di lingkup Pemkab Kotabaru dimutasi dan sebagian ada juga yang mendapatkan promosi jabatan.

Hal tersebut dilakukan agar adanya penyegaran dalam kinerja mereka biar tidak ada rasa jenuh, kata Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar.

"Dengan adanya pemindahan pejabat tersebut akan bisa meningkatkan kinerja mereka dan bisa membangun Kotabaru lebih baik lagi," harap bupati.

Daftar nama-nama Eselon II



Daftar nama-nama Eselon III



Daftar nama-nama Eselon IV










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Adawiyah Pejuang Lingkungan Langadai

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, LANGADAI - Berbekal mimpi dengan keterbatasan financial untuk bisa membenahi kampung dengan sampah-sampah yang ada dan secara aktif menjaga kelangsungan ekosistem kawasan hutan mangrove di daerahnya, sosok wanita dari Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir Adawiyah, mendapat predikat local hero oleh Indocement.

Dengan apa yang telah dilakukannya tersebut dengan mencoba mengambil langkah kecil untuk memulainya, hingga sekarang ia berhasil mengelola Bank Sampah Andesla (Anak Desa Langadai). Hal tersebut campur tangan pihak perusahaan produsen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Plant Tarjun, baik secara pribadi maupun perhatian terhadap lingkungan.

Akhirnya, kerja keras Adawiyah berbuah manis dengan menyandang predikat local hero yang diberikan oleh Indocement dan diundang langsung ke Jakarta bersama beberapa orang lainnya dari wilayah yang sama. Sekedar diketahui bahwa, Indocement telah melaksanakan berbagai program CSR khususnya 10 desa binaan yang berlokasi disekitar operasional perusahaan dan dalam kerangka pemberdayaan, dan mendidik warga desa binaan untuk menjadi pilar di desanya masing-masing sehingga melahirkan para local hero yang mahir diberbagai bidang.

Kepala Departement SSECSR Indocement Teguh Iman Basoeki mengatakan bahwa, sebagai langkah untuk bisa mewujudkan mimpi Adawiyah tentunya perusahaan melihat potensinya dan bisa menjadi pelopor di desanya. Oleh karenanya, Indocement memberikan bekal baik melalui studi banding maupun pelatihan dan pendampingan.

“Dengan berbekal pelatihan yang diikutinya akhirnya pengelolaan sampah di Desa Langadai bisa tertata dengan baik dan tentunya juga menghasilkan nilai ekonomis sebagai tambahan hidup dan itu sangat membantu,” ungkapnya.

Terkait dengan pengelolaan sampah, menurutnya pengelolaan sampah adalah salah satu langkah untuk memberikan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan karena dalam satu langkah dengan memilah sampah maka sampah tersebut dapat bernilai dan nilai ekonomi dapat ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menikmati langsung selain dari sampah yang terkelola, lingkungan juga menjadi bersih.

"Untuk lokal hero sendiri, bagi Indocement adalah personal atau kelompok yang secara sukarela dan konsisten dalam pengembangan di masing-masing bidangnya dan telah memberikan nilai manfaat bagi lingkungan sekitarnya," tambahnya.

Dikatakannya lebih jauh, pengelolaan sampah harus dilakukan dari lingkungan yang paling kecil dan di organisasikan dalam bentuk bank sampah dengan semangat sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit yang positif sehingga kerjasama semua pihak untuk secara konsisten mengedukasi masyarakat dengan salah satu output adalah jumlah nasabah bank sampah  yang bertambah dan neraca sampah positif meningkat.

"Adawiyah merupakan pelopor untuk lingkungan dan dalam rangkaian desa hijau dan area konservasi wisata mangrove maka kerjasama semua pihak untuk membantunya maka target desa hijau dan terintegrasinya kawasan konservasi wisata mangrove akan tercapai," jelasnya.

Senada dengan itu, CSR Section Head Indocement Nor Imansyah mengatakan, diawali Indocement memberikan berbagai program sebagaimana kebutuhan masyarakat dan berkembang, kemudian secara berkelanjutan memberikan pelatihan-pelatihan dan mengikutsertakan pada event-event seperti expo, gathering sesama warga peduli lingkungan hingga mendapatkan apresiasi sebagai local hero.

"Khusus untuk desa langadai, sudah ada Bank Sampah Andesla dengan anggota sebanyak 200 orang yang awalnya hanya beranggotakan sebanyak 20 orang dan ini berarti kesadaran masyarakat sudah sangat signifikan bagus dan langkah kedepan akan memperluas peran local hero dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove untuk tujuan wisata," katanya.

Kesempatan lain, penggiat lingkungan Desa Langadai yang juga selaku Direktur Bank Sampah Andesla Adawiyah menyampaikan, melalui bank sampah yang dibangun sejak beberapa tahun silam, ia meyakini tujuannya bukan hanya dapat membantu masyarakat saja namun juga banyak hal yang dapat dilakukan kedepannya bagi masyarakat sekitar utamanya Desa Langadai.

"Alhamdulillah perusahaan sangat membantu dari awal, hingga sekarang dan sampah yang kami hasilkan di jual kepada ITP dan kedaerah Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu," ujarnya.

Ia, bersyukur kalau dahulu sampah terlihat berserakan saja di jalan atau didalam kampung tapi sekarang karena memiliki nilai ekonomis sehingga wilayah Desa Langadai menjadi bersih dan secara tidak langsung itu memberikan pendidikan lingkungan kepada warga.

Disambungnya, untuk sekarang perhatian kepada kawasan hutan konservasi mangrove menjadi keseriusannya hingga akhirnya ia membuat pembibitan mangrove selain dapat dijual juga di peruntukkan bagi hutan mangrove Desa Langadai yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai daerah tujuan destinasi wisata.

"Karena Langadai menjadi pusat kawasan ekowisata mangrove di Kotabaru, komunitas Andesla merencanakan untuk dapat membuat kain batik khas yang bahan pewarnanya dari tanaman mangrove. Namun yang sudah mulai dikerjakan adalah memperkenalkan sirup mangrove yang bahan dasarnya dari buah rambai dan campuran air gula. Alhamdulillah, saat direksi Indocement berkunjung mereka membawa beberapa sampel sirup untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Jerman,” pungkasnya senang.

Untuk diketahui, Adawiyah juga telah menjadi narasumber dalam mengedukasi pengelolaan lingkungan khususnya tentang bank sampah dan pengadaan produk hasil hutan mangrove.










- Penulis : Agus Rifani ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Ikut Apel Gabungan Konflik Sosial

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, BANJARBARU - Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH menghadiri acara apel gabungan Pemda, Tni dan Polri se wilayah Kalimantan Selatan, di Gedung Idham Chalid kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Selasa (01/11/2016) yang bertujuan membahas sinergitas penanganan konflik sosial, .

Dalam apel gabungan tersebut, para peserta mendapatkan pengarahan dari Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kalimantan Selatan dan Gubernur Kalimantan Selatan tentang konflik sosial, tren perang masa kini dan pengamanan Kamtibnas.

Bersamaan dengan itu Bupati Kotabaru Sayed Jafar menjelaskan, ada dua hal yang harus diperhatikan dalam meredam konflik sosial yakni terkait permasalahan kesejahteraan dan keamanan yang merupakan tugas pemerintah dan aparatur keamanan.

apabila daerah yang kondusif tentunya dapat meningkatkan investasi dan perekonomian  yang akan berdampak baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pembangunan.

"Kan apabila kondisi suatu daerah itu kondusif tentunya para investor akan senang berinvestasi, jadi perekonomian rakyak bisa meningkat dan kesejahteraan akan terwujud," tutur Sayed Jafar.

Disamping itu Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto., S. I. K mengatakan selama ini indikasi potensi terjadinya konflik sosial di Kotabaru pasti ada, namun  pihak yang terlibat konflik selalu bisa dimediasi dengan melibatkan pihak Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI.

"Setiap ada konflik pasti semuanya bergerak dari pihak Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI, dan selama ini peran Polres Kotabaru dalam meredam konflik sosial melalui cara optimalisasi peran Babinkantibmas dan pos penjagaan Siskamling," tegas Suhasto.

Ia, pun menambahkan, bahwa Polres Kotabaru selalu siap bersinergisitas dalam menjaga keamanan ketertiban di Kotabaru, dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kotabaru agar sadar hukum dan bersama sama menjaga ketertiban dan keamanan sehingga terwujud hidup yang sejahtera.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam kesempatan ini juga menyinggung tentang masalah pungli dan pengamanan Pilkada Kalsel 2017 nanti.

Secara sederhana, pengertian konflik adalah saling memukul (configere). Namun, konflik tidak hanya berwujud pada pertentangan fisik.

Secara Umum Pengertian Konflik Sosial (Pertentangan adalah) sebagai suatu proses sosial antara dua pihak atau lebih ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Latar belakang adanya konflik adalah adanya perbedaan yang sulit ditemukan kesamaannya atau didamaikan baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, pengetahuan, keyakinan, dan adat istiadat.











- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah